Wisata Pantai Cipatujah, Melepas Kejenuhan di Tengah Pandemi

- Penulis

Senin, 15 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantai Sindangkerta, Cipatujah, Tasikmalaya (foto: Hilman/GentraPriangan)

i

Pantai Sindangkerta, Cipatujah, Tasikmalaya (foto: Hilman/GentraPriangan)

Tasikmalaya – Pantai Cipatujah menjadi salah satu objek wisata pilihan tempat melepas rasa jenuh di masa pendemi sekarang ini. Pantai yang terletak di sebelah selatan Kota Tasikmalaya, lebih tepetnya di Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, menyimpan keindahan alam yang begitu menarik untuk dikunjungi.0

Debur ombak dan semilir angin laut, menarik banyak pengunjung bukan hanya dari wisatawan lokal namun dari luar kota pun banyak berdatangan untuk sekedar menikmati udara pantai yang segar. Sebut saja Yuli, datang dari Tangerang bersama suami dan anaknya hanya untuk melepas rasa jenuh dari hiruk pikuk suasana perkotaan dan pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Panorama Indah Potensi Wisata Baru Pasir Heunceut Ciamis

“Saya datang dari Kota Tangerang bersama anak dan suami saya,” kata Yuli kepada gentrapriangan.com Minggu, (14/3/2021).

Adanya kelonggaran PSBB di Tasikmalaya, oleh sebagian masyarakat digunakan untuk berlibur ke Pantai Cipatujah bersama keluarganya.

“Ya, mumpung lagi ada kelonggaran PSBB dari pada di rumah jenuh, saya besama suami mengisinya untuk berlibur sekalian pulang kampung, karena suami orang Tasik,” ujar Yuli.

Walaupun begitu, para pengunjung yang datang ke Pantai Cipatujah tetap menerapkan protokol kesehatan, sesuaai anjuran dari pemerintah. Seperti, menjaga jarak dan memakai masker.

Baca Juga :  3 Film Terbaru yang Sedang Tayang di Bioskop Garut, Buruan Nonton

“Tapi protokol kesehatan tetap diterapkan jaga jarak dan pakai masker,” tegas Yuli.

Pantai Cipatujah memiliki keunikan tersendiri dari pantai lainnya, terdapat kubangan air laut yang jaraknya jauh dari bibir pantai, sehingga banyak anak-anak bermain air tanpa orang tua merasa khawatir anaknya terbawa oleh debur ombak yang cukup deras.

Dan bagi para pengunjung yang tidak bisa berenang, bisa memesan pelampung tradisional dengan merogok kocek sebesar Rp. 20.000. Harga tiket masuknya pun terjangkau, para pengunjung hanya cukup mengeluargan uang sebesar Rp. 15. 000.

Berita Terkait

Mancing di Situ Bagendit: Antara Hiburan dan Mata Pencaharian
5 Wisata Priangan yang Memiliki Kisah Legenda
Mengenal Keistimewaan Albino di Situs Kabuyutan Ciburuy
Wisata Pantai Selatan Sukabumi Masih Dipadati Pengunjung
Objek Wisata Situ Bagendit Dipadati Ribuan Pengunjung pada Libur Lebaran 2023
Pantai Sayangheulang Pameungpeuk Dipadati Pengunjung
Objek Wisata Pantai Garut Siap Dikunjungi Wisatawan Pada Libur Lebaran 2023
Masjid Ramah Gen ZI Hadir di Surabaya
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Januari 2024 - 16:17 WIB

Mancing di Situ Bagendit: Antara Hiburan dan Mata Pencaharian

Rabu, 7 Juni 2023 - 14:04 WIB

5 Wisata Priangan yang Memiliki Kisah Legenda

Jumat, 5 Mei 2023 - 13:04 WIB

Mengenal Keistimewaan Albino di Situs Kabuyutan Ciburuy

Sabtu, 29 April 2023 - 14:39 WIB

Wisata Pantai Selatan Sukabumi Masih Dipadati Pengunjung

Selasa, 25 April 2023 - 18:31 WIB

Objek Wisata Situ Bagendit Dipadati Ribuan Pengunjung pada Libur Lebaran 2023

Selasa, 25 April 2023 - 09:23 WIB

Pantai Sayangheulang Pameungpeuk Dipadati Pengunjung

Minggu, 16 April 2023 - 21:08 WIB

Objek Wisata Pantai Garut Siap Dikunjungi Wisatawan Pada Libur Lebaran 2023

Kamis, 13 April 2023 - 10:50 WIB

Masjid Ramah Gen ZI Hadir di Surabaya

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB