Kuliner

Waroeng Ki Abah, Tempat Hang Out Favorit di Garut

0

Garut – Sahabat Gentra, masih bingung memilih lokasi hang out yang tepat? Jika berkunjung ke Garut ada tempat yang cocok untuk bersantai sambil melepas penat atau sekedar berkumpul bersama teman, yaitu kedai “Waroeng Ki Abah” tepatnya di Jalan Patriot, Sukagalih, Tarogong Kidul, Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Waroeng Ki Abah sangat menarik dengan konsepnya yang klasik dan ornamen yang unik. Maka tak heran Kedai ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar maupun para pendatang.

Ega selaku pemilik kedai yang letaknya tidak jauh dari Universitas Garut ini menuturkan bahwa Waroeng Ki Abah sudah berdiri cukup lama.

“Waroeng Ki Abah berdiri sejak tahun 2015 dan mulai beroperasi pada bulan Mei. Pendirinya adalah Bapak Fauzy Supriatna Putra,” ujarnya saat dihubungi Gentra Priangan, Rabu (13/11/19).

Nama Waroeng Ki Abah ternyata memiliki filosofi tersendiri. Selain itu, konsep klasik menjadi ciri khas kedai ini.

“(Tujuan) pemberian nama Waroeng Ki Abah sendiri agar lebih mudah di kenal masyarakat dengan konsep yang dibuat seklasik mungkin,” terangnya.

Konsep klasik di Waroeng Ki Abah (Gentra Priangan)

Sebagaimana di kedai-kedai lain, Waroeng Ki Abah juga memiliki menu spesial yang direkomendasikan untuk para pelanggan.

“Menu spesial dari Waroeng Ki Abah ini adalah Steak Ki Abah, yaitu steak daging domba, dan olahan daging domba lainnya seperti sate domba serta tongseng domba,” tegas Ega.

Kemudian dia menuturkan alasan daging domba menjadi menu spesial tidak lepas dari letak Waroeng Ki Abah di Kota Garut yang terkenal dengan dombanya.

“Daging domba menjadi Menu spesial karena keberadaan Waroeng Ki Abah ini terletak di Garut – Jawa Barat. Maka terciptalah sajian khas domba Garut,” jelasnya.

Ega juga menyampaikan harapan hadirnya kedai ini agar memberikan inspirasi bagi masyarakat dan mengangkat nama Garut itu sendiri.

“Mudah-mudahan hadirnya Waroeng Ki Abah dari awal berdiri hingga saat ini dapat menginspirasi para pendiri kuliner khususnya mengangkat Garut sebagai kota pariwisata,” katanya.

Hujan dan Angin Kencang di Garut Mengakibatkan Pohon Tumbang

Previous article

Kebakaran Rumah di Tasikmalaya Menewaskan Nenek Berusia 95 Tahun

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kuliner