Home / Garut / Siaran Pers

Selasa, 20 Juli 2021 - 15:03 WIB

Terkait PPKM Darurat, Pemkab Garut Tunggu Keputusan Dari Pemerintah Pusat

Gentra Priangan - 

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo terkait penanganan Covid-19 yang dilaksanakan secara virtual di Gedung Command Center, Komplek Pendopo Garut, Senin 19 Juli 2021 (foto: diskominfo)

i

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo terkait penanganan Covid-19 yang dilaksanakan secara virtual di Gedung Command Center, Komplek Pendopo Garut, Senin 19 Juli 2021 (foto: diskominfo)

Garut – Bupati Garut, Rudy Gunawan mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo terkait penanganan Covid-19 yang dilaksanakan secara virtual di Gedung Command Center, Komplek Pendopo Garut, Senin (19/7/2021).

Bupati Garut usai mengikuti rapat menuturkan terkait kejelasan diperpanjang atau tidaknya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Garut, pihaknya masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat yang akan disampaikan pada esok hari.

Rudy mengatakan sesuai dari arahan Pemerintah Pusat, ketentuan perpanjangan PPKM akan diselaraskan dengan kondisi di daerah melalui tingkat infeksi atau kegawatan. Dengan ukuran level satu sampai level empat, maka ada perubahan istilah dari PPKM Darurat menjadi PPKM Level.

Baca Juga  Pemdes Padasuka Terus Upayakan Penurunan Angka Stunting dengan PMT

“Untuk Kabupaten Garut sendiri belum diumumkan berada di level mana, karena kita mengikuti Jawa Barat, saat ini Jabar kasus aktifnya 102.000, kami sekarang masuk ke Level 3 masuk ke Level 4, jadi Level 3 dan 4 akan sama seperti saat ini,” ujarnya.

Rudy menerangkan untuk tingkat level sendiri ditentukan oleh Kementerian Kesehatan berdasarkan status daerah masing-masing.

“Level itu ditentukan oleh Kementerian Kesehatan untuk menentukan bahwa kita masuk ke dalam PPKM Level 4. PPKM Level 4 itu ada syarat-syaratnya, nanti ada PPKM Level 3, kalau Level 2 itu harus bekerja lagi PNS 50 persen, kalau di Level 1 boleh PNS bekerja lagi 100 persen,” ujarnya.

Baca Juga  Tipu Petani Dengan Dana Hibah, Oknum PNS di Garut Ditangkap

Bupati Garut menuturkan alasan dari digantinya istilah PPKM Darurat menjadi PPKM Level ini dikarenakan setiap daerah mempunyai kondisi penyebaran kasus Covid-19 yang berbeda.

“Tadi disampaikan oleh Pak Presiden kalau darurat itu serem, memang kita dalam kondisi darurat semuanya tapi kondisi darurat antar daerah kan berbeda, nah yang membedakannya dengan level, yaitu level 1,2,3 dan 4,” pungkasnya. (dis/rls)

Share :

Baca Juga

Berita

Hadapi Masa Sulit Saat Pandemi, PHRI Garut Kibarkan Bendera Putih

Berita

Pasien Positif COVID-19 di Garut Bertambah Jadi 135 Orang

Berita

Promosikan Produk IKM, Pemkab Garut Siap Gelar Babancong Weekend Market

Berita

Pemandangan Sampah yang Bertumpuk, Hiasi Wajah Kota Garut

Berita

Wabup Garut Ajak Masyarakat Peduli dengan Dunia PAUD

Berita

Kabupaten Garut Ajukan Pengusulan PSBB

Berita

Dua Orang Tewas Akibat Arus Listrik

Berita

Para Wisatawan Resah Tentang Jalan Cikembulan