Tasikmalaya Diharapkan Jadi Sentral Pakaian Muslim Dunia

- Penulis

Sabtu, 18 September 2021 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya – Kementrian Perdagangan (KEMENDAG) melalui Direktur Jendral Pengembangan Ekspor Nasional mengadakan pertemuan dengan tokoh pesantren dalam rangka meningkatkan ekonomi kreatif kerakyatan dan ekonomi pesantren yang dilaksankan di kediaman tokoh Jawa Barat Anton Charliyan di Jalan Kapten Naseh No 8 Tasikmalaya, Jumat (17/09/2021).

Dalam pertemuan ini dihadiri oleh Direktur Jendral Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi, Sesepuh Dewan Penasehat Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Wilayah Jawa Barat Anton Charliyan sebagai Ketua Persatuan Santri Nusantara Ustad Asep, Ketua Koperasi Pondok Pesantren Suryalaya KH Ahmad, Koperasi Perikanan Majalengka Krispol dan koperasi Nelayan Sukabumi H Nandang.

Direktur Jendral Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi mengatakan, bahwa pihaknya akan membantu permasalahan yang selama ini dihadapi terutama dalam hal perizinan ekspor dan pemasaran yang berkelanjutan serta akan memfokuskan program ini menjadikan Tasikmalaya sebagai produsen pada bidang produk pakaian muslim

“Dalam program ekonomi kerakyatan pesantren akan lebih difokuskan pada bidang produk dan pakaian muslim. Sehingga diharapkan kedepannya Indonesia bisa menjadi kiblat produk pakain muslim,terutama Tasikmalaya sebagai salah satu produsen terbesar pakaian muslim dengan ciri khasnya bordinya yang sudah terkenal ke Mancanegara.” ujarnya.

Baca Juga :  Disnakertrans Garut Hadirkan Ribuan Loker di Gentra Karya Job Fair

Didi Sumedi menambahkan, bahwa Tasikmalaya saat ini akan disiapkan menjadi daerah sebagai sentral pakaian mulim dunia.

“Untuk Tasikmalaya harus mulai mempersiapkan diri menuju kearah itu, dan pemerintah melalui Kementrian Perdagangan akan mendukung sepenuhnya program Indonesia menjadikan Tasikmalaya seabagai kiblat busana muslim dunia,” jelasnya.

Baca Juga :  Cirahong, Jembatan Multifungsi Yang Eksotis

Tokoh Jawa Barat asal Tasikmalaya Anton Charliyan dalam pertemuan tersebut mengatakan, dirinya berharap Tasikmalaya bisa menjadi pusat produksi busana dan kerajinan bordir melalui pemberdayaan ekonomi kreatif yang ada di lingkungan pesantren.

“Tasikmalaya sebagai pusat produksi busana dan kerajinan bordir di Jawa Barat bisa menjadi salah satu kiblat produksi maupun model busana muslim Nusantara bahkan Dunia, melalui pemberdayaan Ekonomi Kreatif yg ada di pesantren. Khususnya sebagai Solusi nyata dalam rangka  pemulihan ekonomi dimasa pandemi Covid-19,” harapnya.

Berita Terkait

Generasi Muda Tunjukkan Keberagaman Inklusif Lewat Film Dokumenter
Belum 24 Jam Baliho Ganjar-Mahfud Dirusak di Garut
Sajajar Perkuat Toleransi Lewat Pameran Foto dan Nobar Film Dokumenter
Selain Imbau Peserta Pemilu Taati Aturan Masa Kampanye, Panwas Cibiuk Perkuat Sinergitas Antar Lembaga
Rumah Makan Pejuang Program Inisiatif Bantu Sesama
Pemberdayaan Pemuda Untuk Resolusi Konflik
Tim U17 Indonesia Bertekad Tembus 16 Besar
3 Zero untuk Memutus Penyebaran HIV Ditargetkan Dinkes Jabar
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Desember 2023 - 10:37 WIB

Generasi Muda Tunjukkan Keberagaman Inklusif Lewat Film Dokumenter

Kamis, 30 November 2023 - 20:18 WIB

Belum 24 Jam Baliho Ganjar-Mahfud Dirusak di Garut

Rabu, 29 November 2023 - 15:25 WIB

Sajajar Perkuat Toleransi Lewat Pameran Foto dan Nobar Film Dokumenter

Rabu, 29 November 2023 - 14:40 WIB

Selain Imbau Peserta Pemilu Taati Aturan Masa Kampanye, Panwas Cibiuk Perkuat Sinergitas Antar Lembaga

Sabtu, 25 November 2023 - 15:23 WIB

Rumah Makan Pejuang Program Inisiatif Bantu Sesama

Kamis, 16 November 2023 - 17:58 WIB

Tim U17 Indonesia Bertekad Tembus 16 Besar

Kamis, 16 November 2023 - 17:48 WIB

3 Zero untuk Memutus Penyebaran HIV Ditargetkan Dinkes Jabar

Senin, 13 November 2023 - 21:48 WIB

Bantuan El Nino, Pemerintah Pusat Alokasikan Bantuan Beras

Berita Terbaru

Baliho Ganjar-Mahfud di Garut diduga dirusak (Foto: GentraPriangan)

Berita

Belum 24 Jam Baliho Ganjar-Mahfud Dirusak di Garut

Kamis, 30 Nov 2023 - 20:18 WIB

Pelita Intan Muda (PIM) luncurkan program Rumah Makan Pejuang (RMP) untuk bantu sesama.

Garut

Rumah Makan Pejuang Program Inisiatif Bantu Sesama

Sabtu, 25 Nov 2023 - 15:23 WIB