Tari Topeng Ciawi, Seni Tari yang Perlu Dilestarikan

- Penulis

Jumat, 19 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah orang sedang melakukan Tari Topeng (Freepik)

i

Sejumlah orang sedang melakukan Tari Topeng (Freepik)

Tasikmalaya – Kabupaten Tasikmalaya mempunyai keragaman seni tradisi yang khas yang telah ada dari sejak dahulu. Kini, tradisi dan seni khas Tasikmalaya kian terkikis seiring pesatnya perkembangan zaman, salah satunya seni Tari Topeng khas Ciawi.

Tari Topeng Ciawi merupakan salah satu kesenian tradisional yang berasal dari Kecamatan Ciawi.

Tarian ini menceritakan kisah perjuangan Pangeran Cikundul melawan penjajah Belanda. Tari Topeng Ciawi memiliki ciri khas gerakan yang dinamis dan penuh semangat.

Tari Topeng Ciawi biasanya ditampilkan dalam acara-acara tertentu, seperti festival budaya, acara adat, atau acara pernikahan. Tarian ini diiringi oleh musik gamelan Sunda yang terdiri dari berbagai alat musik, seperti saron, bonang, rebab, dan kendang.

Baca Juga :  Festival Calung di Kabupaten Garut guna Lestarikan Seni Sunda

Tarian ini dimainkan oleh seorang penari laki-laki yang mengenakan topeng kayu yang menggambarkan karakter tertentu.

Karakter-karakter yang sering diperankan seperti Pangeran Cikundul, Tokoh utama dalam tarian ini, yang merupakan seorang pemuda pemberani yang berjuang melawan penjajah Belanda. Prajurit Belanda, tokoh antagonis dalam tarian ini, yang merupakan pasukan penjajah. Penari wanita, tokoh yang menggambarkan masyarakat yang mendukung perjuangan sang Pangeran.

Tarian Topeng Ciawi memiliki gerakan yang dinamis dan penuh semangat. Gerakan-gerakan tersebut menggambarkan perjuangan Pangeran Cikundul melawan penjajah Belanda.

Gerakan-gerakan tersebut juga menggambarkan semangat dan kegembiraan masyarakat yang mendukung perjuangan Pangeran Cikundul.

Tari Topeng Ciawi merupakan salah satu kesenian tradisional yang perlu dilestarikan. Tarian ini merupakan kekayaan budaya Tasikmalaya yang harus dijaga keberadaannya.

Baca Juga :  Cegah Pergaulan Bebas, Mahasiswa KKN Uncip Gelar Sosialisasi ke Masyarakat

Dalam beberapa penelitian, upaya pelestarian dapat dilakukan melalui pelestarian bentuk dan makna.

Dalam segi bentuk, upaya dilakukan dengan merawat perlengkapan tari seperti topeng, kostum dan busana tari, kualitas penari dan inovasi sebagai upaya menarik minat kalangan muda.

Sedangkan dalam segi makna, upaya pelestarian dapat dilakukan melalui pendidikan dan sosialisasi pada masyarakat, edukasi, dan diterapkan dalam pengembangan pariwisata.

Berdasarkan hal itu, penting untuk mendorong generasi muda untuk mempelajari dan melestarikan Tari Topeng Ciawi.

Dengan upaya-upaya tersebut, diharapkan Tari Topeng Ciawi dapat dikenal dan dilestarikan oleh masyarakat luas

Berita Terkait

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya
Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus
Tiga Orang Pengedar Uang Palsu diciduk Polisi di Tasikmalaya
Puluhan Orang di Tasikmalaya Peringati 14 Tahun Haul Gusdur
Seni Nyarere, kerajinan Kreatif dari Lidi Kelapa Khas Ciamis
Genjring Ronyok, Tradisi Buhun yang Masih Bertahan
Penertiban APK yang Bahayakan Warga Tasikmalaya
Tari Sulintang, Tarian Khas dengan Iringan Bambu
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:39 WIB

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:05 WIB

2 Oknum Polisi Terlibat Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Garut

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:49 WIB

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:48 WIB

PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:52 WIB

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus

Kamis, 8 Februari 2024 - 18:11 WIB

Keluarga Besar Persis Deklarasikan Dukung Anies Muhaimin di Garut

Kamis, 8 Februari 2024 - 15:17 WIB

Anies Serukan Warga Garut Jangan Takut Perubahan

Rabu, 7 Februari 2024 - 19:46 WIB

Peringati Hari Jadi Garut, Pemda Kabupaten Garut Rilis Logo Baru

Berita Terbaru

Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Penyelamat Demokrasi Tasikmalaya (GRPDT menyerbu salah satu rumah pemenangan Calon Legislattif partai PSI di Kota Tasikmalaya umat (23/2/2024).

Berita

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Sabtu, 24 Feb 2024 - 17:39 WIB