Home / Wisata

Senin, 17 Juni 2019 - 01:43 WIB

Talaga Bodas, Surga Tersembunyi di Garut

Gentra Priangan - 

i

Garut – Pasir putih berpadu dengan angin sepoi-sepoi serta pepohonan hijau di pesisirnya, menambah keeksotisan wisata alam Talaga Bodas. Sebuah danau yang terletak sekitar 28 KM dari ibu kota Garut, tepatnya di desa Sukamenak, Wanaraja.

Danau putih dalam bahasa Indonesia ini sebenarnya sebuah kawah yang terbentuk akibat letusan Gunung Talaga Bodas. Yang kalderanya membentuk membeku dan terus mendapat suplai air, sehingga membentuk danau sulfur jenuh yang luas. Sampai sekarang masih terdapat aktivitas vulkanik berupa air panas dan belerang. Namun tidak berbahaya dan aman dikunjungi.

Berada di bawah pengawasan BKSDA Jawa Barat, Gunung Talaga Bodas seluas 258 hektare ini sangat mudah dikunjungi. Anda yang baru pertama kali, tinggal mengarahkan kendaraan ke arah utara Garut tepatnya Kecamatan Wanaraja.

Baca Juga  Curug Candung, Mitos Poligami di Kabupaten Tasikmalaya

Nantinya, di pertigaan selepas pasar rakyat kecamatan anda akan menemui pangkalan ojek, menunjukan sekitar 30 menit sampai menuju lokasi.

Sayangnya, sekitar 2 kilometer menuju kawasan talaga kita akan melalui kendala jalan rusak. Tapi sepanjang jalan kita akan disuguhkan blok pertanian dan pemandangan indah Gunung Sadahurip atau sering disebut Gunung Piramida Purba yang bisa dijadikan spot foto terbaik anda.

Mengunjungi Talaga Bodas kita akan disuguhkan area kawah berjejer pohon tua marun kecoklatan ditepiannya, hamparan pasir kerikil warna gading. Tiang kayu yang tersisa, serta pucuk-pucuk merah cantigi, menambah kesegaran dan jepretan foto yang menakjubkan.

Sekitar 200 meter menyusuri rute kanan kawah, kita bisa berendam kolam air panas terbuka, dengan pancuran khusus kolam dewasa. Dilengkapi juga dengan camp area.

Baca Juga  Seratus Ribu Wisatawan Liburan di Garut Saat Nataru

Demi menjaga ketertiban dan kenyamanan, kendaraan apapun dari area parkir tidak diperbolehkan masuk menuju Talaga. Untuk bisa sampai pengunjung bisa berjalan kaki kurang lebih 900 meter, atau jasa ojek dengan tarif mulai dari Rp. 15.000.

Kawasan talaga saat ini, masih terjaga dan terus ditata. Mulai dari perbaikan jalan, sampai pemasangan panel surya dilakukan. Dengan merogoh kocek Rp. 7.500/orang untuk weekday, dan Rp. 9.500/orang untuk weekend. Serta tiket masuk mobil pribadi dan parkir Rp. 15.000. Kita bisa menikmati salah satu destinasi wisata kota intan ini.

Share :

Baca Juga

Wisata

Perjalanan Dengkul Ketemu Dada, Terbayar Dengan Keindahan Curug Cinila

Garut

Pemkab Garut Akan Evaluasi Terkait Pembukaan Tempat Wisata

Garut

Gowes ke Situ Bagendit, Sandiaga Uno: Saya Menikmatinya

Garut

Menikmati Pesona Keindahan Curug Nyogong Garut

Wisata

Situ Bagendit, Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi Jika di Garut

Garut

Situ Rancahideung, Danau Mempesona di Garut Selatan

Budaya

Mengenal Kampung Naga di Tasikmalaya

Wisata

Cirahong, Jembatan Multifungsi Yang Eksotis