Home / Berita / Tasikmalaya

Kamis, 28 Mei 2020 - 09:50 WIB

Supir Angkot di Tasik Terdampak Pandemi, Tiga Bulan Pendapatan Turun Drastis

Gentra Priangan - 

i

Tasikmalaya – Sejak tiga bulan lebih pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Memaksa masyarakat untuk berdiam diri di rumah guna memutus rantai penyebaran covid-19.

Sejumlah pekerja dan pelajar di liburkan sehingga berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Salah satunya bagi kalangan sopir angkot di Kabupaten Tasikmalaya.

Sopir angkot jurusan Salawu – Terminal Singaparna, Ugun mengatakan, penghasilan sekarang semakin menurun.

Baca Juga  Melawan Fenomena Pelecehan Seksual di Ruang Publik

“Ada buat setor gak ada buat bensin, penghasilan sekarang di masa pandemi ini turun drastis,” kata Ugun kepada gentrapriangan.com, Kamis, (28/5/2020)

Menurutnya, penghasilan hanya cukup untuk membeli kopi dan makan di jalan. Itupun kalau muatannya lumayan banyak. Namun saat ini yang naik angkot hanya beberapa orang.

Baca Juga  Pasien Terakhir Sembuh, Garut Kini Bebas Positif Covid-19

“Biasanya perhari dapat Rp. 130.000 sekarang cukup Rp. 30.000 s.d 40.000 saja,” ujarnya.

Ugun berharap, pandemi ini cepat berakhir agar roda ekonomi bisa berjalan seperti biasanya.

“Harapan kami tentunya bisa cepat normal kembali, agar ekonomi bisa stabil lagi,” ungkapnya. (Rizal)

Share :

Baca Juga

Berita

Mari Bayar Zakat, Infaq, dan Shodaqoh di Baznas

Berita

Pasca Ditahan KPK, Muhammad Yusuf Ambil Alih Tugas Wali Kota Tasik

Berita

PMII STIMIK Adakan Pelatihan Komputer

Berita

Dibawah Guyuran Hujan, Ratusan Orang Membersihkan Lapangan Sempur

Berita

Tower di Gedung BPN Garut Roboh, 1 Orang Meninggal Dunia

Budaya

Kampung Dukuh Budaya Tak Ternilai di Kota Intan

Berita

Pasien Terakhir Sembuh, Garut Kini Bebas Positif Covid-19

Garut

Garut Akan Menyelenggarakan Festival Baso Aci