Seni Sunda Lais, Budaya Khas Garut yang Menantang

- Penulis

Sabtu, 13 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang lelaki menggunakan busana perempuan sedang menaiki tali yang merupakan Seni Lais (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

i

Seorang lelaki menggunakan busana perempuan sedang menaiki tali yang merupakan Seni Lais (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

GarutSeni Lais merupakan sebuah kesenian ekstrem khas Sunda yang memukau dengan atraksi akrobatiknya. Pertunjukan Lais melibatkan para pemain yang melakukan berbagai gerakan menantang di atas tali yang dibentangkan di antara dua bambu.

Seni Lais berasal dari Garut, Jawa Barat, dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan budaya Sunda. Pertunjukan Lais juga disertai dengan aransemen musik khas Sunda, menambah keindahan dan keautentikan kesenian ini.

Seni Lais memiliki akar sejarah yang kuat di Garut. Awalnya, Seni Lais terinspirasi dari sosok Laisan, seorang pemanjat pohon kelapa yang ulung. Seiring berjalannya waktu, atraksi Laisan ini menjadi tontonan masyarakat, dan akhirnya diusulkan untuk dijadikan salah satu kesenian yang dipertunjukkan dalam berbagai acara di Garut, Tasikmalaya, serta perayaan ulang tahun daerah lainnya di Jawa Barat.

Pertunjukan Seni Lais melibatkan atraksi di atas tali sepanjang 6 meter yang terbentang di antara dua bambu. Para pemain Lais melakukan berbagai gerakan akrobatik yang memukau, seperti berjalan, menari, dan melakukan atraksi lainnya di atas tali yang tipis. Mereka juga menyatukan audiens dengan keberanian dan keahlian mereka dalam menampilkan atraksi yang memukau.

Baca Juga :  Gowes ke Situ Bagendit, Sandiaga Uno: Saya Menikmatinya

Seni Lais merupakan bagian penting dari warisan budaya Sunda. Untuk memastikan kesenian ini tetap lestari, upaya pelestarian dan regenerasi Seni Lais terus dilakukan. Salah satu upaya pelestarian Seni Lais dilakukan melalui edukasi dan pemanfaatan media sosial. Dengan memanfaatkan media sosial, generasi muda diharapkan dapat terlibat dalam upaya pelestariannya.

Saat ini kesenian khas Garut ini masih minim dilakukan karena kurangnya minat generasi muda pada Seni Lais. Hal ini menjadi tantangan bagi para pelaku Seni Lais untuk terus melakukan upaya pelestarian dan regenerasi Seni Lais agar tetap lestari. Namun, terdapat juga upaya-upaya pelestarian Seni Lais yang melibatkan generasi muda.

Terdapat upaya-upaya pelestarian Seni Lais yang melibatkan anak muda di Garut dengan diadakan acara “Festival Lais”, yang bertujuan untuk memperkenalkan Seni Lais kepada kalanganmuda. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan minat anak muda terhadap Seni Lais dan menjadi bagian dari upaya pelestarian Seni Lais di Garut.

Baca Juga :  Pemandangan Sampah yang Bertumpuk, Hiasi Wajah Kota Garut

Dengan kekayaan makna dan nilai seni yang terkandung di dalamnya, Sunda Lais menjadi bagian yang tak terpisahkan dari identitas dan kehidupan masyarakat Garut. Melalui upaya pelestarian dan pengembangan yang berkelanjutan, diharapkan kesenian ini akan terus hidup dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi mendatang.

Seni Lais adalah sebuah kesenian tradisional yang penuh dengan keindahan, keberanian, dan keautentikan. Sebagai bagian tak terpisahkan dari warisan budaya Sunda, Seni Lais terus dijaga dan dilestarikan melalui berbagai upaya, termasuk melalui edukasi dan pemanfaatan media sosial. Dengan demikian, Seni Lais diharapkan tetap dapat dinikmati dan menjadi bagian yang hidup dari budaya Sunda, serta dapat terus memukau generasi-generasi mendatang.

Berita Terkait

2 Oknum Polisi Terlibat Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Garut
Disambut 20 Ribu Santri dan Masyarakat Garut, Ganjar Sampaikan Komitmen Terhadap Guru Ngaji
Keluarga Besar Persis Deklarasikan Dukung Anies Muhaimin di Garut
Anies Serukan Warga Garut Jangan Takut Perubahan
Peringati Hari Jadi Garut, Pemda Kabupaten Garut Rilis Logo Baru
Menhub Budi Karya Apresiasi Layanan Terminal Guntur Garut
Panwascam Banyuresmi Siap Awasi Kampanye Terbuka, Kesiapan PKD dan PTPS jadi Prioritas
Desa Cinta Jadi Inspirasi Desa Kewirausahaan di Garut
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:39 WIB

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:05 WIB

2 Oknum Polisi Terlibat Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Garut

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:49 WIB

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:48 WIB

PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:52 WIB

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus

Kamis, 8 Februari 2024 - 18:11 WIB

Keluarga Besar Persis Deklarasikan Dukung Anies Muhaimin di Garut

Kamis, 8 Februari 2024 - 15:17 WIB

Anies Serukan Warga Garut Jangan Takut Perubahan

Rabu, 7 Februari 2024 - 19:46 WIB

Peringati Hari Jadi Garut, Pemda Kabupaten Garut Rilis Logo Baru

Berita Terbaru

Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Penyelamat Demokrasi Tasikmalaya (GRPDT menyerbu salah satu rumah pemenangan Calon Legislattif partai PSI di Kota Tasikmalaya umat (23/2/2024).

Berita

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Sabtu, 24 Feb 2024 - 17:39 WIB