Sejarah Alun-alun Sebagai Warisan Kolonial

- Penulis

Sabtu, 29 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Alun-alun Garut dan Masjid Agung-Disparbud Garut

i

Foto Alun-alun Garut dan Masjid Agung-Disparbud Garut

Gentrapriangan- Alun-alun adalah istilah dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada suatu area terbuka yang biasanya berada di tengah kota atau desa. Tempta ini sebagai sarana berkumpul, bermain, atau melakukan aktivitas sosial lainnya.

Alun-alun biasanya tampak cantik dengan tanaman atau taman kecil, serta patung atau monumen sebagai objek hiasan. Beberapa alun-alun juga memiliki bangunan bersejarah atau bangunan pemerintah yang terletak di sekitarnya. Juga sering menjadi tempat untuk acara-acara penting seperti upacara, perayaan, atau pertunjukan seni dan budaya.

Namun ternyata, sejarah alun-alun tidak dapat lepas dari masa suram Nusantara. Di mana tempat ini sebetulnya warisan dari pemerintah kolonial Belanda.

Baca Juga :  Warisan Leluhur dan Tradisi, Ini Makna Iket Pria Sunda

Sejarah alun-alun di Indonesia dapat ditelusuri kembali ke masa penjajahan Belanda pada abad ke-19. Saat itu, pemerintah kolonial Belanda membangun alun-alun sebagai tempat berkumpul dan aktivitas sosial di beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan lain-lain.

Pada awalnya, alun-alun berguna untuk kepentingan militer dan pemerintahan. Seperti upacara militer, parade, dan tempat peristirahatan tentara. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, alun-alun mulai menjadi tempat untuk aktivitas sosial, seperti pesta rakyat, pameran, pertunjukan seni, dan lain-lain.

Baca Juga :  Anyaman Bambu, Sejarah Kerajinan Khas Rajapolah

Di beberapa daerah, alun-alun juga memiliki nilai sejarah dan kebudayaan yang penting. Misalnya, Alun-alun Kidul di Yogyakarta dianggap sebagai tempat yang sakral dan memiliki mitos-mitos yang erat kaitannya dengan kepercayaan dan tradisi masyarakat setempat.

Hingga saat ini, alun-alun masih menjadi tempat berkumpul dan aktivitas sosial yang penting di berbagai kota di Indonesia. Alun-alun sering menjadi destinasi wisata yang populer dan menjadi tempat yang dapat menggambarkan kehidupan sosial dan budaya masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

Seni Nyarere, kerajinan Kreatif dari Lidi Kelapa Khas Ciamis
Genjring Ronyok, Tradisi Buhun yang Masih Bertahan
Tari Sulintang, Tarian Khas dengan Iringan Bambu
Tari Topeng Ciawi, Seni Tari yang Perlu Dilestarikan
Seni Sunda Lais, Budaya Khas Garut yang Menantang
Ngabreg, Tradisi Tangkap Ikan di Garut saat Akhir Tahun
Pemilu dan Kesejahteraan Rakyat: Keterkaitan yang Tidak Boleh Dipisahkan
Keberhasilan Pemilihan Umum dan Peranan Strategis Desa sebagai Mitra Penggerak
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:49 WIB

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:48 WIB

PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:52 WIB

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus

Kamis, 8 Februari 2024 - 21:04 WIB

Disambut 20 Ribu Santri dan Masyarakat Garut, Ganjar Sampaikan Komitmen Terhadap Guru Ngaji

Kamis, 8 Februari 2024 - 18:11 WIB

Keluarga Besar Persis Deklarasikan Dukung Anies Muhaimin di Garut

Rabu, 7 Februari 2024 - 19:46 WIB

Peringati Hari Jadi Garut, Pemda Kabupaten Garut Rilis Logo Baru

Rabu, 7 Februari 2024 - 13:07 WIB

Waspada Risiko Bencana, KPU Kota Tasikmalaya Siapkan Rumah Aman

Selasa, 6 Februari 2024 - 21:28 WIB

Presiden Jokowi Tetapkan 14 Februari Sebagai Hari Libur Nasional

Berita Terbaru