Sarana Multi Infrastruktur dan Pertamina Salurkan CSR Bangun Madrasah dan Sarana Olahraga

- Penulis

Minggu, 10 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Sebagai upaya membangun sumber daya manusia yang unggul lewat pembangunan sarana dan prasarana belajar, -Corporate Social Responsibility- (CSR) dari dua perusahan sekaligus yaitu PT Sarana Multi Insfrastuktur (SMI) dan Pertamina memberikan bantuan untuk merenovasi bangunan madrasah dan sarana olahraga di Kampung Pamengpeuk, Desa Kersamenak, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Untuk menyambut hari peresmian sekaligus syukuran atas terlaksananya pembangunan, masyarakat di Kampung Pameungpeuk terlihat sedang berbagi tugas mempersiapkan kebutuhan yang akan diperlukan, seperti halnya yang dilakukan oleh kelompok Dasawisma (Dawis) yang tampak bersemangat membuat nasi tumpeng untuk konsumsi dan sebagai bentuk rasa syukur.

Pemandangan pagi saat itu tampak berbeda dari hari biasanya, perwakilan ibu-ibu dari dasa wisma terlihat sedang mengantarkan nasi tumpeng ke lokasi dengan penuh hati-hati, agar hasil usaha semalaman begadang membuat nasi tumpeng bisa di bawa ke tempat peresmian tepatnya di Lapangan H Memed Parmawijaya.

Deretan kursi yang tersusun rapih satu persatu mulai terisi, dengan raut muka warga yang di dalam maupun luar lapangan tampak berbahagia karena tidak akan lama lagi mereka bisa menggunakan fasilitas belajar berupa Madrasah, Paud, Posyandu, Koperasi, Sarana Olahraga, Taman Bermain anak dan Perpusatakaan bisa menjadi penunjang pendidikan dan tumbuh kembang anak-anaknya.

Baca Juga :  Berikut Daftar Kerusakan dan Korban Gempa Bumi di Garut

Setelah melewati proses pengerjaanya yang cukup panjang. Kini, masyarakat bisa menikmati hasil gotong royongnya selama pelaksanaan renovasi yang turut menyumbang dari segi tenaga yang membantu pekerja mengambil bahan bangunan seperti pasir ada pula yang memberikan bantuan swadaya berupa uang maupun konsumsi untuk orang yang berkerja selama 95 Hari.

Ketua Panitia Pembangunan Uyus Yusana, menceritakan, proses renovasi pembangunan ini berawal dari sarana pendidikan dan olahraga yang sudah terdapat banyak kerusakan karena termakan usia, sehingga tidak bisa menampung proses belajar dan mengajar dengan baik.

“Melihat kondisi bangunan yang sudah tidak layak untuk digunakan dalam menampung proses belajar anak-anak di Madrasah, kami bersama tokoh dan seluruh masyarakat melakukan musyawarah mencari bantuan dan Alhamdulillah mendapatkan dana CSR dari dua perusahan sekaligus,” ujarnya kepada Gentrapriangan.com, Sabtu (10/09/2021).

Kegiatan peresmian ini turut dihadiri oleh Camat Tarogong Kidul, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut.

Lebih lanjut Uyus menjelaskan, bahwa dana renovasi pembangunan ini berasal dari dana dua CSR Perusahaan PT SMI dan PT Pertamina serta Koperasi Pameungpeuk Mandiri Sejahtera dan Swadaya Masyarakat.

Baca Juga :  Pasar Bahagia Gratis Ambil Bayar Pakai Doa

“Dana renovasi ini berasal dari dua CSR Perusahaan yaitu PT SMI dengan anggaran Rp 200 juta rupiah dan PT Pertamina sebesar Rp 100 Juta rupiah serta Koperasi Pameungpeuk Mandiri Sejahtera Rp 46 juta rupiah dan Swadaya masyarakat Rp 20 Juta,” terangnya.

Sementera itu, Tokoh Masyarakat Lokal Encep Sudarwan mengatakan, bahwa budaya gotong royong di kampung Pameungpeuk ini masih sangat bagus, sehingga hal tersebut bisa menjadi motivasi untuk menciptakan generasi yang unggul kedepannya.

“Masyarakat di sini sangat bagus gotong royongnya, semoga hal ini memotivasi masyrakat untuk menciptakan generasi yang unggul kedepanya, mulai dari Paud, Pendidikan

Agama, Pendidikan Umum, Koperasi, Ibu-ibu Dasawisma dan supaya anak-anak bisa berolahraga agar sehat.”tuturnya.

Lanjutnya, dengan adanya fasilitas penunjang sarana pendidikan dan olahraga diharapakan juga masyakat bisa mengelola dan menjaganya.

“Semoga semua ini bisa dimanfaatkan dan dijaga oleh masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gelaran Seni Budaya Garut dan Jakarta Semarakan Hari HJG Ke 211
Seorang Pendaki Meninggal Tersambar Petir di Gunung Cikuray
Kampung Dukuh Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda
2 Oknum Polisi Terlibat Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Garut
Disambut 20 Ribu Santri dan Masyarakat Garut, Ganjar Sampaikan Komitmen Terhadap Guru Ngaji
Keluarga Besar Persis Deklarasikan Dukung Anies Muhaimin di Garut
Anies Serukan Warga Garut Jangan Takut Perubahan
Peringati Hari Jadi Garut, Pemda Kabupaten Garut Rilis Logo Baru
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 17:17 WIB

Gelaran Seni Budaya Garut dan Jakarta Semarakan Hari HJG Ke 211

Senin, 26 Februari 2024 - 13:55 WIB

Seorang Pendaki Meninggal Tersambar Petir di Gunung Cikuray

Minggu, 25 Februari 2024 - 21:02 WIB

Kampung Dukuh Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:37 WIB

3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:05 WIB

2 Oknum Polisi Terlibat Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Garut

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:49 WIB

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:48 WIB

PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:52 WIB

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus

Berita Terbaru

Ilustrasi Pembakaran hutan

Lingkungan

MUI Keluarkan Fatwa Tindakan Merusak Alam Hukumnya Haram

Senin, 26 Feb 2024 - 15:48 WIB

papan selamat datang di Kampung Adat Dukuh, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

Berita

Kampung Dukuh Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda

Minggu, 25 Feb 2024 - 21:02 WIB

Ilustrasi minuman keras (Foto:Istimewa)

Berita

3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan

Minggu, 25 Feb 2024 - 20:37 WIB