SAPMA Garut Pertanyakan Peran Pemerintah Soal Pelanggaran Lingkungan

- Penulis

Jumat, 20 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sapma PP Garut bersama warga melakukan audiensi dengan DPRD terkait pencemaran lingkungan.

i

Sapma PP Garut bersama warga melakukan audiensi dengan DPRD terkait pencemaran lingkungan.

Garut – Setelah sebelumnya melakukan audiensi terkait penolakan kegiatan pengolahan pakan oleh Sapma Pemuda Pancasila beserta warga di Gedung DPRD Kabupaten Garut dan melakukan koordinasi lanjutan dengan Dinas Lingkungan Hidup yang disebut pihak Eksekutif. SAPMA Garut pertanyakan peran pemerintah soal pelanggaran lingkungan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jujun mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan adalah pemasangan alat yang bertujuan untuk peninjauan kadar polusi udara yang hasilnya nanti dibawa ke lab untuk diteliti lebih lanjut.

“Untuk langkah awal kita akan melakukan pemasangan alat disalah satu titik terdekat pabrik sekitar 1 minggu kedepan sehingga nanti hasilnya akan kita bawa ke lab untuk diperiksa dan diketahui kadar pencemaran udaranya seberapa besar,” kata Jujun.

Namun hingga saat ini belum ada pergerakan yang dilakukan oleh pihak dinas lingkungan hidup dan anggota DPRD sehingga warga mendesak pihak terkait untuk segera bisa melakukan penanganan.

Baca Juga :  Bacang Makanan Tionghoa Favorit Orang Sunda

Salah satu warga Karangpawitan Maman, mengaku kecewa terhadap pemerintah, setelah bersabar menahan bau tak sedap ini selama bertahun-tahun dan mendengar kabar akan dilakukan penanganan oleh pihak terkait tetapi hanya wacana dan sebatas kata saja lantas kemana lagi mereka harus melakukan pengaduan agar kegiatan pengolahan pakan ini bisa diberhentikan.

“Sudah bertahun tahun kami menahan bau tak sedap ini, ketika pemerintah sudah memberi kabar akan dilakukan penanganan tadinya kami beranggapan semuanya akan selesai tetapi nyatanya tidak sama sekali,” ujarnya.

Sementara itu, Heqi Irfani Ketua Sapma Garut pertanyakan tindakan pemerintah yang tidak menepati janji padahal sebelumnya sudah dilakukan kesepakatan bersama untuk mengusut tuntas, bahkan hal ini diketahui dan ditandatangani langsung oleh beberapa perwakilan DPRD Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Bantuan Beras Rastra Tahun 2022 Disalurkan Pemkot Banjar

“Sangat menyayangkan terhadap sikap pemerintah yang tidak bisa merealisasikan ucapannya padahal birokrasi sudah kita tempuh semua dan kita sudah bilang ke mereka bahwa jika dibutuhkan massa dan tenaga bantuan untuk pemasangan alat kami siap,” ujar Heqi.

Untuk menindaklanjuti kasus ini seperti yang sudah disampaikan ketika audiensi pertama jika tidak ada solusi dari pemerintah warga bersama Sapma Pemuda Pancasila akan melakukan kembali aksi lanjutan.

“Kami sudah menyampaikan pada saat audiensi pertama bahwasanya jika tidak ada solusi dari pihak dinas terkait bahkan pemerintah daerah kami akan membawa kasus ini ke tingkat provinsi,” tambahnya.

Berita Terkait

Seorang Pendaki Meninggal Tersambar Petir di Gunung Cikuray
Kampung Dukuh Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda
3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan
Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya
2 Oknum Polisi Terlibat Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Garut
Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar
PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak
Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 13:55 WIB

Seorang Pendaki Meninggal Tersambar Petir di Gunung Cikuray

Minggu, 25 Februari 2024 - 21:02 WIB

Kampung Dukuh Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:37 WIB

3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:39 WIB

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:49 WIB

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:48 WIB

PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:52 WIB

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus

Kamis, 8 Februari 2024 - 21:04 WIB

Disambut 20 Ribu Santri dan Masyarakat Garut, Ganjar Sampaikan Komitmen Terhadap Guru Ngaji

Berita Terbaru

Ilustrasi Pembakaran hutan

Lingkungan

MUI Keluarkan Fatwa Tindakan Merusak Alam Hukumnya Haram

Senin, 26 Feb 2024 - 15:48 WIB

papan selamat datang di Kampung Adat Dukuh, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

Berita

Kampung Dukuh Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda

Minggu, 25 Feb 2024 - 21:02 WIB

Ilustrasi minuman keras (Foto:Istimewa)

Berita

3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan

Minggu, 25 Feb 2024 - 20:37 WIB

Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Penyelamat Demokrasi Tasikmalaya (GRPDT menyerbu salah satu rumah pemenangan Calon Legislattif partai PSI di Kota Tasikmalaya umat (23/2/2024).

Berita

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Sabtu, 24 Feb 2024 - 17:39 WIB