Sajajar Perkuat Toleransi Lewat Pameran Foto dan Nobar Film Dokumenter

- Penulis

Rabu, 29 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sajajar selenggarakan pameran foto dan nobar film Ngawitan Ngariksa Jagat di Kp. Pasir, Desa Cintakarya, Kec. Samarang, Kab. Garut, Rabu (29/11/2023)

i

Sajajar selenggarakan pameran foto dan nobar film Ngawitan Ngariksa Jagat di Kp. Pasir, Desa Cintakarya, Kec. Samarang, Kab. Garut, Rabu (29/11/2023)

Garut – Solidaritas Jaringan Antarumat Beragama dan Kepercayaan (Sajajar) menyelenggarakan pameran foto dan nonton bareng film Ngawitan Ngariksa Jagat di Kampung Pasir, Desa Cintakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Selasa, (28/11/2023).

Film Ngawitan Ngariksa Jagat adalah film dokumenter yang diproduksi oleh Sajajar dan Gentra Project.

Disutradarai oleh Sahrul Imam, film ini menampilkan potret para penghayat Adat Karuhun Urang (Akur) Sunda Wiwitan yang ada di Kabupaten Garut.

Film dokumenter yang baru selesai digarap tersebut mengingatkan kembali pentingnya toleransi dan hidup berdampingan dengan alam. Tak heran, jika isu lingkungan pun sangat kental di sepanjang film. Sebab, kehidupan masyarakat Sunda Wiwitan yang menyatu dengan alam, berdampingan dengan alam, dan menjaga alam.

Koordinator Sajajar, Usama Ahmad Rizal mengatakan, Kabupaten Garut merupakan daerah rawan bencana dan tingkat intoleransinya lumayan tinggi. Melalui film tersebut, Ia mengajak agar semua pihak bisa mengkampanyekan toleransi, dan menjaga lingkungannya.

Baca Juga :  Diduga Supir Mengantuk, Kecelakaan Tunggal di Garut Tewaskan Satu Penumpang

“Film merupakan media kampanye positif yang efektif, dan tentunya film ini diharapkan bukan hanya sekadar tontonan tapi juga tuntutan,” kata Rizal.

Rizal menjelaskan, di tengah musim politik, agama kerap dipolitisasi. Atas dasar itu, diperlukan langkah serius untuk memastikan narasi damai yang mengandung muatan toleransi beragama jelang pemilu 2024.

“Melalui kegiatan Sajajar Festival dan film tersebut kami ingin mengajak publik agar bersama-sama melawan dan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap intoleransi di tengah musim politik ini,” ujarnya.

Sementara itu, Sutradara Film Ngawitan Ngariksa Jagat Sahrul Imam menyampaikan, film pendek berdurasi 19 menit ini bercerita tentang kehidupan warga Akur Sunda Wiwitan yang kesehariannya selalu berdampingan dengan alam.

“Film ini hadir dengan dilatar belakangi kegelisahan atas bencana alam yang sering terjadi di Garut akibat adanya kerusakan lingkungan dan alih fungsi lahan. Kemudian kami melihat ada komunitas Sunda Wiwitan yang kesehariannya senantiasa menjaga alam,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perhatian! Bupati Nyatakan Garut Darurat Covid 19, 6 Kampung di Isolasi

Ia pun menjadi tertarik membuat film tersebut, disatu sisi kita melihat bahwa Sunda Wiwitan sering mengalami tindakan diskriminasi akan tetapi mereka justru menjadi contoh terbaik dari permasalahan yang ada didaerahnya yaitu berkaitan dengan menjaga alam.

“Itulah sebabnya kami ingin berkontribusi untuk mengkampanyekan toleransi dan menjaga alam melalui pembuatan film,” pungkasnya.

Kegiatan Sajajar Fest 2023 ini selain pameran foto dan nonton bareng, ada juga penampilan kebudayaan dari Sunda Wiwitan dan diskusi keberagaman yang menghadirkan narasumber seorang Dosen dan Peneliti isu KBB Chotijah Fanaqi dan Koordinator Sajajar Usama Ahmad Rizal.

 

Berita Terkait

Disambut 20 Ribu Santri dan Masyarakat Garut, Ganjar Sampaikan Komitmen Terhadap Guru Ngaji
Keluarga Besar Persis Deklarasikan Dukung Anies Muhaimin di Garut
Anies Serukan Warga Garut Jangan Takut Perubahan
Peringati Hari Jadi Garut, Pemda Kabupaten Garut Rilis Logo Baru
Menhub Budi Karya Apresiasi Layanan Terminal Guntur Garut
Panwascam Banyuresmi Siap Awasi Kampanye Terbuka, Kesiapan PKD dan PTPS jadi Prioritas
Desa Cinta Jadi Inspirasi Desa Kewirausahaan di Garut
Pj Bupati Garut Soroti Maraknya Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:49 WIB

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:48 WIB

PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:52 WIB

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus

Kamis, 8 Februari 2024 - 21:04 WIB

Disambut 20 Ribu Santri dan Masyarakat Garut, Ganjar Sampaikan Komitmen Terhadap Guru Ngaji

Kamis, 8 Februari 2024 - 18:11 WIB

Keluarga Besar Persis Deklarasikan Dukung Anies Muhaimin di Garut

Rabu, 7 Februari 2024 - 19:46 WIB

Peringati Hari Jadi Garut, Pemda Kabupaten Garut Rilis Logo Baru

Rabu, 7 Februari 2024 - 13:07 WIB

Waspada Risiko Bencana, KPU Kota Tasikmalaya Siapkan Rumah Aman

Selasa, 6 Februari 2024 - 21:28 WIB

Presiden Jokowi Tetapkan 14 Februari Sebagai Hari Libur Nasional

Berita Terbaru