Resmi, Polda Jabar Runtuhkan Kekaisaran Sunda Empire

- Penulis

Selasa, 28 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Organisasi yang mengaku menguasai dunia yaitu Sunda Empire Earth Empire akhirnya resmi di runtuhkan oleh Polda Jabar, pada hari Selasa (28/01/2020) menyusul laporan dari politisi partai Demokrat Roy Suryo atas kasus penyebaran berita Hoax (Informasi tentang PBB). Ketiganya dijerat dengan pasal 14 dan 15 UU RI no 1 tahun 1946 dengan ancaman 10 tahun penjara.

Ketiga tersangka tersebut adalah, Nasri Bank alias NB, Ki ageng Rangga Sasana alias KARS dan Raden Ratna Ningrum (RRN).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Komisaris Besar Saptono Erlangga mengatakan, Sunda Empire diduga telah melakukan tindak pidana membuat onar dan berita bohong kepada publik.

Baca Juga :  PBNU dan PP Muhammadiyah Sepakat, Politik Identitas dapat Memecah Belah Masyarakat

“Ketiganya diketahui telah melakukan perbuatan pembohongan kepada publik dan membuat onar,” ujar Erlangga.

Terdapat juga beberapa laporan lain dari masyarakat Bandung, karena Sunda Empire dianggap mempermalukan Kota Bandung dan melecehkan budaya Sunda.

“Ketua majelis adat sunda melihat pemberitaan di televisi yang mana atas kejadian tersebut merasa adanya pencemaran nama baik orang Sunda dan melaporkan kepihak yang berwajib Kepolisian Polda Jawa Barat guna dilakukan penyelidikan/penyidikan lebih lanjut lanjut,” ungkapnya.

Baca Juga :  LBH Ansor Datangi Polres Tasikmalaya, Laporkan Ujaran Kebencian

Setelah melakukan penyelidikan akhirnya Polda Jabar menaikan status menjadi penyidikan. Sampai Selasa sore waktu setempat, Polda Jabar resmi menetapkan 3 tersangka yang disebut-sebut sebagai Petinggi atau Pimpinan dari Kerajaan Fiktif Sunda Empire tersebut.

Dalam gelar perkara, ketiganya di periksa secara terpisah, Ki Ageng Rangga Sasana tidak dihadirkan, lantaran masih menunggu pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Sedangkan sisanya didatangkan lengkap dengan menggunakan baju tahanan Polda Jabar.

Berita Terkait

Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024
Pengelola Media Berkumpul di Yogyakarta, Bahas Solusi Bisnis Media Masa Depan
Tabulasi Hilang, Bawaslu RI; Ini Jelas Masalah
Keterwakilan Perempuan dalam Pemilu Legislatif 2024 Kab. Garut
MUI Keluarkan Fatwa Tindakan Merusak Alam Hukumnya Haram
Presiden Jokowi Tetapkan 14 Februari Sebagai Hari Libur Nasional
Ketua KPU Diputuskan Langgar Etik Karena Pencalonan Gibran
Komitmen Para Capres di Bidang Kesehatan, Apa saja?
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Maret 2024 - 18:57 WIB

Pengelola Media Berkumpul di Yogyakarta, Bahas Solusi Bisnis Media Masa Depan

Jumat, 8 Maret 2024 - 22:18 WIB

Tabulasi Hilang, Bawaslu RI; Ini Jelas Masalah

Jumat, 8 Maret 2024 - 13:33 WIB

Keterwakilan Perempuan dalam Pemilu Legislatif 2024 Kab. Garut

Senin, 26 Februari 2024 - 15:48 WIB

MUI Keluarkan Fatwa Tindakan Merusak Alam Hukumnya Haram

Selasa, 6 Februari 2024 - 21:28 WIB

Presiden Jokowi Tetapkan 14 Februari Sebagai Hari Libur Nasional

Senin, 5 Februari 2024 - 17:29 WIB

Ketua KPU Diputuskan Langgar Etik Karena Pencalonan Gibran

Senin, 5 Februari 2024 - 11:35 WIB

Komitmen Para Capres di Bidang Kesehatan, Apa saja?

Sabtu, 3 Februari 2024 - 23:15 WIB

Panwascam Banyuresmi Siap Awasi Kampanye Terbuka, Kesiapan PKD dan PTPS jadi Prioritas

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB