PPKM Darurat Direvisi: Tempat Ibadah Tak Lagi Ditutup, Ini Detailnya

- Penulis

Minggu, 11 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sahrul/GentraPriangan

i

Foto: Sahrul/GentraPriangan

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merivisi aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat Jawa-Bali. Salah satu poinnya mengenai tempat ibadah keagamaan.

Sebelumnya, tempat ibadah selama PPKM darurat ditutup, sekarang hanya masyatakat tidak diperbolehkan mengadakan kegiatan keagamaan secara berjamaah.

“Tempat ibadah (masjid, mushola, gereja, pura, vihara dan klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah), tidak mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM darurat dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah,” tulis Inmedagri Nomor 19 Tahun 2021 pada diktum pertama yang diteken Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 9 Juli 2021.

Perubahan itu tercantum dalam intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa-Bali.

Baca Juga :  LBH Ansor Datangi Polres Tasikmalaya, Laporkan Ujaran Kebencian

Tak hanya itu, dalam aturan terbaru ini, pemerintah juga mengubah ketentuan terkait acara pernikahan. Selama PPKM Darurat acara atau resepsi pernikahan ditiadakan sementara.

Baca Juga :  93 Warga di Evakuasi Pasca Letusan Gunung Semeru

“Pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan selama penerapan PPKM Darurat,” lanjut bunyi aturan tersebut.

Berita Terkait

Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024
Pengelola Media Berkumpul di Yogyakarta, Bahas Solusi Bisnis Media Masa Depan
Tabulasi Hilang, Bawaslu RI; Ini Jelas Masalah
MUI Keluarkan Fatwa Tindakan Merusak Alam Hukumnya Haram
Presiden Jokowi Tetapkan 14 Februari Sebagai Hari Libur Nasional
Ketua KPU Diputuskan Langgar Etik Karena Pencalonan Gibran
Komitmen Para Capres di Bidang Kesehatan, Apa saja?
Apa itu Hilirisasi yang Digaungkan Cawapres Gibran?
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Maret 2024 - 18:57 WIB

Pengelola Media Berkumpul di Yogyakarta, Bahas Solusi Bisnis Media Masa Depan

Jumat, 8 Maret 2024 - 22:18 WIB

Tabulasi Hilang, Bawaslu RI; Ini Jelas Masalah

Senin, 26 Februari 2024 - 15:48 WIB

MUI Keluarkan Fatwa Tindakan Merusak Alam Hukumnya Haram

Selasa, 6 Februari 2024 - 21:28 WIB

Presiden Jokowi Tetapkan 14 Februari Sebagai Hari Libur Nasional

Senin, 5 Februari 2024 - 17:29 WIB

Ketua KPU Diputuskan Langgar Etik Karena Pencalonan Gibran

Senin, 5 Februari 2024 - 11:35 WIB

Komitmen Para Capres di Bidang Kesehatan, Apa saja?

Kamis, 25 Januari 2024 - 19:56 WIB

Apa itu Hilirisasi yang Digaungkan Cawapres Gibran?

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:49 WIB

Communication Week 2023: Platform Ideal Untuk Membawa Perubahan Yang Positiff

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB