Poster Bernuansa Seksis Saat Demo Dapat Sorotan SEMMI Garut

- Penulis

Selasa, 12 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poster bernuansa seksisme saat demo di depan Kantor DPRD Kabupaten Garut, Senin, (11/4/2022)

i

Poster bernuansa seksisme saat demo di depan Kantor DPRD Kabupaten Garut, Senin, (11/4/2022)

Garut – Beredar foto mahasiswa yang melakukan aksi demo di depan Kantor DPRD Kabupaten Garut untuk menuntut harga bahan pokok murah dan menolak perpanjangan masa jabatan tiga periode membawa sebuah cuitan yang berisi seksisme ramai dikalangan masyarakat lokal maupun nasional.

Dalam cuitan “lebih baik bercinta 3 ronde daripada harus 3 periode” dinilai tidak menghargai perjuangan yang memperjuangkan RUU TPKS.

Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kabupaten Garut, Fathan NM menilai hal itu merendahkan martabat perempuan.

Dalam aksi yang dilakukan Senin (11/4/2022) kemarin, Fathan Nur Muhajir tidak menolak aksi yang dilakukan mahasiswa dan justru mendukung karena itu hak progratif setiap warga nengara menyampaikan aspirasi namun harus dengan cara cara yang baik.

“Terutama tidak melakukan seksism yang mana tidak merendahkan harkat martabat perempuan. Pada dasarnya aktifis sekarang sedang konsen dalam memperjuangkan UU TPKS,” ujarnya, Selasa (12/4/2022).

Baca Juga :  Gelar Rapat Koordinasi Internal, Panwaslu Kecamatan Cibiuk Fokuskan pada Pengawasan Tahapan Logistik Pemilu 2024

Dalam aksi kemarin, Fathan sangat mendukung aksi yang dilakukan mahasiswa sebagai bentuk aspirasi namun ia juga menilai aksi yang dilakukan mahasiswa saat ini kurang dalam kematangan materi yang dikaji serta kurang tersosialisasikan ke perserta aksi terkait apa aja tuntutan yang harus disampaikan.

“Kalau dilakukan aksi tuntutan masalahnya kajiannya belum mendalam. Seperti hal-hal yang sudah terpecahkan malah dibahas kembali, masalah 3 periode tadi, masalah 3 periode sudah selesai, presiden jokowi sudah menetapkan timeline pemilu mau apa lagi,” tambahnya.

Fathan berharap, kedepan khususnya mahasiswa sebagai agen of change bisa lebih mendalami materi yang memang bersangkut paut terhadap masyarakat kecil dan bisa menyampaikan aspirasi masyarakat kecil dan bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil.

Menurutnya, Salahsatunya hari ini yang lebih urgent adalah perlindungan terhadap kekerasan seksual apalagi sekarang kekerasan seksual sudah merambah ke kampus, jika tidak ada perlindunngan khusus dan perlakuan khusus selama itu juga wanita tidak aman.

Baca Juga :  Mantan Wali Kota Tasikmalaya Divonis Satu Tahun Penjara

“Harus dipahami bahwa dalam seksism bukan hanya pelecehan verbal bahkan siulan juga bentuk pelecehan, begitupun dengan kata kata yang digunakan dan ditempel pada aksi masa yang dilakukan kemarin,” tuturnya.

“Tujuan aksi masa itu adalah menyampaikan pesan yang harus tersampaikan suapaya terpahamkan apa yang disampaikan,” lanjutnya.

Saya sangat mendukung aksi masa yang dilakukan kawan-kawan mahasiswa, karena itu bagian dari demokrasi yang dilindungi undang-undang dasar pasal 28 E. bahkan poster tersebutpun tidak salah namun tidak bisa dibenarkan juga, dengan dalih analogi bahkan asonasi atau apapun itu, karena seksisme adalah salah satu bentuk pelecehan seksual terhadap perempuan.

“Ini membuktikan kurangnya pemahaman masyarakat bahkan mahasiswa terhadap isu seksual.” pungkasnya

Berita Terkait

Tabulasi Hilang, Bawaslu RI; Ini Jelas Masalah
Keterwakilan Perempuan dalam Pemilu Legislatif 2024 Kab. Garut
Panwascam Banyuresmi Siap Awasi Kampanye Terbuka, Kesiapan PKD dan PTPS jadi Prioritas
Partisipasi Generasi Muda dalam Terciptanya Pemilu Demokratis
Penanganan Kejahatan Asusila Pada Anak di Bawah Umur
Didatangi Semua Capres, Pimpinan Ponpes Cipasung Pilih Ganjar-Mahfud
Selain Imbau Peserta Pemilu Taati Aturan Masa Kampanye, Panwas Cibiuk Perkuat Sinergitas Antar Lembaga
Keberhasilan Pemilihan Umum dan Peranan Strategis Desa sebagai Mitra Penggerak
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Maret 2024 - 22:18 WIB

Tabulasi Hilang, Bawaslu RI; Ini Jelas Masalah

Jumat, 8 Maret 2024 - 13:33 WIB

Keterwakilan Perempuan dalam Pemilu Legislatif 2024 Kab. Garut

Sabtu, 3 Februari 2024 - 23:15 WIB

Panwascam Banyuresmi Siap Awasi Kampanye Terbuka, Kesiapan PKD dan PTPS jadi Prioritas

Kamis, 7 Desember 2023 - 14:09 WIB

Partisipasi Generasi Muda dalam Terciptanya Pemilu Demokratis

Rabu, 6 Desember 2023 - 21:43 WIB

Penanganan Kejahatan Asusila Pada Anak di Bawah Umur

Rabu, 6 Desember 2023 - 00:17 WIB

Didatangi Semua Capres, Pimpinan Ponpes Cipasung Pilih Ganjar-Mahfud

Rabu, 29 November 2023 - 14:40 WIB

Selain Imbau Peserta Pemilu Taati Aturan Masa Kampanye, Panwas Cibiuk Perkuat Sinergitas Antar Lembaga

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 20:48 WIB

Keberhasilan Pemilihan Umum dan Peranan Strategis Desa sebagai Mitra Penggerak

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB