Home / Pendidikan / Tasikmalaya

Senin, 15 Februari 2021 - 16:36 WIB

PMII STISIP Tasikmalaya Gelar Sekolah Politik

Gentra Priangan - 

i

Tasikmalaya – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (STISIP) Tasikmalaya menyelenggarakan Sekolah Politik di Gedung Graha Pemuda KNPI Kota Tasikmalaya Jl Lingkar Dadaha Nagarawangi, Kec.Cihideung, Sabtu (13/2/2021)

Sekolah politik ini bertujuan memperluas pengalaman, penghayatan, serta wawasan para Anggota/Kader terhadap masalah atau isu yang bersifat politikdan meningkatkan budaya, serta pengetahuan politik sesuat peraturan hokum yang ada.

Ketua pelaksana, Ramdan M mengatakan, kegiatan ini bertjuan untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dalam politik

‘’Diadakannya sekolah politik ini tentunya untuk meningkatkan partisipasi generasi muda, khususnya kader pmii di Kota Tasikmalaya untuk membetuk sikap yang mendukung system politik, serta mampu menyadarkan individu sebagai partisipan politik,” katanya.

Kegitan ini baru pertama kali di laksanakan oleh komisariat STISIP. Setiap peserta di harapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan penyadaran dalam system politik yang berlandaskan pancasila serta UUD 1945. Politik ini akan melekat kepada setiap diri manusia yang ada di dunia ini, apalagi kita sebagai warga pergerakan, harus mampu memahami poltik dengan ilmunya.

Baca Juga  Bisnis Ikan Cupang Meroket di Tengah Pandemi

Sementara itu, Heru ketua PK PMII STISIP Heru menyampaikan, berbicara politik bukan hanya bagaimana cara mendapatkan kekuasaaan atau mempertahankan keuasaan itu.

“Bahkan bicara politik ini tidak hanya di momen-momen pemilihan saja, melainkan bagaimana tatanan sosial ini di atur, kemudian aturan aturan yang ada di dunia ini adalah hasil proses politik,” ujarnya.

Memang tidak harus semua orang ikut terlibat dalam gerak politik, tapi setidaknya kita harus faham dan mengetahui ilmu dasar politik agar kita tidak tergiring ke dalam isu buruk dari politik itu sendiri.

Baca Juga  Gelar Mapaba, Kader PMII Harus Kuasai Teknologi

“Walapun kita tidak masuk ke dalam politik, tetapi kita harus bisa menjadi partisipan yang cerdas dan dan ikut berkontribusi dalam pelaksanaan politik demokrasi. Karena seseorang yang paling rugi, ialah orang yang buta politik,” unkapnya.

Ketua PC PMII Kota Tasikmalaya Pipin Hidayat dalam sambutanya menyampaikan, bahwa politik ini tidak bisa lepas dari ilmu hukumdan ilmu teknologi serta ilmu lainnya yang kemudian kita sebagai kaum mileneal sekaligus warga pergerakan harus lebih peka terhadap realita sosial Negara hari.

“Dan mampu merumuskan ilmu politik ini dengan baik, karena semua itu suci, termasuk ilmu politik. tetapi bagaimana caranya kita harus mamu memahami setiap persoalan dan menyusun ilmu itu sendiri,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Siswa Mulai Jenuh, Disdik Jabar Akan Gabungkan Pola Belajar Daring dan Tatap Muka

Berita

Awas! Papan Reklame di Jalur Tenjowaringin, Tasikmalaya Hampir Runtuh

Sosial

Tanggap Pandemi, Alumni SDN Sukasenang Bagi-Bagi Sembako

Berita

Di Awal Tahun, Ribuan Orang Kampanyekan Tasikmalaya Bebas Sampah

Pendidikan

Jawab Tantangan Zaman, PMII IAIC Gelar PKD

Berita

Gandeng Pemuda NU Tasikmalaya, Kemenpora Perkuat Literasi Pranikah

Berita

Kunjungi Bale Adat, Bupati Tasik: InsyaAllah Kami Bantu Pelestarian Budaya AKUR Sunda Wiwitan

Berita

Perkuat Toleransi, Gusdurian Tasik Adakan Roadshow