Home / Politik & Hukum

Rabu, 7 April 2021 - 05:54 WIB

PGM Kota Tasikmalaya Tagih Janji Ridwan-Uu Untuk Mensejahterakan Guru Madrasah

Gentra Priangan - 

DPD PGM Kota Tasikmalaya

i

DPD PGM Kota Tasikmalaya

Tasikmalaya – Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Guru Madrasah (DPD PGM) Kota Tasikmalaya mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat untuk merealisasikan janji kampanyenya, yaitu akan mensejahterakan guru-guru madrasah melalui pemberian insentif.

“Sudah lama tidak ada kabar, tiba-tiba pada akhir tahun 2020 pernah dilakukan pendataan untuk melengkapi persyaratan penerima bantuan untuk insentif guru, tapi saat ini belum ada kejelasan apapun terkait alokasi anggaran untuk insentif guru madrasah,” kata ketua DPD PGM Kota Tasikmalaya Asep Rizal Asyari, Selasa, (6/4/2021).

Baca Juga  Penambangan Pasir Merusak Alam, Anton Charliyan: Hormati Galunggung Sebagai Kabuyutan

“Kami meminta penjelasan kembali kepada Gubenur terkait realisasi janjinya untuk mensejahterakan guru-guru madrasah, terlebih kepemimpinan RK-UU ini tinggal beberapa tahun lagi,” lanjutnya.

Selain itu, DPD PGM melihat pemerintah menunjukan ketidaksiapan terkait bantuan subsidi upah dari dampak covid-19 yang terindikasi ganda dengan bantuan lainnya, diantaranya UMKM, pra kerja.

“Sehingga guru-guru kami terdapat keresahan yang luar biasa, khawatir setelah terindifikasi, justru mereka malah akan mengembalikan lagi kas negara, jika praduga itu benar artinya pemerintah menunjukan ketidaksiapan data yang disajikan kepada para guru, siapa yang layak dan tidak seharusnya dilakukan identifikasi data melalui NIK,” ujarnya.

Baca Juga  Bersama Lawan Kekerasan Seksual, The Body Shop Indonesia Gelar Webinar Educational

Asep menambahkan, jika nantinya para guru terindikasi ganda di data, jangan salahkan mereka, karena di system yang diterima oleh guru semuanya layak menerima.

“Bahkan yang paling khawatir lagi, mereka para operator tidak mendapatkan BSU dari pemerintah, padahal kerja mereka sama dan memiliki dampak covid-19

Share :

Baca Juga

Politik & Hukum

Pemuda Pancasila Dukung Pasangan WANI di Pilbup Tasikmalaya

Garut

Ingin Jagoannya Menang, Seorang Warga Ancam Pemilih Pilkades di Garut Pakai Golok

Garut

Anggota DPRD Garut Resmi di Lantik

Peristiwa

FBTI Kecam Penyegelan Bakal Makam Sesepuh Sunda Wiwitan

Garut

PMII Kecam Penutupan Paksa Masjid Ahmadiyah Oleh Bupati Garut

Peristiwa

Melawan Fenomena Pelecehan Seksual di Ruang Publik

Politik & Hukum

Pertama di Indonesia, Kabupaten Tasikmalaya Miliki Kampung Demokrasi

Politik & Hukum

Sejumlah Tokoh Ingatkan Bahaya Penggunaan SARA dalam Pilkada Tasikmalaya