Home / Garut / Milenial

Selasa, 25 Oktober 2022 - 13:17 WIB

Perkuat Literasi untuk Menerangi Anak Muda dari Bahaya Narkoba

Gentra Priangan - 

Duta Anti Narkoba Kabupaten Garut, Diani Rahmawati

i

Duta Anti Narkoba Kabupaten Garut, Diani Rahmawati

Garut – Kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Garut terbilang masih tinggi, apalagi para penggunanya kebanyakan dari kalangan anak muda yang merupakan generasi penerus.

Duta Anti Narkoba Kabupaten Garut, Diani Rahmawati mengatakan, bahwa penyebab banyaknya anak muda yang terpengaruh narkoba adalah karena pergaulan bebas.

“Akibat dari bebasnya pergaulan dan kurangnya perhatian serta kasih sayang dari keluarganya sendiri,” kata Diani kepada gentrapriangan.com Selasa (25/10/2022).

Ia menerangkan, ketika seorang anak tidak pernah mendapatkan perhatian dari kedua orang tuanya, maka anak tersebut akan mencari perhatian dari orang lain.

“Yang paling utama penyebabnya karena pergaulan, jauh dari keluarga, jauh dari perhatian keluarga, kasih sayang keluarganya. Karena pendidikan dan perhatian yang sebenarnya adalah dari dalam keluarga kita sendiri,” ujarnya.

“Nah dia akan bergaul dengan siapapun yang tidak tahu, apakah dia akan membawa kepada kebaikan atau keburukan. Kebanyakan dari masalah depresi larinya kesitu atau dibujuk temannya supaya nyobain narkoba,” lanjutnya.

Baca Juga :  Objek Wisata Situ Bagendit Berpotensi Hasilkan PAD Rp5 Miliar per Tahun

Selain kurangnya perhatian dari orang terdekat, kurangnya literasi menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya penyalahgunaan narkoba.

“Ada kasus seorang ibu di Kabupaten Garut yang menjual sejenis (obat-obatan) berbentuk tablet, dia menjual secara bebas dan itu ternyata narkoba. Alasannya karena dia mencari pendapatan. Dan ada juga anak SD yang menjadi korban narkoba dari jajanan yang ada di sekolah contohnya permen,” ungkapnya.

Narkoba sendiri sebenarnya dibutuhkan dalam kehidupan sebagai obat bius untuk operasi contohnya. Namun itu juga sesuai dengan takaran atau kadar zat yang dibutuhkan.

“Maka dikatakan bukan bahaya narkoba atau larangan narkoba melainkan bahayanya penyalahgunaan narkoba. Sehingga harus adanya sosialisasi dan sharing ilmu terkait bahayanya narkoba agar tidak terjerumus pada hal-hal terlarang,” tuturnya.

Baca Juga :  Banyak Warga Dicatut Jadi Anggota Parpol, Netfid Garut Pertanyakan Ketegasan Penyelenggara Pemilu

Sementara itu, Bupati Garut Rudy Gunawan mengungkapkan, ada dua hal yang menjadi perhatian baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, yakni berkaitan dengan kemiskinan yang berakibat terhadap stunting dan juga masalah narkotika.

Bupati Garut mengatakan jika narkoba saat ini dalam kondisi gawat darurat, sehingga ia berharap seluruh pihak bisa bersama-sama melakukan pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Sehingga saya mohon untuk bisa menjadi bagian dalam rangka bagaimana narkotika ini menjadi bagian dari musuh bersama dan harus dilakukan pencegahan yang lebih tersusun secara terstruktur, masif, terukur, dan berhasil,” katanya.

Share :

Baca Juga

Berita

Krisis Air, Pemdes Kertajaya Tagih Janji Pemkab

Berita

Resmi Dilantik, PD DMI Garut Siap Besinergi Dengan Semua Pihak

Garut

Rumpon Ikan Bakal Jadi Daya Tarik Baru di Wisata Situ Bagendit

Garut

PMII Kecam Penutupan Paksa Masjid Ahmadiyah Oleh Bupati Garut

Bekasi

Meski Tidak Mencapai Target 10 Besar, Bupati Tetap Apresiasi Tinggi Para Atlet Kabupaten Garut

Berita

Tenaga Kebudayaan di Garut Ikuti Kegiatan Seminar Sosialisasi Dalam Menjalankan Aktivitasnya

Milenial

Awasi Isi Siaran, KPID Jabar Minta Mahasiswa Terlibat Aktif

Berita

Angin Puting Beliung Melanda Garut, Sejumlah Bangunan Rusak