Perjalanan Dengkul Ketemu Dada, Terbayar Dengan Keindahan Curug Cinila

- Penulis

Senin, 1 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya – Tasikmalaya tenyata mempunyai sebuah curug (air terjun) tersembunyi di bawah kaki Gunung Galunggung. curug tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Curug Cinila yang berada di Cingaloma, Cigalontang, Sukaharja, Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya.

Di sana juga anda akan menemukan manusia baja dari Paguyuban Cinila yang nekat belah tebing dinding Gunung Galunggung untuk membuat saluran irigasi sepanjang 6 km dengan bermodalkan linggis dan cangkul sambil bergelayut pada seutas tali plastik untuk mengairi desa mereka dan sawah seluas 200 hektar lebih, yang mereka kerjakan setiap hari Kamis.

Curug Cinila adalah curug yang mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi, bagaimana tidak untuk sampai ke sana kita memerlukan waktu sekitar 2 jam dengan berjalan kaki .

Baca Juga :  Banjir di Tasikmalaya, Dimana Peran Pemerintah

Pada awalnya kita bisa menggunakan kendaraan roda maupun roda empat. Dari alun-alun Singaparna kita ambil ke arah Sariwangi, terus mengikuti jalan utama hingga sampai simpang jalan ke arah Cidugaleun . Di simpang tersebut apabila lurus ke arah malaganti sedangkan belok kiri ke arah Cidugaleun. Kondisi aspal mulus sampai jembatan yang baru diresmikan tahun 2016, setelah melewati dua perkampungan akhirnya kita sampai di jalan masuk menuju Cingaloma.

Nah, setelah sampai di sana kita harus merelakan  untuk menyimpan kendaraan kita, karena untuk sampai ke curug kita harus berjalan kaki, yang kita sebut ‘perjalanan dengkul ketemu dada’. Karena perjalanan menuju curug memang panjang, berliku, menanjak dan menurun dengan kemiringan yang cukup terjal. Jalan sempit ditambah licin yang hanya dapat dilalui satu orang saja dipinggir jurang menjadi kesan tersendiri.

Baca Juga :  Pemerintah Memasang A-jack Breakwater Di Pantai Barat Pangandaran

Dalam perjalanan kita akan disuguhi hamparan sawah yang luas, dan menyeberangi sungai yang jernih melewati jembatan bambu yang cukup apik dibangun. Selain itu juga akan melewati kebun, tegalan, hingga semak belukar.

Situasi alam yang masih alami dan belum banyaknya wisatawan  menjadi daya tarik tersendiri.  Setelah melewati perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan akhirnya terbayar sudah dengan keindahan Curug Cinila.

Berita Terkait

Mancing di Situ Bagendit: Antara Hiburan dan Mata Pencaharian
5 Wisata Priangan yang Memiliki Kisah Legenda
Mengenal Keistimewaan Albino di Situs Kabuyutan Ciburuy
Wisata Pantai Selatan Sukabumi Masih Dipadati Pengunjung
Objek Wisata Situ Bagendit Dipadati Ribuan Pengunjung pada Libur Lebaran 2023
Pantai Sayangheulang Pameungpeuk Dipadati Pengunjung
Objek Wisata Pantai Garut Siap Dikunjungi Wisatawan Pada Libur Lebaran 2023
Masjid Ramah Gen ZI Hadir di Surabaya
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Januari 2024 - 16:17 WIB

Mancing di Situ Bagendit: Antara Hiburan dan Mata Pencaharian

Rabu, 7 Juni 2023 - 14:04 WIB

5 Wisata Priangan yang Memiliki Kisah Legenda

Jumat, 5 Mei 2023 - 13:04 WIB

Mengenal Keistimewaan Albino di Situs Kabuyutan Ciburuy

Sabtu, 29 April 2023 - 14:39 WIB

Wisata Pantai Selatan Sukabumi Masih Dipadati Pengunjung

Selasa, 25 April 2023 - 18:31 WIB

Objek Wisata Situ Bagendit Dipadati Ribuan Pengunjung pada Libur Lebaran 2023

Selasa, 25 April 2023 - 09:23 WIB

Pantai Sayangheulang Pameungpeuk Dipadati Pengunjung

Minggu, 16 April 2023 - 21:08 WIB

Objek Wisata Pantai Garut Siap Dikunjungi Wisatawan Pada Libur Lebaran 2023

Kamis, 13 April 2023 - 10:50 WIB

Masjid Ramah Gen ZI Hadir di Surabaya

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB