Peresmian Penggilingan Padi Taruna Tani Winaya Mukti Diharapkan Tingkatkan Perekonomian Warga

- Penulis

Sabtu, 5 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya – Kelompok Taruna Tani Winaya Mukti menggelar peresmian penggilingan padi bertempat di Kampung Margasari, Desa Margalaksana, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu, (05/09/2020).

Pengoperasian penggilingan padi ini diresmikan langsung oleh anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya bersama perwakilan dari Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian Tasikmalaya.

Anggota DPRD Kab. Tasikmalaya, Dani Fardian mengapresiasi keterlibatan pemuda dalam bidang pertanian, menurutnya salah satu permasalahan pertanian saat ini adalah minimnya SDM muda.

“Salah satu permasalahan di bidang pertanian saat ini adalah sumber daya manusia dan kurangnya keterlibatan pemuda dan pemudinya,” katanya saat ditemui dilokasi, Sabtu, (5/9/2020).

Baca Juga :  Jabar Perkuat Sinergi sebagai Provinsi Berbudaya Tangguh Bencana

Dani berharap, dengan diresmikannya penggilingan padi ini, diharapkan mampu meningkatkan kualitas padi dan perekonomian masyarakat.

“Semoga penggilingan padi bantuan dari Kementerian Pertanian dapat memberikan manfaat bagi kelompok Taruna Tani dan bisa membantu masyarakat meringankan biaya kos pengilangan padi dan diharapkan meningkatkan perekonomian masyarakat,” harapnya.

Ketua Kelompok Taruna Tani Winaya Mukti, Uus Supendi menyampaikan, kegiatan Taruna Tani ini diharapkan dapat memajukan serta menggali potensi yang ada khususnya dibidang pertanian.

“Kegiatan taruna tani ini di harapkan dapat memajukan serta menggali potensi yang ada khususnya di bidang pertanian sehingga dapat menjadi ujung tombak untuk meningkatkanya perekonomian khususnya di desa margalaksana, kecamatan salawu, kabupaten tasikmalaya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Teja Paku Alam Dipastikan Absen Lawan Persija

Sementara itu, Fungsional Pengawas Alsintan Kementerian Pertanian, Opik Ahmad Ropik menjelaskan, bahwa yang mendapatkan bantuan dari Kementrian Pertanian ataupun dinas harus sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan dan di Jawa Barat hanya ada 2 wilayah, yaitu Kabupaten Subang dan Tasikmalaya.

“Tasikmalaya merupakan kabupaten sebagai kontributor produsen beras di jawa barat, sehingga hal tersebut menjadi prioritas dan kriteria jika ada bantuan dari dinas,” tandasnya.

Berita Terkait

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis
Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya
Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru
Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan
Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan
Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024
Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang
Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Mei 2024 - 18:21 WIB

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis

Rabu, 1 Mei 2024 - 00:40 WIB

Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya

Minggu, 21 April 2024 - 16:40 WIB

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 31 Maret 2024 - 22:28 WIB

Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:10 WIB

Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:55 WIB

Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:42 WIB

Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut

Minggu, 10 Maret 2024 - 13:51 WIB

Beras Lokal Garut Meroket Jelang Ramadan

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB