Pengobatan Gratis Homeopati Digelar di Tasikmalaya

- Penulis

Senin, 12 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengobatan gratis dalam rangka Milad Yayasan Asy-Syuhada di Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Minggu (11/9/2022) - foto: Jihan/GentraPriangan

i

Pengobatan gratis dalam rangka Milad Yayasan Asy-Syuhada di Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Minggu (11/9/2022) - foto: Jihan/GentraPriangan

Tasikmalaya – Tim Pegiat Pengobatan Homeopati Tasikmalaya (PPHT) bekerja sama dengan Pondok Pesantren Asy-Syuhada menggelar pengobatan Homeopathy gratis di Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, pada Minggu (11/9/2022).

Kegiatan tersebut diselenggarakan bertepatan dengan milad Yayasan Asy-Syuhada yang mengusung motto ‘Askar Bumi, Sosial Humanity’.

Hadir dalam membantu menyukseskan pengobatan itu, antara lain 25 relawan PPHT yang masing masing telah bertugas sesuai tupoksinya mulai dari pendaptaran, petugas tensi, pendiagnosa yg terdiri dari Dokter, Tenaga medis, Homeophat, tim peracik obat dan tim penjelasan. Serta dibantu OSIS dan panitia milad dari Pesantren Asy-Syuhada.

Pengobatan gratis tersebut seakan menjadi angin segar ditengah situasi sulit pasca-pandemi dan kenaikan harga pangan. Terbukti ketika relawan tiba di lokasi, sekitar 20-an warga sudah menunggu dengan penuh antusias. Ada yang duduk, ada pula yang memilih berdiri. Padahal pembukaan kegiatan dan sosialisasi mengenai obat Homeopathy belum dimulai.

Baca Juga :  Perkuat Toleransi, Gusdurian Tasik Adakan Roadshow

Antusiasme warga itu juga diakui Nanang Ahmad Hidayat selaku Ketua Pelaksana Pengobatan Homeopati Tasikmalaya. Dia menyebut antusiasme itu diharapkan membuat obat Homeopathy menjadi lebih ‘memasyarakat’ di kalangan warga Mangkubumi, serta daerah-daerah lain di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.

“Mudah-mudahan berguna bagi masyarakat dan bisa merambat ke daerah-daerah lain, bukan hanya di Mangkubumi saja,” katanya.

“Dan mudah-mudahan (ke depannya) pengobatan Homeopathy menjadi salahsatu solusi pengobatan alternatip yang dapat dinikmati untuk seluruh masyarakat,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Pelaksana Milad Pesantren Asy-Syuhada Habib Kosim Nur Wahab menceritakan awal perkenalannya dengan Homeopati. Adalah melalui keikutsertaannya dalam Forum Bhinneka Tunggal Ika (FBTI) Tasikmalaya, sebuah forum yang menaungi komunitas lintas agama dan kepercayaan.

“Dari sana, saya berinteraksi dengan Jemaat Ahmadiyah dan mengenal Homeopati. Lalu setelah menjalin beberapa kali silaturahmi, akhirnya saya mengajak kerja sama mengadakan kegiatan pengobatan,” paparnya.

Baca Juga :  Kedai Kopi Wangunraja, Rasakan Sensasi Menyeruput Kopi di Tepi Hutan Pinus

Habib menyebut pengobatan ini merupakan kegiatan pengobatan pertama yang terlaksana di Kelurahan Karikil. Sebelumnya, belum pernah ada kegiatan sosial seperti itu.

Siti Sahidah (31) adalah salah satu yang menerima manfaat pengobatan Homeopati. Siti mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan tersebut.

“Pengobatan ini sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi saya. Semoga pengobatan seperti ini nantinya diselenggarakan (kembali),” pungkas Siti.

Herisdiana, penanggung jawab PPHT yang sekaligus ketua DPD JAI Tasikmalaya yg ikut memantau kegiatan tersebut mengatakan sangat berterimakasih kepada seluruh tim relawan PPHT yang telah berkhidmat menyukseskan acara baksos tersebut dan juga berterimakasih kepada pengurus Yayasan Ponpes As Syuhada yang telah menjadi tuan rumah dan penggagas dalam pelaksanaan pengobatan homeophati tersebut dan mudah mudahan bermanfaat bagi masyarakat.

Menurut catatan panitia jumlah pasien dalam baksos tersebut sebanyak 113 orang.

Berita Terkait

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus
Tiga Orang Pengedar Uang Palsu diciduk Polisi di Tasikmalaya
Puluhan Orang di Tasikmalaya Peringati 14 Tahun Haul Gusdur
Penertiban APK yang Bahayakan Warga Tasikmalaya
Tari Sulintang, Tarian Khas dengan Iringan Bambu
Tari Topeng Ciawi, Seni Tari yang Perlu Dilestarikan
Ratusan Ajengan Lembur Dukung Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024
Talent Mapping; Kemuslimahan KAMMI Fasilitasi Perempuan Gali Potensi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:49 WIB

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:48 WIB

PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:52 WIB

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus

Kamis, 8 Februari 2024 - 21:04 WIB

Disambut 20 Ribu Santri dan Masyarakat Garut, Ganjar Sampaikan Komitmen Terhadap Guru Ngaji

Kamis, 8 Februari 2024 - 18:11 WIB

Keluarga Besar Persis Deklarasikan Dukung Anies Muhaimin di Garut

Rabu, 7 Februari 2024 - 19:46 WIB

Peringati Hari Jadi Garut, Pemda Kabupaten Garut Rilis Logo Baru

Rabu, 7 Februari 2024 - 13:07 WIB

Waspada Risiko Bencana, KPU Kota Tasikmalaya Siapkan Rumah Aman

Selasa, 6 Februari 2024 - 21:28 WIB

Presiden Jokowi Tetapkan 14 Februari Sebagai Hari Libur Nasional

Berita Terbaru