Penertiban APK yang Bahayakan Warga Tasikmalaya

- Penulis

Senin, 22 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) oleh Bawaslu dan Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya yang membayakan masyarakat (Foto/Antara)

i

Penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) oleh Bawaslu dan Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya yang membayakan masyarakat (Foto/Antara)

Tasikmalaya – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) masyarakat akan dihadirkan dengan pemandangan berjejernya baligo, spanduk, dan Alat Peraga Kampanye (APK) yang memenuhi sisi jalan. Pada masa kampanye, penerapan apk seringkali melanggar aturan. Selain mengganggu estetika, penerapan APK yang tidak sesuai aturan dapat membahayakan keselamatan warga.

Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) kabupaten Tasikmalaya bersama Satuan Polisi Pamong Praja setempat, menggelar operasi pembongkaran Alat Peraga Kampanye yang melanggar aturan dan dapat membahayakan masyarakat. Kedua lembaga yang berwenang tesebut terjun ke lapangan untuk menertibkan APK yang mengganggu nilai estetika yang terdapat pada Perda Keindahan.

Baca Juga :  Banyak Warga Dicatut Jadi Anggota Parpol, Netfid Garut Pertanyakan Ketegasan Penyelenggara Pemilu

“APK yang dipasang melintang di atas jalan atau yang dipasang mengganggu penglihatan pengendara, maka itu kita tertibkan,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Djuanda, dikutip dari Antara (20/01/2024).

Dodi mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan untuk meninjau penerapan APK yang terpasang di ruang publik. Apabila terdapat APK yang tidak sesuai aturan maka akan ditertibkan.

Menurutnya, petugas di lapangan cukup kesulitan saat proses pembongkaran APK. Para petugas bahkan melakukan pembongkaran dengan cara memanjat ataupun dengan menaiki mobil  patroli agar bisa merapihkan APK yang terpasang semabarangan.

Baca Juga :  Rumah UKM IKM 21 Garut Dukung Perkembangan UMKM Garut

“Semua APK yang melanggar kita tertibkan, baik itu caleg DPRD dan DPR RI, DPD, hingga capres,” katanya.

Menurut Dodi, penerapan APK selama ini banyak dikeluhkan dan dilaporkan masyarakat karena pemasangannya mengganggu keindahan, dan membahayakan pengguna jalan.

 

Berita Terkait

Akses Jalan Singaparna Menuju Cigalontang Putus Akibat Banjir
Citimall Garut Perkenalkan Tenant Nasional Baru, KKV Siap Manjakan Pengunjung
Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis
Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya
Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru
Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan
Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan
Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:42 WIB

Akses Jalan Singaparna Menuju Cigalontang Putus Akibat Banjir

Jumat, 7 Juni 2024 - 16:39 WIB

Citimall Garut Perkenalkan Tenant Nasional Baru, KKV Siap Manjakan Pengunjung

Jumat, 3 Mei 2024 - 18:21 WIB

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis

Rabu, 1 Mei 2024 - 00:40 WIB

Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya

Minggu, 21 April 2024 - 16:40 WIB

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:10 WIB

Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan

Minggu, 10 Maret 2024 - 20:10 WIB

Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:55 WIB

Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB