Home / Bandung / Berita

Sabtu, 6 Februari 2021 - 16:28 WIB

Pemprov Jabar Percepat Pemulihan Ekonomi

Gentra Priangan - 

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (ist)

i

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (ist)

Bandung – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus mempercepat pemulihan ekonomi daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang terpukul karena pandemi COVID-19.

Hal itu dikatakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR RI ke Provinsi Jabar di Gedung Keuangan Negara, Kota Bandung, Jumat (5/2/2021).

“Karena tumbuhnya ekonomi itu pada dasarnya ada empat sumber, yaitu daya beli, investasi, ekspor, dan government spending,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

Menurut Kang Emil, empat sumber pertumbuhan ekonomi tersebut memiliki kontribusi yang berbeda. Misalnya daya beli. Jika daya beli kalangan menengah atas meningkat, pendapatan masyarakat bisa merata.

“Saya berpesan agar masyarakat menengah ke atas untuk belanja, makanya saya lagi bikin tagline belanja adalah bela negara, minggu depan saya akan bikin surat edaran supaya PNS belanja ke UKM,” ucapnya.

Baca Juga  IPNU Tasikmalaya Fokus Untuk Pemulihan Psikis Santri Korban Aksi yang Berujung Ricuh

Kang Emil melaporkan, ekspor Provinsi Jabar masih tinggi kendati dalam situasi pandemi COVID-19. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar, secara kumulatif, nilai ekspor Jabar Januari-November 2020 mencapai USD23,92 miliar.

“Kami menjadi provinsi juara tumbuh sekitar 16 persen ekspor kami, disusul provinsi Jatim dan Kepulauan Riau. Alhamdulillah masih juara,” katanya.

Selain ekspor, Pemda Provinsi Jabar melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) berhasil meraup kurang lebih Rp120 triliun dari beberapa perusahaan yang berinvestasi di Jabar khususnya di wilayah Metropolitan Rebana.

Baca Juga  Pemerintah Berencana Akan Reaktivasi Jalur Kereta di Jawa Barat

“Kami disukai investor karena infrastrukturnya baik dan masyarakat yang produktivitasnya tinggi ada skornya kami ini tertinggi di Indonesia kalau di Asean bisa setara dengan Vietnam,” ucap kang Emil.

Kang Emil berujar bahwa Pemda Provinsi Jabar menerapkan strategi pengeluaran pemerintah (government spending). Nantinya ekonomi di Jabar akan berputar dan mendorong kegiatan investasi, konsumsi serta fiskal daerah atau nasional.

“Saya telah mengimbau semua daerah mulai Januari-Februari untuk menerapkan government spending agar laju ekonomi bisa bergerak secara merata,” harapnya.

“Nah, itu merupakan strategi ekonomi di Jabar. Alhamdulillah dengan berbagai upaya termasuk PEN kita tertolong bisa melanjutkan proyek-proyek padat karya kami termasuk ketahanan pangan,” tambahnya. (hjb/red)

Share :

Baca Juga

Berita

Polres dan Dinas Kesehatan Berikan Vaksin Kepada Ribuan Santri di Tasikmalaya

Berita

Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Pajajaran Bogor, Pengendara Motor Terpental

Berita

Akibat Kemarau Panjang, 6 Rumah di Salawu Mengalami Pergeseran Tanah

Garut

Refleksi Hari Tani, PC IPNU Garut Soroti Minimnya Pelajar Untuk Bertani

Berita

Wakil Bupati Garut Soroti Pentingnya Character Building Sejak Dini

Berita

Demo Bebaskan Rizieq Shihab Berakhir Rusuh di Tasikmalaya, FBTI Angkat Bicara

Berita

Status Tanggap Darurat Bencana, Pemkab Bandung Kuatkan Dapur Umum

Garut

Penggiat Instagram di Garut Adakan Silat Lidah Camp, Catat Tanggalnya!