Home / Berita / Garut

Rabu, 24 Juni 2020 - 12:53 WIB

Pemkab Garut Terapkan Tanda Tangan Digital

Gentra Priangan - 

i

Garut – Dinas Komunikasi Kabupaten Garut, kini mulai giat mendorong agar setiap SKPD memiliki tanda tangan digital (Digital Signature). Tanda tangan digital inilah yang nantinya dapat dimanfaatkan dalam semua transaksi elektronik. Untuk penyelenggaraan Tanda tangan digital Pemerintah Kabupaten Garut bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui Balai Sertifikasi Elektronik (BSRE).

Adapun manfaat menggunakan tanda tangan digital diantaranya Ramah Lingkungan dengan mengurangi penggunaan kertas, hemat waktu dan biaya, sah secara hukum dengan UU Republik Indonesia Nomor 11 Tentang ITE dan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, dalam aturan ini dijelaskan bahwa tanda tangan digital berfungsi sebagai alat autentifikasi dan verifikasi dalam transaksi elektronik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut, H. Muksin mengatakan, dengan tanda tangan digital ini membuat dokumen digital menjadi legal dan membuat dokumen legal tanpa menggunakan kertas lagi. Tanda tangan digital juga memberikan kekuatan hukum seperti halnya dengan tanda tangan basah.

Baca Juga  Pemkab Garut Raih Penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia dari Kemendikbud

“Saat ini kami mulai dari tingkat pimpinan hingga level administrator (esselon III),” ungkap Muksin, Rabu (24/06/2020).

Muksin menerangkan, Undang-Undang (UU) Informasi Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 11 Tahun 2008, pasal 11, tanda tangan digital memberikan jaminan identitas yang valid, jaminan kerahasian, jaminan integritas, serta jaminan nirsangkal terhadap dokumen dan transaksi elektronik.

“Ke depan proses registrasinya, termasuk verifikasi dan penerbitan tanda tangan digital untuk masyarakat akan difasilitasi melalui platform sistem verifikasi secara online yang saat ini sudah bisa diakses,” katanya.

Ia menyebutkan, dengan memiliki tanda tangan digital akan diperoleh banyak keuntungan, selain lebih efisien, lebih cepat, dan lebih ramah lingkungan karena menghemat penggunaan kertas.

Baca Juga  3 Ribu Pelamar CPNS Tidak Lulus tahap administrasi, Bisa Lakukan Sanggahan, ini kata wakil bupati

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Didit Fajar Putradi menanggapi, Era New Normal, telah “memaksa” penyelenggaraan pemerintahan berlangsung dengan semangat digital government. Berkenaan dengan hal itu, imbuhnya, implementasi tandatangan elektronik tentu menjadi hal yang tidak dapat dihindarkan, sebagai bagian penting dari digital government yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akuntabilitasnya.

Seperti diketahui, tanda tangan digital (Digital Signature) merupakan suatu tanda tangan biasa yang dibuat secara elektronik yang berfungsi sama dengan tanda tangan biasa pada dokumen kertas biasa. Tanda tangan adalah data yang apabila tidak dipalsukan, dapat berfungsi untuk menyatakan bahwa orang yang namanya tertera pada suatu dokumen setuju dengan apa yang tercantum pada dokumen yang ditandatanganinya. (Diskominfo Garut)

Share :

Baca Juga

Berita

Target Bebas AIDS 2030, Pendaprov Jabar Bersama KPA Gagas iAIDS

Garut

Garut Akan Menyelenggarakan Festival Baso Aci

Berita

Kaum Muda Depok Menelusuri Sejarah Sembari Memungut Sampah

Berita

8 Pencuri di Garut Di Amankan Polisi, 30 Motor Curian Di Sita

Bandung

Pelaku Usaha Pariwisata di Garut Keluhkan Jalan Nasional Bandung-Garut Terendam Banjir

Berita

Siswa SD di Kota Bogor Nyaris Jadi Korban Penculikan Modus Hipnotis

Berita

Diskon Tarif Dibatasi Kemenhub, Konsumen Ojek Online Kecewa

Garut

Di Tengah Corona, Koperasi Pamengpeuk Mandiri Sejahtera Bagikan Sembako