Pelaku Usaha Pariwisata di Garut Keluhkan Jalan Nasional Bandung-Garut Terendam Banjir

- Penulis

Minggu, 26 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan deras yang mengguyur Bandung rmengakibatkan ruas jalan nasional Bandung – Garut di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Sumedang terendam banjir, pada Sabtu(25/1) sore.‍

Hal ini membuat sejumlah pelaku usaha wisata di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengeluhkan banjir yang menggenangi badan jalan nasional di kawasan Kahatex, karena dapat menurunkan minat wisatawan yang akan berkunjung ke Garut.

“Bagi para pelaku usaha wisata di Garut dengan adanya banjir Kahatex atau Rancaekek sangat merugikan,” kata Humas Cipanas Indah salah satu objek wisata di kawasan Cipanas Garut, Deni Rinjani di Garut, Sabtu (25/1/2020).

Baca Juga :  Koordinator CTC Bogor: Masih Banyak PR untuk Meminimalisir Banjir

Ia menuturkan bencana banjir yang merendam jalan utama Bandung-Garut di kawasan industri Kahatex sudah sering terjadi ketika turun hujan deras. Banjir di jalan nasional itu, kata Deni, selalu dikeluhkan oleh wisatawan yang hendak berwisata ke Garut, bahkan ada yang sampai menanyakan terlebih dahulu kondisi di daerah Kahatex sebelum berangkat menuju Garut.

“Persoalan banjir Kahatex sebetulnya adalah klasik, sudah sejak lama, kadangkala para wisatawan juga kalau ke Garut selalu menanyakan Rancaekek banjir enggak,” kata Deni.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Jawa barat secepatnya mengatasi permasalahan banjir di jalan nasional itu agar wisatawan merasa nyaman dan aman saat menempuh perjalanan wisata ke Kabupaten Garut.

“Pemerintah harus tanggap dengan persoalan ini terutama Provinsi Jabar untuk berupaya agar Rancaekek dan Kahatex tidak banjir lagi,” katanya.

Kepala Operasional Sibentang Private Villa Cipanas, Ivi D Sunardi menyatakan sama, bencana banjir di jalan nasional itu mengganggu kenyamanan wisatawan yang hendak ke Garut.

Ivi mengungkapkan, sejumlah wisatawan yang tiba di Garut mengeluhkan lamanya perjalanan ke Garut karena terjebak macet di kawasan Kahatex selama tiga jam.

“Beberapa tamu hotel semalam ada yang terjebak di Kahatex sampai tiga jam. Untungnya tamunya ‘stayed’ dua malam, jadi masih ada waktu untuk stay di hotel,” kata anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah Garut itu.

Ivi berharap persoalan banjir itu bisa secepatnya diselesaikan oleh pemerintah agar tidak berdampak buruk pada tingkat kunjungan wisata ke Garut maupun daerah lainnya di Priangan Timur.

Jika banjir terus terjadi, maka tentunya akan merugikan pelaku wisata di Garut, wisatawan akan mengeluhkan lamanya waktu yang harus di tempuh karena ada banjir dan bisa saja rencana untuk berwisata bisa batal.

“Bisa berdampak pada tingkat pembatalan kunjungan yang mengakibatkan potensial, ‘lost business’ bagi hotel,” ungkapnya.

Berita Terkait

Akses Jalan Singaparna Menuju Cigalontang Putus Akibat Banjir
Citimall Garut Perkenalkan Tenant Nasional Baru, KKV Siap Manjakan Pengunjung
Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis
Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya
Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru
Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan
Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan
Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:42 WIB

Akses Jalan Singaparna Menuju Cigalontang Putus Akibat Banjir

Jumat, 7 Juni 2024 - 16:39 WIB

Citimall Garut Perkenalkan Tenant Nasional Baru, KKV Siap Manjakan Pengunjung

Jumat, 3 Mei 2024 - 18:21 WIB

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis

Rabu, 1 Mei 2024 - 00:40 WIB

Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya

Minggu, 31 Maret 2024 - 22:28 WIB

Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:10 WIB

Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan

Minggu, 10 Maret 2024 - 20:10 WIB

Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:55 WIB

Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang

Berita Terbaru

Tugu Tugu di Kota Tasikmalaya (Foto: Istimewa)

Cek Fakta

Menelusuri Jejak Sejarah Lewat Tugu Ikonik Tasikmalaya

Minggu, 7 Jul 2024 - 10:17 WIB