Menggalakan Menanam Pohon di Tasikmalaya

- Penulis

Senin, 14 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya – Tanpa disadari, jumlah pohon di dunia mengalami penurunan drastis. Beberapa disebabkan oleh bencana dan sebagian besar karena faktor manusia.

Di Indonesia sendiri, sebanyak 684.000 hektar hutan hilang setiap tahun. Otomatis jumlah pohon di Indonesia pun akan berkurang setiap tahunnya.

Pohon membuat lingkungan menjadi asri, udara semakin segar, juga mengurangi bencana seperti banjir atau longsor. Ketika pohon berkurang, banyak masalah yang akan ditimbulkan ketika pohon berkurang, polusi udara, longsor karena tidak ada penopang tanah, dan masih banyak lagi.

Biasanya manusia melakukan hal-hal yang kecil tetapi berdampak besar. Banyak sekali faktor yang menyebabkan hutan hilang dan pohon berkurang.

Faktor mentalitas manusia adalah salah satunya. Misalnya, menyalahgunakan hutan akibat keserakahan dengan melakukan penebangan secara liar atau membakar hutan, dan tanpa sadar dampak yang ditimbulkan sangat besar sekali.

Baca Juga :  Pemkab Bandung Jalin Kerjasama Dengan UNPAD

Terbukti, masih banyak yang menyepelakan sebuah pohon yang faktanya dapat menyelamatkan dunia.

Sebuah sekolah di Desa Tenjowaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya menyadari betul akan hal itu, pada Hari Sejuta Pohon (10/01/2019) seluruh siswa SMA Plus Al-Wahid mengajak masyarakat untuk melakukan kembali penghijauan.

“Sedikitnya 100 pohon ditanam siswa-siswi SMA Plus Al-Wahid untuk memperingati Hari Sejuta Pohon dan sebagai upaya melestarikan lingkungan”, kata Ketua OSIS SMA Plus Al-Wahid, Manshurotun Nisa.

Nisa mengajak kepada masyarakat untuk menumbuhkan kembali rasa cinta terhadap lingkungan sekitar dan meningkatkan kesadaran betapa penting dan berharganya sebuah pohon untuk kelangsungan hidup di masa sekarang, maupun di masa yang akan datang”, ujarnya.

Baca Juga :  Garman Suarakan Revolusi Kepengurusan Persigar

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Plus Al-Wahid, Luki Abdurahman, Sos menyampaikan menanam pohon dalam rangka memperingati Hari Sejuta Pohon Sedunia merupakan implementasi dari kurikulum 2013 yang dipergunakan di sekolah kita.

“Selain itu, tentu saja merupakan bakti kita sebagai insan pendidikan kepada lingkungan sekitar”, jelasnya.

Melihat antusiasme siswa dalam menanam pohon, Pemerintah Desa Tenjowaringin menyampaikan apresiasinya, hal tersebut ditegaskan oleh Kustiawan Ahmad sekali perwakilan Desa yang turut hadir dalam peringatan Hari Sejuta Pohon.

“Atas nama Kepala Desa Tenjowaringin, saya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan SMA Plus Al-Wahid pagi hari ini. Semoga gerakan peduli lingkungan ini bisa terus berlangsung demi terjaga dan lestarinya lingkungan hidup kita”, tandasnya (rizal/rls)

Berita Terkait

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis
Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya
Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru
Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan
Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan
Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024
Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang
Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Mei 2024 - 18:21 WIB

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis

Rabu, 1 Mei 2024 - 00:40 WIB

Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya

Minggu, 21 April 2024 - 16:40 WIB

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 31 Maret 2024 - 22:28 WIB

Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:10 WIB

Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:55 WIB

Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:42 WIB

Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut

Minggu, 10 Maret 2024 - 13:51 WIB

Beras Lokal Garut Meroket Jelang Ramadan

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB