Mengenal Karinding, Alat Musik Tradisional Sunda

- Penulis

Senin, 25 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gentra Budaya – Karinding merupakan salah satu alat musik tradisional Sunda yang sudah digunakan oleh karuhun (leluhur) sejak zaman dahulu, namun pada zaman sekarang hampir tidak diketahui sebagian masyarakat.

Karinding pada awalnya digunakan untuk mengusir hama disawah, suara karinding yang unik diyakini memiliki semacam getaran yang dibenci oleh hama dan serangga.

Namun seiring perkembangannya karinding tidak hanya digunakan untuk kepentingan berladang tetapi juga dimainkan dalam ritual atau upacara adat. Bahkan di kalangan pemuda, karinding populer sebagai alat musik untuk menarik lawan jenis. Jika sang pria berkunjung ke rumah wanita, maka pria itu akan memainkan alat musik karinding untuk memikat sang pujaan hati.

Bentuk Karinding memang sederhana. Hanya seperti sebilah bambu yang dilubangi memanjang. Ukurannya tak lebih besar dari sebatang cerutu dan berbentuk pipih.

Baca Juga :  Cara Milenial Lestarikan Seni Adu Domba Garut

Ada beberapa tempat yang biasa membuat karinding, seperti di lingkung Citamiang, Pasirmukti, (Tasikmalaya), Lewo Malangbong, (Garut), dan Cikalongkulon (Cianjur) yang dibuat dari pelepah kawung (enau). Di Limbangan dan Cililin karinding dibujat dari bambu, dan yang menggunakannya adalah para perempuan,

Cara memainkan

Karinding disimpan di bibir, terus tepuk bagian pemukulnya biar tercipta resonansi suara. Karindng biasanya dimainkan secara solo atau grup (2 sampai 5 orang). Seroang diantaranya disebut pengatur nada atau pengatur ritem. Di daerah Ciawi, dulunya karinding dimainkan bersamaan takokak (alat musik bentuknya mirip daun).

Suara yang dihasilkan dari gesekan pegangan karinding dan ujung jari yang ditepuk-tepakkan. Suara yang keluar biasanya terdengar seperti suara wereng, belalang, jangkrik, dan burung.

Secara konvensional menurut penuturan pelaku seni karinding nada atau pirigan dalam memainkan karinding ada 4 jenis, yaitu: tonggeret, gogondangan, rereogan, dan iring-iringan.

Baca Juga :  Tradisi Munggahan, Uniknya Masyarakat Sunda

Menurut kelompok seni Karinding Attack, material yang digunakan untuk membuat karinding ada dua jenis: pelepah kawung dan bambu, jenis bahan dan jenis design bentuk karinding menunjukan perbedaan usia, tempat, dan sebagai perbedaan gender pemakai.

Bahan bambu yang lebih menyerupai susuk sanggul itu untuk perempuan, karena konon ceritanya ibu-ibu menyimpannya dengan di tancapkan disanggul. Sedangkan untuk laki-laki menggunakan pelepah kawung dengan ukuran pendek, karena biasa disimpan ditempat wadah tembakau.

Karinding umumnya berukuran panjang 10 cm dan lebar 2 cm. Karinding terbagi menjadi tiga ruas: ruas pertama menjadi tempat mengetuk karinding, dan menimbulkan getaran diruas tengah, sedangkan ruas ketiga (paling kiri) berfungsi sebagai pegangan.

Berita Terkait

Seni Nyarere, kerajinan Kreatif dari Lidi Kelapa Khas Ciamis
Genjring Ronyok, Tradisi Buhun yang Masih Bertahan
Tari Sulintang, Tarian Khas dengan Iringan Bambu
Tari Topeng Ciawi, Seni Tari yang Perlu Dilestarikan
Seni Sunda Lais, Budaya Khas Garut yang Menantang
Ngabreg, Tradisi Tangkap Ikan di Garut saat Akhir Tahun
Warisan Budaya Takbenda Jawa Barat, Ada Upacara Hajat Arwah
4 Permainan Tradisional Khas Jawa Barat, Apakah Kalian Pernah Mencobanya?
Berita ini 234 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:39 WIB

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:05 WIB

2 Oknum Polisi Terlibat Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Garut

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:49 WIB

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:48 WIB

PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:52 WIB

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus

Kamis, 8 Februari 2024 - 18:11 WIB

Keluarga Besar Persis Deklarasikan Dukung Anies Muhaimin di Garut

Kamis, 8 Februari 2024 - 15:17 WIB

Anies Serukan Warga Garut Jangan Takut Perubahan

Rabu, 7 Februari 2024 - 19:46 WIB

Peringati Hari Jadi Garut, Pemda Kabupaten Garut Rilis Logo Baru

Berita Terbaru

Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Penyelamat Demokrasi Tasikmalaya (GRPDT menyerbu salah satu rumah pemenangan Calon Legislattif partai PSI di Kota Tasikmalaya umat (23/2/2024).

Berita

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Sabtu, 24 Feb 2024 - 17:39 WIB