Mediasi Berhasil! Kasus Tetangga Menggugat Rp60 Juta Gegara Burung Mati Berakhir Damai

- Penulis

Kamis, 4 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Septiana menandatangani surat perdamaian, disaksikan tetangga yang digugatnya, Yamin (kanan), disaksikan unsur Peradi Tasikmalaya, di kantor Peradi, Kamis (4/2/2021) - foto: Tribun Jabar/Firman

i

Septiana menandatangani surat perdamaian, disaksikan tetangga yang digugatnya, Yamin (kanan), disaksikan unsur Peradi Tasikmalaya, di kantor Peradi, Kamis (4/2/2021) - foto: Tribun Jabar/Firman

Tasikmalaya – Kasus gugatan senilai Rp60 juta gegara burung mati berakhir damai, setelah kedua belah pihak yang terlibat bertemu dan menjalani proses mediasi sebelum persidangan di Pengadilan Negeri Tasikmalaya, Kamis, (4/2/2021).

Sebelumnya, Septhiana Virginandi menggugat tetangganya Yamin karena burung miliknya mati. Ia menuding kematian burung miliknya disebabkan oleh asap sampah yang dibakar oleh tetangganya itu.

Baca Juga :  Sejumlah Tokoh Ingatkan Bahaya Penggunaan SARA dalam Pilkada Tasikmalaya

“Saya bersedia islah, karena Pak Yamin bersedia memenuhi syarat yang saya ajukan,” kata Septhiana, Kamis (4/2/2020) di kantor DPC Peradi Tasikmalaya.

Wakil Ketua DPC Peradi Tasikmalaya sekaligus mediator, Eki Sirojul Baehaqi menyampaikan, kedua belah pihak menyepakati untuk islah.

“Kami mediasi hari ini bersyukur Allhamdulillah disepakati jalan damai. Kedua pihak saling memaafkan dan beritikad damai,” kata Eki.

Baca Juga :  BBM Naik, Angka Kemiskinan Ditambahkan dan Konflik Sosial Diciptakan oleh Kebijakan

“Kami akan sampaikan ke Pengadilan agar dibuat akta perdamaian yang berkekuatan hukum,” sambungnya.

Sementara itu, pihak tergugat Yamin merasa lega karena bisa berakhir dengan damai, sebelumnya Ia mengaku pasrah dengan tuntutan tetangganya itu.

“Saya lega sekarang, tinggal ke depan memperbaiki hubungan baik dengan Pak Septhiana,” ungkapnya.

Berita Terkait

Tabulasi Hilang, Bawaslu RI; Ini Jelas Masalah
Keterwakilan Perempuan dalam Pemilu Legislatif 2024 Kab. Garut
Kota Tasikmalaya Terima Penghargaan Adipura 2023
Wisatawan Tenggelam di Curug Cimedang Ditemukan
KPU Kabupaten Tasikmalaya; Rekapitulasi Selesai Tepat Waktu
Tasikmalaya Raih Penghargaan Pada Ajang BAZNAS AWARD 2024
3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan
Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Maret 2024 - 22:18 WIB

Tabulasi Hilang, Bawaslu RI; Ini Jelas Masalah

Jumat, 8 Maret 2024 - 13:33 WIB

Keterwakilan Perempuan dalam Pemilu Legislatif 2024 Kab. Garut

Selasa, 5 Maret 2024 - 16:35 WIB

Kota Tasikmalaya Terima Penghargaan Adipura 2023

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:48 WIB

Wisatawan Tenggelam di Curug Cimedang Ditemukan

Selasa, 5 Maret 2024 - 09:49 WIB

KPU Kabupaten Tasikmalaya; Rekapitulasi Selesai Tepat Waktu

Jumat, 1 Maret 2024 - 14:14 WIB

Tasikmalaya Raih Penghargaan Pada Ajang BAZNAS AWARD 2024

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:37 WIB

3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:39 WIB

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB