Masih Marak Praktek Pernikahan Dini, Kopri PMII Garut Gelar Diskusi Publik

- Penulis

Selasa, 28 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Prihatin dengan masih banyaknya kasus pernikahan dini dan minimnya pemahaman masyarakat tentang regulasi pernikahan Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (Kopri PMII) Cabang Kabupaten Garut menggandeng Kementrian Agama Kabupaten Garut gelar diskusi publik dengan fokus bahasan mengenal regulasi dan mengurai permasalahan perkawinan di Kabupaten Garut bertempat di Aula Sekretariat PC. NU Kabupaten Garut Lt. 3 Jl. Suherman No 117 Desa Jati Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut pada Senin (27/09/2021).

Sebanyak 61 peserta ikut dalam kegiatan tersebut yang merupakan unsur mahasiswa yang ada di Kabupaten dengan menghadirkan pemateri utama Dr. H. Cece Hidayat,M.Si selaku Kepala Kantor Kemenag Garut dan Risnawati Priyatni sebagai Aktifis Perempuan.

Baca Juga :  Akibat Longsor, Satu Rumah di Cilawu Rusak Berat

Ketua Kopri PMII Cabang Garut, Ismi Rahmi menyampaikan, fokus kegiatan ini membahas regulasi pernikahan, persiapan pernikahan, permasalahan pernikahan.

“Perubahan tentang regulasi usia minimun menikah perempuan dari 16 Tahun dirubah menjadi setara dengan laki-laki yaitu di usia 19 tahun. juga membahas tentang apa saja yang harus dipersiapkan ketika hendak menikah, juga disini kami membahas tentang tahapan-tahapan yang dilakukan untuk mengedukasi dan mengadvokasi terkait permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam pernikahan terutama pernikahan dini” tutur Rahmi.

Sementara itu Ketua Pengurus Cabang PMII Kabupaten Garut Ipan Nuralam mengatakan, acara ini digelar dengan menggandeng Kemenag karena masih maraknya pernikahan dibawah umur yang terkadang juga dilegitimasi dengan dispensasi dan praktek pemalsuan usia, kasus KDRT serta permasalahan pernikahan lainnya.

Baca Juga :  G-Fest Menjadi Ajang UMKM Garut Untuk Tingkatkan Eksistensi

“Mahasiswa harus tahu dan paham terutama anggota dan Kader PMII, seperti apa dan Undang-undang mana yang menjadi dasar bagi perkawinan, karena pernikahan dini dapat menyebabkan permasalahan lainnnya seperti rawan perceraian, KDRT, perdagangan orang dan setumpuk persoalan lainnya” pungkas Ipan.

Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini diharapkan para peserta dapat mensosialiasikan pemahana tentang regulasi pernikahan dan melakukan advokasi permasalahan-permasalahan pernikahan di Kabupaten Garut dimana kerap kali yang menjadi korbannya adalah perempuan.

Berita Terkait

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis
Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya
Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru
Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan
Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan
Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024
Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang
Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Mei 2024 - 18:21 WIB

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis

Rabu, 1 Mei 2024 - 00:40 WIB

Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya

Minggu, 21 April 2024 - 16:40 WIB

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 31 Maret 2024 - 22:28 WIB

Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:10 WIB

Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:55 WIB

Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:42 WIB

Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut

Minggu, 10 Maret 2024 - 13:51 WIB

Beras Lokal Garut Meroket Jelang Ramadan

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB