Lupa Matikan Lilin, Dua Rumah Warga di Tasikmalaya Hangus Terbakar

- Penulis

Jumat, 5 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua rumah warga di Kampung Nyalindung, Desa Pameutingan, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, hangus terbakar pada Kamis, (4/2/2021) malam.

i

Dua rumah warga di Kampung Nyalindung, Desa Pameutingan, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, hangus terbakar pada Kamis, (4/2/2021) malam.

Tasikmalaya – Dua rumah warga di Kampung Nyalindung, Desa Pameutingan, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, hangus terbakar pada Kamis, (4/2/2021) malam.

Berdasarkan informasi, kedua rumah tersebut masing-masing milik Ai Nenden (30) dan Nendi (50), kebakaran diduga berasal dari lilin yang dinyalakan oleh Ai Nenden di kamarnya. Lilin yang disimpan dalam asbak diduga terjatuh menyentuh benda yang mudah terbakar.

“Dari sore hari sampai malam di wilayah kami diguyur hujan dan mati lampu, nah Bu Ai ini menyalakan lilin lalu ditinggal keluar untuk makan ke rumah orang tuanya yang tidak jauh berada di samping rumahnya,”kata Ketua RT setempat, Kamal.

Baca Juga :  Melalui Festival Bhinneka Tunggal Ika, Tasikmalaya Siap Jadi Kota Toleran

Kemudian, lanjut Kamal, ketika orang tua Ai Nenden bernama Nendi keluar rumah, tiba-tiba kobaran api sudah besar dan merembet ke rumah miliknya.

Baca Juga :  Sikapi Fenomena Remaja Masuk NII, Milenial Garut Angkat Bicara

“Tiba-tiba apinya membesar, dan mereka meminta bantuan warga, sekitar satu jaman baru api bisa dipadamkan,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp95 juta rupiah.

Berita Terkait

Seorang Pendaki Meninggal Tersambar Petir di Gunung Cikuray
Kampung Dukuh Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda
3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan
Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya
2 Oknum Polisi Terlibat Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Garut
Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar
PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak
Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 13:55 WIB

Seorang Pendaki Meninggal Tersambar Petir di Gunung Cikuray

Minggu, 25 Februari 2024 - 21:02 WIB

Kampung Dukuh Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:37 WIB

3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:39 WIB

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:49 WIB

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:48 WIB

PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:52 WIB

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus

Kamis, 8 Februari 2024 - 21:04 WIB

Disambut 20 Ribu Santri dan Masyarakat Garut, Ganjar Sampaikan Komitmen Terhadap Guru Ngaji

Berita Terbaru

Ilustrasi Pembakaran hutan

Lingkungan

MUI Keluarkan Fatwa Tindakan Merusak Alam Hukumnya Haram

Senin, 26 Feb 2024 - 15:48 WIB

papan selamat datang di Kampung Adat Dukuh, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

Berita

Kampung Dukuh Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda

Minggu, 25 Feb 2024 - 21:02 WIB

Ilustrasi minuman keras (Foto:Istimewa)

Berita

3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan

Minggu, 25 Feb 2024 - 20:37 WIB

Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Penyelamat Demokrasi Tasikmalaya (GRPDT menyerbu salah satu rumah pemenangan Calon Legislattif partai PSI di Kota Tasikmalaya umat (23/2/2024).

Berita

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Sabtu, 24 Feb 2024 - 17:39 WIB