Home / Komunitas / Tasikmalaya

Rabu, 16 November 2022 - 12:36 WIB

Kunjungi Kemenag Tasikmalaya, FBTI Ajak Sinergi Bangun Toleransi

Gentra Priangan - 

Forum Bhinneka Tunggal Ika (FBTI) Tasikmalaya silaturahmi ke Kepala Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (15/11/2022)

i

Forum Bhinneka Tunggal Ika (FBTI) Tasikmalaya silaturahmi ke Kepala Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (15/11/2022)

Tasikmalaya – Forum Bhinneka Tunggal Ika (FBTI) Tasikmalaya mengadakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, pada Selasa (15/11/2022)

Dalam kunjungannya, Ketua FBTI Tasikmalaya Asep Rizal Asyari menyampaikan, bahwa komunitasnya terdiri dari ragam agama dan kepercayaan yang ada di Tasikmalaya.

“Di FBTI ini kami sering berkomunikasi secara intens dan sering mengadakan kegiatan bersama seperti bakti sosial, diskusi, kemah keberagaman, pengobatan gratis, donor darah dan kegiatan lainnya,” kata Asep.

Hal tersebut menurut Asep, merupakan bentuk dari kiprah dan komitmen FBTI dalam menjaga kebersamaan dalam kebhinnekaan sehingga tercipta kerukunan dan kedamaian di Tasikmalaya.

“Akar dari adanya intoleransi selain dari pemahaman radikal, adalah minimnya ruang interaksi sehingga ada komunikasi yang tersumbat. Melalui FBTI kita berupaya untuk menghangatkan kembali percakapan publik,” ujarnya.

Baca Juga :  Desa Cimaragas Juara Liga Desa Garut 2022

Sementara itu, Sekretaris FBTI Ajat Sudrajat berharap, semoga Tasikmalaya menjadi role model atau percontohan bagi daerah lainnya dalam pengakuan terhadap paham lintas keagamaan dan kepercayaan.

Ajat menjelaskan, bahwa FBTI dibentuk sejak tahun 2016, berawal dari kegelisahan bersama terkait maraknya kasus intoleransi di Tasikmalaya. Kemudian dari sana dilanjutkan dengan berbagai kegiatan bersama.

“Pembentukan FBTI ditandai dari kegiatan Kirab Kebangsaan yang diikuti oleh berbagai kelompok lintas agama dan kepercayaan, OKP, dan mahasiswa. Setelah itu kita mendeklarasikan FBTI,” tuturnya.

Kepala Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Dudu Rohman menyambut baik kunjungan dari FBTI, menurutnya bahwa Kemenag sangat terbuka bagi siapapun.

“Kepentingan bersama harus dijaga, saat ini adalah kepentingan bangsa dan negara agar terjaga keamanan dan kondusifitas. Upaya yang dapat dilakukan oleh kita adalah saling menjaga keharmonisan, saling menghormati keberagaman,” ungkapnya.

Baca Juga :  Running Text SMK Yapsipa Diretas, Sekolah Berharap Pelaku Segera Diberantas

Dudu menerangkan, pihaknya rencananya akan mengadakan touring kebhinnekaan pada bulan Desember yang akan dihadiri oleh para perwakilan lintas iman.

“Rutenya mulai dari Kantor Kemenag dengan tujuan di Pantai Cipatujah. Nanti disana akan ada kegiatan bakti sosial, dan dilanjut ke Pantai Pangandaran untuk deklarasi bersama,” terangnya.

Kegiatan ini menurut Dudu, diharapkan dapat memberikan pesan kepada masyarakat bahwa moderasi beragama adalah salahsatu solusi bagi kehidupan berbangsa di tengah masyarakat yang majemuk.

“Sikap saling menghormati dan menghargai antara pemeluk agama akan berdampak kepada keharmonisan kehidupan beragama khususnya di Tasikmalaya,” pungkasnya. (Nanang)

Share :

Baca Juga

Politik & Hukum

Pelanggaran HAM di Tasikmalaya Selama 2019, Apa Saja?

Politik & Hukum

Aksi Demo di Tasikmalaya Rusuh, KH. Sofyan Anshori Meminta Semua Pihak Menahan Diri

Berita

Di Awal Tahun, Ribuan Orang Kampanyekan Tasikmalaya Bebas Sampah

Berita

Gerakan Masyarakat Menggugat Komitmen Kawal Penggunaan Anggaran Penanggulangan Covid-19

Garut

Kedai Kopi Wangunraja, Rasakan Sensasi Menyeruput Kopi di Tepi Hutan Pinus

Gaya Hidup

Jaga Lingkungan, Pemuda Desa Sukamantri Gagas Program Kampung Hiber

Politik & Hukum

Jelang Pesta Demokrasi PMII Kota Tasikmalaya Siap Kawal Pemilu

Gaya Hidup

Tasikmalaya Butuh Skatepark