Ketum Pemuda Ahmadiyah: Ahmadiyah Korban Rendahnya Literasi

- Penulis

Selasa, 12 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya – Ketua Umum Pemuda Ahmadiyah Indonesia, Mubarak Ahmad Kamil menjadi narasumber dalam kegiatan paralegal yang diadakan oleh DPC Peradi Tasikmalaya, bertempat di Hotel Dewi Asri, Singaparna, Tasikmalaya, Sabtu-Minggu (9-10/3/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Kamil mengungkapkan, bahwa Ahmadiyah merupakan korban lemahnya literasi bangsa Indonesia. Bagaimana tidak, dari 61 negara yang disurvei, Indonesia menduduki peringkat ke 60.

“Salah satu penyerang yang sekarang dekat dengan kita mengatakan alasannya kenapa mereka menyerang kita. Ternyata mereka hanya ikut-ikutan saja atau mengikuti apa yang dikatakan oleh tokoh mereka”, ujarnya.

Menurut Kamil, literasi bukan hanya sekedar membaca, tetapi kemampuan mendeliver informasi yang valid.

Baca Juga :  Akankah Luis Milla Menghentikan Tren Buruk di Madura

“Kita adalah korban, tapi kita tidak boleh diam, kita harus menjadi penyintas yang memperjuangkan hak-hak kita sebagai warga negara. Dan kita harus memastikan bahwa kasus seperti ini tidak terjadi lagi kepada kelompok yang lain, oleh karena itu kita harus bersolidaritas”, jelasnya.

Kendati banyak mengalami kasus intoleransi, Kamil menjelaskan bahwa Ahmadiyah mempunyai peranan penting dalam membangun bangsa Indonesia.

“Sejumlah tokoh seperti W.R Soepratman (pencipta lagu Indonesia Raya), Arif Rahman Hakim (Pahlawan Ampera), di Tasikmalaya juga ada Entoy Mohammad Toyib, peraih satya lencana pergerakan kemerdekaan RI. Mereka semua adalah kader Ahmadiyah”, tutur Kamil.

Baca Juga :  Aksi Sawer Duit, IPNU Garut: Edukasi Tidak Mendidik Bagi Iklim Politik

Oleh karena itu, Kamil berpesan, bahwa kita sebagai kader Ahmadiyah harus fokus memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kita sekarang menjadi komunitas dengan pendonor mata terbesar dan sudah mendapatkan rekor muri, dalam kegiatan donor darah juga kita aktif mendonorkan darah kita tiga bulan sekali. Selain itu kita juga memperhatikan kebersihan lingkungan kita melalui Komunitas Clean The City”, katanya.

 

Berita Terkait

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis
Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya
Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru
Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan
Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan
Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024
Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang
Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Mei 2024 - 18:21 WIB

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis

Rabu, 1 Mei 2024 - 00:40 WIB

Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya

Minggu, 21 April 2024 - 16:40 WIB

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 31 Maret 2024 - 22:28 WIB

Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:10 WIB

Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:55 WIB

Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:42 WIB

Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut

Minggu, 10 Maret 2024 - 13:51 WIB

Beras Lokal Garut Meroket Jelang Ramadan

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB