Home / Berita / Garut

Minggu, 8 November 2020 - 23:11 WIB

Kembali Memerah, Bupati Garut Intruksikan Gugus Tugas Siaga 24 Jam

Gentra Priangan - 

Bupati Garut, Rudy Gunawan (istimewa)

i

Bupati Garut, Rudy Gunawan (istimewa)

Garut – Pemerintah Daerah Kabupaten Garut mengintruksikan kepada seluruh Tim Gugus Tugas mulai dari tingkat kecamatan sampai desa untuk bersiaga selama 24 jam, menyusul meningkatnya penyebaran virus corona di masyarakat.

Bupati Garut sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas Kabupaten, Rudy Gunawan menyampaikan, telah terjadi outbreak yang diakibatkan banyaknya masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19.

”Saya Ketua Tim Gugus Tugas Kabupaten Garut memberitahukan kepada saudara–saudara anggota Satgas Covid-19, para camat, Iurah dan kepala desa se-kabupaten Garut, bahwa hari ini Sabtu 7 November 2020 telah terjadi Outbreak yang diakibatkan banyaknya masyarakat yang terkonfirmasi positif virus Corona-19, sehingga pada hari ini telah terjadi klaster-klaster baru yaitu klaster pesantren, klaster rumah sakit swasta, puskesmas dan juga klaster keluarga,” kata Rudy Gunawan dalam siaran persnya, Sabtu, (7/11/2020).

Baca Juga  Kasus Covid-19 di Pesantren Garut Meningkat, Sejumlah Ponpes Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Rudy mengingatkan seluruh satgas, akan bahaya ini, dimana satu orang yang positif, setelah dilakukan tracing menghasilkan lebih dari 15 orang terkonfirmasi covid-19. Untuk itu, imbuhnya, ia menginstruksikan seluruh anggota satgas untuk segera mengisolasi mereka yang positif di bawa ke RSUD dr Slamet (bagi yang bergejala) maupun ke RS Medina (bagi yang tidak bergejala).

”Saya memberikan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan di tempat isolasi, sehingga ada ketenangan lahir batin bagi mereka yang diisolasi,” tegas Rudy.

Lanjut Rudy, Kepada RSUD dr. Slamet Garut dan Dinas Kesehatan, Ia menginstruksikan untuk bersiaga 24 Jam.

“Kami Pimpinan Daerah; Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, dan tentu seluruh anggota Satgas (Covid-19) akan bersiaga 24 jam, karena situasi ini sangat berbahaya,” pungkasnya. (Red)

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkab Garut Kerjasama Dengan Perusahaan Korea Terkait Sampah

Berita

Pasca Pilkades, DPRD Garut Buka Posko Pengaduan

Berita

KPU Kab. Tasikmalaya Lakukan Rapid Test Kepada Petugas Verfak dan PPS

Sosial

Longsor di Sodonghilir, AMS dan Armalaya Salurkan Bantuan

Berita

Tenaga Kebudayaan di Garut Ikuti Kegiatan Seminar Sosialisasi Dalam Menjalankan Aktivitasnya

Berita

Tangkuban Parahu Alami Erupsi, Kolom Abu Capai 200 Meter

Berita

PSBB Jabar Mulai Diberlakukan Dari Tanggal 6 -19 Mei 2020

Berita

Ngabuburit Dengan Meneladani Ajengan Cipasung, KH. Ilyas Ruhiat