Kebijakan Pemerintah yang Bertolak Belakang Dengan Harapan Masyarakat

- Penulis

Rabu, 6 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus PC PMII Kota Tasikmalaya Heru Muhtar

i

Pengurus PC PMII Kota Tasikmalaya Heru Muhtar

Akibat pandemi virus covid 19 negara kita indonesia dihadapkan dengan begitu kompleks persoalan yang sampai sekarang belum menemukan titik terang. Maka jelas bahwa pemerintah tidak ada serius dalam menyikapi persoalan yang menerpa bangsa ini. Di tahun 2022 ini pemerintah kerap mengeluarkan beberapa manuvernya melalui kebijakan yang bertolak belakang dengan kepetingan rakyat justru malah menambah beban kepada masyarakat.

Dimulai dari kelangkaan Minyak Bumi hingga naiknya harga Bahan Bakar Minya (BBM) pertamax. Akhirnya berimbas terhadap meningkatnga permintaan BBM Pertalite akibat dampak dari naiknya BBM Pertamax. Dengan banyaknya permintaan dari masyarakat justru yang dikhawatirkan adalah terjadi kurangnya stock pertalite yang kemudian mengakibatkan kelangkaan.

Selain dari itu. Beban masyarakat semakin diberatkan dengan adanya kebijakan pemerintah menaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) awalnya 10 persen menjadi 11 persen. Yang bersipat wajib terhadap tiap transaksi, perdagangan berupa jual beli produk atau jasa wajib pajak orang pribadi, badan usahan maupun pemerintah.

Baca Juga :  Perjuangan Tragis Riska Mahasiswi UNY dalam Menempuh Pendidikan

Tidak kalah mengejutkan harga bahan pangan pun ikut melambung tinggi. beberapa komiditi yang di antaranya daging, beras, cabe, bawang, minyak goreng dll. Kenaikan harganya mencapai 2 kali lipat dari harga semula.

Telah kita ketahui bersama. Bahwa Pemerintah memelukan anggaran dalam upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan pembangunan negara. Akan tetapi pemerintah tidak berarti harus memaksa masyarakatnya untuk dinjadikan objek pendapatan negara. Masyarakat di jadikan tumbal dengan dinaikannya harga BBM, PPN serta bahan pokok kebutuhan.

Baca Juga :  New Normal: Bagaimana Seharusnya Kita Bersikap

Kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat malah semakin memperparah keadaan.  dampak terasa disetiap daerah di indonesia. Terkhususnya warga di kota tasikmalaya. Persoalan ini harus segera disikapi dengan serius agar kemudian masyarakat bisa terbebas dari fakta pahit akibat pandemi.

Maka kami meminta kepada Pemerintah daerah baik Eksekutif, Legislatif & Yudikatif haru berkolaborasi  untuk merancang projeksi yang menjadi solusi untuk menyelesaikan persoalan persoalan dengan berdasarkan kewenangannya masing masing. Kemudian pemerintahpun harus memaksimalkan kinerja dengan instrument kebijakan publik yang ada dengan melalui program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

Heru Muhtar
Pengurus PC PMII Kota Tasikmalaya

Berita Terkait

Pemilu dan Kesejahteraan Rakyat: Keterkaitan yang Tidak Boleh Dipisahkan
Keberhasilan Pemilihan Umum dan Peranan Strategis Desa sebagai Mitra Penggerak
Yayan Sopyani: Kasih Sayang Bagian dari Hak Anak
Pesan Kurban, Solidaritas Sosial dan Berbagi Kepemilikan
Liliwetan, Cara Nikmat Memaknai Kebhinnekaan dan Kebersamaan
Harapan pada Jargon Badan Pengawas Pemilu
Pengawasan Pemilu oleh Perempuan
Politisasi Ayat Agama dan Penyebabnya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 November 2023 - 20:06 WIB

Pemilu dan Kesejahteraan Rakyat: Keterkaitan yang Tidak Boleh Dipisahkan

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 20:48 WIB

Keberhasilan Pemilihan Umum dan Peranan Strategis Desa sebagai Mitra Penggerak

Selasa, 25 Juli 2023 - 13:09 WIB

Yayan Sopyani: Kasih Sayang Bagian dari Hak Anak

Rabu, 5 Juli 2023 - 11:08 WIB

Pesan Kurban, Solidaritas Sosial dan Berbagi Kepemilikan

Sabtu, 17 Juni 2023 - 19:51 WIB

Liliwetan, Cara Nikmat Memaknai Kebhinnekaan dan Kebersamaan

Jumat, 26 Mei 2023 - 14:46 WIB

Harapan pada Jargon Badan Pengawas Pemilu

Jumat, 26 Mei 2023 - 14:29 WIB

Pengawasan Pemilu oleh Perempuan

Kamis, 25 Mei 2023 - 12:45 WIB

Politisasi Ayat Agama dan Penyebabnya

Berita Terbaru

Tugu Tugu di Kota Tasikmalaya (Foto: Istimewa)

Cek Fakta

Menelusuri Jejak Sejarah Lewat Tugu Ikonik Tasikmalaya

Minggu, 7 Jul 2024 - 10:17 WIB