Kapal Nelayan Terbalik di Perairan Sayangheulang Garut, Satu Orang Meninggal

- Penulis

Selasa, 24 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor SAR Bandung mengerahkan tim rescue dari Pos SAR Tasikmalaya untuk mencari nelayan hilang di perairan Sayangheulang, Garut. (Foto: Basarnas)

i

Kantor SAR Bandung mengerahkan tim rescue dari Pos SAR Tasikmalaya untuk mencari nelayan hilang di perairan Sayangheulang, Garut. (Foto: Basarnas)

Bandung – Diduga dihantam gelombang tinggi, kapal milik nelayan terbalik di Perairan Sayangheulang, Desa Mancagahar, Kecamatan Pamengpeuk, Kabupaten Garut pada Selasa, (24/5/2022).

Dari tiga anak buah kapal (ABK) yang tenggelam, satu di antaranya meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian. Sementara, satu ABK yang ikut tenggelam dalam kejadian itu selamat.

“Berdasarkan laporan yang diterima Kapal Nelayan Abah Jaya pergi melaut pada Senin (23/05) pukul 15.00 WIB, dikemudikan oleh Ade Jamidin bersama dua ABK atas nama Agus dan Nanan,” kata Kepala Kantor SAR Bandung dalam keterangan tertulis, Selasa (24/5).

Baca Juga :  Potensi Sanksi FIFA, Presiden Tunggu Laporan

Diketahui, ketiganya hendak menangkap ikan menggunakan jaring. Akan tetapi, kapal terbalik karena dihantam ombak keras di lautan.

“Pada dini hari tadi pukul 03.00 WIB kapal dihantam ombak hingga terbalik dan mengakibatkan tiga orang ABK tersebut tenggelam, satu orang selamat, satu orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencairan tim SAR gabungan,” ujarnya.

Adapun ketiga ABK kapal yakni Nanan (24) yang selamat atas kecelakaan kapal tersebut. Kemudian Ade Jamin (52) merupakan korban meninggal dunia. Satu ABK lainnya, Agus Bako (52) dinyatakan hilang.

Baca Juga :  Wakil Walikota Tasik: Jadilah Pahlawan Bangsa Dengan Terus Berinovasi Membangun Negeri

Kantor SAR Bandung selanjutnya memberangkatkan tim rescue dari Pos SAR Tasikmalaya pada pukul 09.45 WIB setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Adapun tim menggunakan 1 unit rescue carrier dan membawa alut dan palsar seperti 1 unit LCR, 1 set palsar air, 1 set peralatan alkom, 1 set peralatan medis dan APD personal. (rls/red)

Berita Terkait

Seorang Pendaki Meninggal Tersambar Petir di Gunung Cikuray
Kampung Dukuh Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda
3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan
Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya
2 Oknum Polisi Terlibat Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Garut
Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar
PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak
Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 13:55 WIB

Seorang Pendaki Meninggal Tersambar Petir di Gunung Cikuray

Minggu, 25 Februari 2024 - 21:02 WIB

Kampung Dukuh Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:37 WIB

3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:39 WIB

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:49 WIB

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:48 WIB

PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:52 WIB

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus

Kamis, 8 Februari 2024 - 21:04 WIB

Disambut 20 Ribu Santri dan Masyarakat Garut, Ganjar Sampaikan Komitmen Terhadap Guru Ngaji

Berita Terbaru

Ilustrasi Pembakaran hutan

Lingkungan

MUI Keluarkan Fatwa Tindakan Merusak Alam Hukumnya Haram

Senin, 26 Feb 2024 - 15:48 WIB

papan selamat datang di Kampung Adat Dukuh, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

Berita

Kampung Dukuh Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda

Minggu, 25 Feb 2024 - 21:02 WIB

Ilustrasi minuman keras (Foto:Istimewa)

Berita

3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan

Minggu, 25 Feb 2024 - 20:37 WIB

Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Penyelamat Demokrasi Tasikmalaya (GRPDT menyerbu salah satu rumah pemenangan Calon Legislattif partai PSI di Kota Tasikmalaya umat (23/2/2024).

Berita

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Sabtu, 24 Feb 2024 - 17:39 WIB