Kabupaten Garut Ajukan Pengusulan PSBB

- Penulis

Kamis, 30 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Kabupaten Garut, Jawa Barat, segera mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Langkah ini dilakukan karena peningkatan kasus Terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut cukup signifikan.

Berdasarkan data Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Garut, hingga Rabu (29/4/2020) pukul 16.00, jumlah penderita terkonfirmasi positif mencapai 11 kasus, dengan 1 orang di antaranya sembuh dan 1 lainnya meninggal. Selain itu, pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 48 orang & meninggal sebanyak 11 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2.341 orang & meninggal sebanyak 11 orang, dan Orang Tanpa Gejala (OTG) berjumlah 528 orang.

Bupati Garut H. Rudy Gunawan mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan persyaratan untuk mengajukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Langkah itu antara lain menyiapkan petugas pemantauan dan penghadangan di titik pemeriksaan, kesiapan masyarakat agar tidak bepergian, hingga kecukupan kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama PSBB.

“Dengan adanya PSBB, kita akan persiapkan semua kebutuhan, yang pasti akan mengikuti arahan dari Bapak Gubernur, Kapolda dan Pangdam sebagai pengendali PSBB di Provinsi Jawa Barat,” ungkap Rudy, usai menggelar rapat bersama seluruh Forkopimda Kabupaten Garut di aula Pamengkang, Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (30/04/2020).

Baca Juga :  Jabar Sepakat Ajukan PSBB Tingkat Provinsi ke Kemenkes

Menurut Rudy, peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut beberapa hari terakhir cukup signifikan. Apalagi, penularan terjadi oleh mereka yang datang dari daerah lain yang berstatus zona merah. Karena itu, Kabupaten Garut harus ditutup untuk memutus mata rantai penularan penyakit ini.

“Kita tinggal nunggu Peraturan Gubernur Jawa Barat karena komandonya ada di Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat,” ungkap Bupati.

Rudy menambahkan, selain Kabupaten Garut, pelaksanaan PSBB juga akan dilaksanakan di kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat secara serentak.

“Enam belas Kabupaten yang lain juga sama sudah mengusulkan, dan kita Kabupaten Garut yang ke 17 mengusulkan PSBB, kemungkinan akan dilaksanakan secara serempak,” pungkasnya. (humas garut)

Berita Terkait

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar
PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak
Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus
Disambut 20 Ribu Santri dan Masyarakat Garut, Ganjar Sampaikan Komitmen Terhadap Guru Ngaji
Keluarga Besar Persis Deklarasikan Dukung Anies Muhaimin di Garut
Anies Serukan Warga Garut Jangan Takut Perubahan
Peringati Hari Jadi Garut, Pemda Kabupaten Garut Rilis Logo Baru
Waspada Risiko Bencana, KPU Kota Tasikmalaya Siapkan Rumah Aman
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:49 WIB

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:48 WIB

PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:52 WIB

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus

Kamis, 8 Februari 2024 - 21:04 WIB

Disambut 20 Ribu Santri dan Masyarakat Garut, Ganjar Sampaikan Komitmen Terhadap Guru Ngaji

Kamis, 8 Februari 2024 - 18:11 WIB

Keluarga Besar Persis Deklarasikan Dukung Anies Muhaimin di Garut

Rabu, 7 Februari 2024 - 19:46 WIB

Peringati Hari Jadi Garut, Pemda Kabupaten Garut Rilis Logo Baru

Rabu, 7 Februari 2024 - 13:07 WIB

Waspada Risiko Bencana, KPU Kota Tasikmalaya Siapkan Rumah Aman

Selasa, 6 Februari 2024 - 21:28 WIB

Presiden Jokowi Tetapkan 14 Februari Sebagai Hari Libur Nasional

Berita Terbaru