Ingin Jagoannya Menang, Seorang Warga Ancam Pemilih Pilkades di Garut Pakai Golok

- Penulis

Rabu, 6 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Seorang warga berinisial TI diamankan pihak kepolisian, karena mengancam warga menggunakan sebilah golok untuk memilih jagoannya dalam pilkades serentak di Kabupaten Garut.

Kejadian tersebut bertempat di Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut

“Awalnya TI mendatangi salah seorang warga bernama Zey untuk menanyakan warga lainnya bernama Aman. TI mengatakan bahwa warga harus memilih calon kepala desa yang dijagokannya sambil menghunuskan golok. Apabila tidak dipilih akan dibunuh, ancamannya seperti itu,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, Selasa (5/11/2019).

Baca Juga :  Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan

AKP Maradona menyebutkan, bahwa TI sedang berada dibawah pengaruh alkohol. Karena terlihat sedang mabuk, warga yang diancam pun langsung berusaha mengambil golok yang dipegang TI.

“Sambil mabuk mengancam akan membacok warga agar nemilih calon kades jagoannya. Warga yang tak terima langsung menghajar TI,” ujar Maradona.

Petugas dari Polsek dan Koramil Samarang yang mengetahui adanya kejadian tersebut langsung mengamankan TI dari amukan massa agar tidak jadi bulan-bulanan warga.

“TI langsung dibawa ke Mapolres Garut agar tidak terjadi aksi massa lebih jauh. Saat dibawa ke Mapolres, dia dikawal anggota Polsek dan Koramil Samarang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bus Rombongan Study Tour SMPN 3 Garut Alami Kecelakaan di Jalan Daendels

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, TI diketahui bukan warga Desa Tanjungkarya, Kec. Samarang, melainkan berasal dari Kec. Tarogong Kaler.

“Kita masih terus melakukan pendalaman terkait aksi yang dilakukan TI ini,” ucapnya.

TI dijerat dengan pasal Undang-Undang Darurat dengan kepemilikan senjata tajam. Lalu, Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan. (red)

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru
Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan
Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan
Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut
Beras Lokal Garut Meroket Jelang Ramadan
Warga Tertimpa Pohon Tumbang Dievakuasi Polisi
Tabulasi Hilang, Bawaslu RI; Ini Jelas Masalah
DMI Kecamatan se-Kab Garut Dapat Bantuan Alat Kebersihan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 April 2024 - 16:40 WIB

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 31 Maret 2024 - 22:28 WIB

Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:10 WIB

Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:42 WIB

Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut

Minggu, 10 Maret 2024 - 13:51 WIB

Beras Lokal Garut Meroket Jelang Ramadan

Minggu, 10 Maret 2024 - 12:31 WIB

Warga Tertimpa Pohon Tumbang Dievakuasi Polisi

Jumat, 8 Maret 2024 - 22:18 WIB

Tabulasi Hilang, Bawaslu RI; Ini Jelas Masalah

Jumat, 8 Maret 2024 - 21:52 WIB

DMI Kecamatan se-Kab Garut Dapat Bantuan Alat Kebersihan

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB