Humanity First Bersama Klassku Upayakan Solusi Kejenuhan Belajar Daring

- Penulis

Selasa, 16 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humanity First bersama Klassku adakan sosialiasi aplikasi belajar online bertempat di SMA Plus Al-Wahid, Desa Tenjowaringin, Tasikmalaya, Selasa (16/11/2021) - foto: Hilman/GentraPriangan

i

Humanity First bersama Klassku adakan sosialiasi aplikasi belajar online bertempat di SMA Plus Al-Wahid, Desa Tenjowaringin, Tasikmalaya, Selasa (16/11/2021) - foto: Hilman/GentraPriangan

Tasikmalaya – Perubahan cara belajar mengajar dari tatap muka menjadi online ternyata membuat sebagian siswa merasa bosan belajar di rumah.

Anak-anak mengeluhkan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena cenderung monoton sedangkan guru sulit mendapatkan perhatian dari siswanya saat PJJ.

Maka dari itu, Humanity First bekerjasama dengan Klassku mencoba memberikan solusi atas permasalahan tersebut.

“Humanity First bersama Klassku ingin membantu para siswa untuk belajar asyik dengan menyesuaikan zamannya. Sehingga kami mengajak para pelajar untuk mendapatkan tambahan belajar melalui aplikasi klassku. Sehingga dapat membantu anak-anak menguasai materi ajar yang diajarkan sekolah berdasarkan kurikulum,” kata Chairman Humanity First Kandali Achmad Lubis, Selasa, (16/11/2021).

Baca Juga :  Santri Pondok Pesantren Al-Khoeriyah Ikuti Pelatihan Desain Grafis

Dalam kegiatan sosialisasi bertajuk “Mewujudkan Anak Indonesia Pintar” di SMA Plus Alwahid Tasikmalaya, Founder Aplikasi Klassku Tony Sihaan menyampaikan, aplikasi klassku membantu peserta didik belajar online dari smartphone.

“Kelasku hadir sebagai inovasi agar belajar di rumah tetap efektif dan asyik seperti di sekolah. Selain itu, tidak perlu panik untuk menghadapi ancaman tertularnya Corona, bisa menjaga kesehatan dan kebersihan lebih baik daripada berada di luar rumah,” kata Tony.

Tony menceritakan, aplikasi klassku dibangun awalnya dari keperihatinan dimana anak-anak yang kurang mampu selalu kalah bersaing dengan orang-orang dari kota besar yang relatif nampu.

“Klassku mencoba memberikan kesempatan kepada siapapun untuk bisa belajar dengan maksimal,” ujarnya.

Baca Juga :  FOJB Gelar Seminar Ciptakan Karakter Pelajar

“Kita sediakan guru terbaik, materi-materi terbaik, supaya anak-anak dipelosok merasa mendapat guru-guru yang terbaik, materi yang terbaik,” lanjutnya.

Namun, meski banyak keunggulannya, aplikasi belajar online cenderung kurang interaktif.

Nah, di sanalah ibu maupun guru punya peran agar bantuan aplikasi berjalan optimal.”Aplikasi ini bukan membantu anak belajar saja. Tapi dengan aplikasi ini, anak dan ibu maupun guru bisa sama-sama belajar. Jadi aplikasi ini memberikan direction, Ini lho bu, begini cara ngajarinnya. Kurang lebih seperti itu. Jadi aplikasi tidak akan membantu tanpa kehadiran orangtua ataupun guru yang mau belajar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Raju, Fokus pada Misi Pendidikan.
Aktivis Pemudi Persis Garut: Mungkin Pernikahan Dini Lebih Banyak Lagi
Pesantren Sebagai Institusi Pendidikan Sebelum Lahirnya Konsep Sekolah
Hari Pendidikan Nasional dan Cita-Cita Pendidikan Milenial
UM-PTKIN Tahun 2023 Buka Hari Ini
Tips Memilih Jurusan Kuliah dan Kampus Agar Tidak Menyesal
Pesantren kilat Ramadan, Tradisi dan Sejarahnya
Guru Penjas Masih Banyak Peminat Inilah Keuntungannya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Mei 2023 - 14:29 WIB

Raju, Fokus pada Misi Pendidikan.

Jumat, 5 Mei 2023 - 10:49 WIB

Aktivis Pemudi Persis Garut: Mungkin Pernikahan Dini Lebih Banyak Lagi

Selasa, 2 Mei 2023 - 15:52 WIB

Pesantren Sebagai Institusi Pendidikan Sebelum Lahirnya Konsep Sekolah

Selasa, 2 Mei 2023 - 15:34 WIB

Hari Pendidikan Nasional dan Cita-Cita Pendidikan Milenial

Senin, 10 April 2023 - 11:33 WIB

UM-PTKIN Tahun 2023 Buka Hari Ini

Kamis, 6 April 2023 - 09:43 WIB

Tips Memilih Jurusan Kuliah dan Kampus Agar Tidak Menyesal

Rabu, 5 April 2023 - 22:27 WIB

Pesantren kilat Ramadan, Tradisi dan Sejarahnya

Senin, 3 April 2023 - 13:41 WIB

Guru Penjas Masih Banyak Peminat Inilah Keuntungannya

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB