Hati-Hati Penipuan Dengan Modus Salah Transfer

- Penulis

Rabu, 19 Juni 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya – Oknum penipu mencari celah baru untuk menipu korbannya. Setelah cara lawas ‘transfer saja uangnya ke suami saya’ dianggap tidak manjur lagi, para penipu membuat strategi baru yang lebih rapi dan tampak seperti kejadian yang sesungguhnya.

Modus penipuan baru ini disebut -sebut sebagai modus salah transfer di akhir pekan. Modus baru ini menimpa Yayasan Gerakan Umat Inklusif (Gumati).

“Si penipu yang mengaku bernama Gusti transfer uang Rp. 5.000.000 ke rekening yayasan pada Hari Jumat, dengan alasan untuk donasi kegiatan kemanusiaan. Namun dia meminta uang tersebut dikembalikan karena salah pencet sehingga jadi kelebihan, katanya dia mau transfernya Rp. 500.000 dan terus mengontak kita meminta untuk dikembalikan, karena mau dipake katanya”, ujar Bendahara Yayasan, Ahmar Taufik Syafaat, Rabu (19/06/2019) saat dihubungi gentrapriangan.com

Ahmar menjelaskan, awalnya kami sempat percaya, karena dia mengirim bukti transferan dan mengatakan uang ini untuk donasi kegiatan kemanusiaan Yayasan Gumati.

Baca Juga :  Hewan Langka Ini Membuat Listrik Disekitar Desa Tenjowaringin Spaneng

“Karena Sabtu-Minggu Bank tutup, jadi kami belum bisa nge cek apa uangnya benar-benar masuk atau tidak. Akhirnya hari Selasa kami datang ke Bank untuk nge cek, dan ternyata tidak ada transferan tersebut”, jelasnya.

Baca Juga :  Korupsi Mensos, Pemuda Katolik Jabar Desak Bansos Covid-19 Jabar Diperiksa Juga

Menurut Ahmar, pelaku penipuan mengedit sendiri bukti transferan dan sengaja mentrasfernya di akhir pekan.

“Namun jika hari itu juga saya transfer akan sulit memblokirnya karena waktu sudah lewat jam kerja dan bank sudah tutup,” pungkas Ahmar. lagi-lagi, Ahmar berharap masyarakat belajar dari kejadian tersebut sehingga tidak tertipu.

Berita Terkait

Panwascam Banyuresmi Siap Awasi Kampanye Terbuka, Kesiapan PKD dan PTPS jadi Prioritas
Partisipasi Generasi Muda dalam Terciptanya Pemilu Demokratis
Penanganan Kejahatan Asusila Pada Anak di Bawah Umur
Didatangi Semua Capres, Pimpinan Ponpes Cipasung Pilih Ganjar-Mahfud
Selain Imbau Peserta Pemilu Taati Aturan Masa Kampanye, Panwas Cibiuk Perkuat Sinergitas Antar Lembaga
Keberhasilan Pemilihan Umum dan Peranan Strategis Desa sebagai Mitra Penggerak
Dongkrak Suara PSI di Garut, Imam Fatoni Fokus Layani Masyarakat
Ganjar Pranowo: Manfaatkan Teknologi untuk Mendekati Kaum Milenial
Berita ini 208 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:39 WIB

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:05 WIB

2 Oknum Polisi Terlibat Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Garut

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:49 WIB

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:48 WIB

PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:52 WIB

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus

Kamis, 8 Februari 2024 - 18:11 WIB

Keluarga Besar Persis Deklarasikan Dukung Anies Muhaimin di Garut

Kamis, 8 Februari 2024 - 15:17 WIB

Anies Serukan Warga Garut Jangan Takut Perubahan

Rabu, 7 Februari 2024 - 19:46 WIB

Peringati Hari Jadi Garut, Pemda Kabupaten Garut Rilis Logo Baru

Berita Terbaru

Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Penyelamat Demokrasi Tasikmalaya (GRPDT menyerbu salah satu rumah pemenangan Calon Legislattif partai PSI di Kota Tasikmalaya umat (23/2/2024).

Berita

Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya

Sabtu, 24 Feb 2024 - 17:39 WIB