Hari Tanpa Tembakau sedunia, WHO Desak Pemerintah Hentikan Subsidi Pertanian Tembakau

- Penulis

Rabu, 31 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gentra – Pada Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang biasa diperingati setiap 31 Mei, Badan Kesehatan Sedunia (WHO) Mendesak pemerintah untuk menghentikan subsidi pertanian tembakau dan mendukung tanaman yang lebih berkelanjutan yang dapat memberi makan jutaan orang.

Seperti dilansir dari laman World Health Organization, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jendral WHO mengatakan, tembakau bertanggungjawab atas 8 juta kematian per tahun, namun pemerintah di seluruh dunia menghabiskan jutaan dolar untuk mendukung pertanian tembakau.

“Dengan memilih menanam tanaman pangan daripada tembakau, kami memprioritaskan kesehatan, melestarikan ekosistem, dan memperkuat ketahanan pangan untuk semua,” jelasnya.

Dalam rilisnya WHO mengungkapkan lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia menghadapi kerawanan pangan akut. Namun ironisnya lebih dari 3 juta hektar lahan di lebih dari 120 negara digunakan untuk menanam tembakau yang mematikan, bahkan banyak ditanam di negara-negara yang penduduknya kelaparan.

“Tembakau tidak hanya menjadi ancaman besar bagi kerawanan pangan, tetapi kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesehatan petani tembakau. Petani terpapar pestisida kimia, asap tembakau, dan nikotin sebanyak yang ditemukan dalam 50 batang rokok-menyebabkan penyakit seperti kondisi paru-paru kronis dan keracunan nikoyin,” ungkap Dr Ruediger Krech, Direktur Promosi Kesehatan WHO

Tema Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2023

Pada tahun 2023, Hari tanpa Tembakau Sedunia jatuh pada Hari Rabu (31/05/2023). Tema kampanye Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun ini adalah “We Need Food, Not Tobacco”, (Kita Butuh Makanan, Bukan Tembakau).

Baca Juga :  Tradisi Munggahan, Uniknya Masyarakat Sunda

Tema kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran mengenai produksi tanaman alternatif dan peluang pemasaran bagi para petani tembakau. Tema ini mendorong para petani tembakau untuk menanam tanaman yang berkelanjutan dan bergizi.

Tema Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun 2023 ini bertujuan mengekspos upaya industry tembakau dalam upaya mengganti penanaman tembakau dengan tanaman yang berkelanjutan dan bergizi.

Upaya industri tembakau ini menjadi salahsatu dari penyebab krisis pangan global

Baca Juga :  Sejarah Hari Donor Darah Sedunia, dan Tema di 2023

Sejarah Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia jatuh pada tanggal 31 Mei setiap tahunnya.

Pada peringatan tersebut, para perokok diharapkan tidak menghisap rokoknya selama 24 jam yang dilakukan di seluruh dunia secara serentak.

Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia ini dideklarasikan oleh WHO (World Health Organization) mengacu pada banyaknya jumlah kasus kematian yang diakibatkan oleh rokok. Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia ini di deklarasikan oleh WHO pada tahun 1987.

Meninggalnya 6 juta orang akibat rokok yang dihasilkan tembakau setiap tahunnya menjadi dasar munculnya Hari Tanpa Tembakau Sedunia.

Rokok memiliki kandungan bahan kimia yang bersifat adiktif dan karsinogenik. Rokok bisa menjadi sumber berbagai penyakit, salahsatunya kanker. Pasalnya tembakau tidak hanya mengakibatkan kematian pada perokok, tetapi juga perokok pasif

Berita Terkait

Mengetahui Batik Khas Garutan yang Tembus Pasar Dunia
Atychiphobia, Takut Gagal berlebihan, Berikut Gejala, Penyebab dan Penanganannya
Kabar Baik, Hasil Studi, Berikut Kegiatan Mencegah Risiko Diabetes
Inilah 6 Manfaat Daun Jambu Biji yang Wajib Diketahui Untuk Kesehatan
Berikut 7 Manfaat Berenang, Salahsatunya Bagus Untuk Kesehatan Jantung
Sering Cemas dan  Panik?, Coba Lakukan Teknik Grounding
7 Langkah Cara Mencintai Diri Sendiri, Saat Rasa Percaya Diri Anda Rendah
5 Terapi Strategi Kesehatan Mental Asia
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:49 WIB

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:48 WIB

PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:52 WIB

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus

Kamis, 8 Februari 2024 - 21:04 WIB

Disambut 20 Ribu Santri dan Masyarakat Garut, Ganjar Sampaikan Komitmen Terhadap Guru Ngaji

Kamis, 8 Februari 2024 - 18:11 WIB

Keluarga Besar Persis Deklarasikan Dukung Anies Muhaimin di Garut

Rabu, 7 Februari 2024 - 19:46 WIB

Peringati Hari Jadi Garut, Pemda Kabupaten Garut Rilis Logo Baru

Rabu, 7 Februari 2024 - 13:07 WIB

Waspada Risiko Bencana, KPU Kota Tasikmalaya Siapkan Rumah Aman

Selasa, 6 Februari 2024 - 21:28 WIB

Presiden Jokowi Tetapkan 14 Februari Sebagai Hari Libur Nasional

Berita Terbaru