Harga Sayuran Naik, Pedagang Resah Pelanggan Mengeluh

- Penulis

Rabu, 15 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga sayuran naik di sejumlah pasar di Kabupaten  Garut. Kenaikan harga terjadi pada sawi putih, cabai, hingga bawang merah (Foto: Fitri/GentraPriangan)

i

Harga sayuran naik di sejumlah pasar di Kabupaten Garut. Kenaikan harga terjadi pada sawi putih, cabai, hingga bawang merah (Foto: Fitri/GentraPriangan)

Garut- Harga sayuran tengah menanjak di sejumlah pasar di Kabupaten Garut. Kenaikan harga terjadi pada sawi putih, tomat, bawang merah, hingga cabai.

Tomat misalnya, dari mulai harga Rp10 ribu rupiah kini naik menjadi Rp12 ribu rupiah. Tak hanya itu, cabai pun naik harga baik cabai merah, cabai hijau dan cabai keriting, cabai rawit merah misalnya dari harga Rp80 ribu rupiah kini naik menjadi Rp100 ribu rupiah.

Belum lagi harga sayuran lainnya, seperti kol, sawi putih dan beberapa sayuran lainnya pun ikut mengalami kenaikan harga.

Kenaikan harga tersebut berdampak terhadap para pedagang dan ibu-ibu rumah tangga yang terpaksa harus mengencangkan ikat pinggang karena kenaikan harga tersebut.

Baca Juga :  Garut Raih Penghargaan Kabupaten Paling Inovatif Dalam Jabar Stunting Summit

Salah satu pedagang seblak, Neni Sumarni mengeluh dengan harga sayuran yang naik, pasalnya cabai yang digunakan untuk bumbu saat ini mahal. Namun tetap harus terus berjualan meskipun harga naik.

“Meskipun harga mahal, saya tetap harus membeli kebutuhan untuk warung,” ucapnya saat wawancara di Pasar Cibatu Kabupaten Garut, Rabu (15/6/2022).

Neni berharap harga sayuran cepat turun agar dirinya dapat berjualan dan membeli beberapa bahan sayuran yang murah seperti biasanya. Karena saat ini dirinya harus pintar belanja sayuran dan mempengaruhi kepada pendapatan karena bahan bahan yang digunakan untuk berjualan banyak yang mengalami kenaikan.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pasar dan ESDM Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana mengatakan kenaikan harga sayuran tersebut dikarenakan supplay pemasok dari petani saat ini terganggu. Apalagi at ini musim hujan menyebabkan produksi sayuran mengurang.

Baca Juga :  Balita Stunting di Garut Mendapat Bantuan dari BAPANAS

“Kan hujan, produksi berkurang,” singkat Gania.

Saat dikonfirmasi beberapa petani, Harga sayuran tinggi pun disebabkan oleh susahnya barang yang ada di petani hngga para petani tidak menanam sebagian sayuran sehingga ayuran yang ada mengalami kekosongan.

Selain kenaikan pasokan akibat tidak menanamnya dan susahnya barang di petani, kenaikan harga sayuran juga dipicu karena tingginya permintaan. Sebab beberapa daerah mulai banyak hajatan.

Berita Terkait

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis
Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya
Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru
Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan
Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan
Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024
Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang
Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Mei 2024 - 18:21 WIB

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis

Rabu, 1 Mei 2024 - 00:40 WIB

Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya

Minggu, 21 April 2024 - 16:40 WIB

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 31 Maret 2024 - 22:28 WIB

Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:10 WIB

Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:55 WIB

Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:42 WIB

Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut

Minggu, 10 Maret 2024 - 13:51 WIB

Beras Lokal Garut Meroket Jelang Ramadan

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB