Home / Sosial / Tasikmalaya

Sabtu, 31 Juli 2021 - 12:00 WIB

Global Wakaf-ACT Inisiasi Bantuan Pelaku UMKM di Tasikmalaya

Gentra Priangan - 

Bantuan usaha bagi para pelaku UMKM (foto: Bahri/GentraPriangan)

i

Bantuan usaha bagi para pelaku UMKM (foto: Bahri/GentraPriangan)

Tasikmalaya – Pandemi Covid-19 masih belum usai, beberapa kebijakan pemerintah terus dilakukan salahsatunya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menurunkan angka positif Covid-19.

Dampak dari PPKM dirasakan oleh masyarakat terutama para pedagang kecil atau UMKM yakni dengan menurunnya jumlah penjualan sehingga kebijakan tersebut cukup membuat dilema. Bahkan salahsatu penerima bantuan modal di Padakembang sempat berhenti berdagang 10 hari karena modalnya dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga  ACT Gandeng Polsek dan Danramil Gelar Operasi Pangan Gratis Untuk Warga yang Terpapar Covid-19 di Tasikmalaya

Kartini salahsatu penerima bantuan mengaku sudah 10 hari tidak jualan dan modal bantuan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Karena uangnya dipakai untuk makan dan kebutuhan sehari-hari. Para pelanggan udah banyak yang menanyakan tapi gimana modal engga ada ga bisa jualan. 10 hari diam di rumah nunggu yang nyuruh kerja aja kaya Bertani dan lainnya” ujar Kartini kepada tim Redaksi, Jum’at (30/7/2021).

Merespon hal tersebut Global Wakaf-ACT menginisiasi program bantuan pinjaman modal tanpa bunga dan biaya apapun untuk para UMKM di seluruh daerah termasuk di Kabupaten Tasikmalaya.

PIC program bantuan Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia (WMUMI) ACT Kabupaten Tasikmalaya Nizam menyampaikan, bantua tersebut tidak hanya sebatas bantuan melainkan dibarengi dengan pendampingan.

“Inysa Allah Program ini kami salurkan untuk para pedagang kecil atau UMKM, sudah ada 30 pedagang akan diberi modal yang tersebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya. Selain pemberian modal, program inipun dibarengi dengan pendampingan dari kami untuk pengembangan usaha mereaka. Dengah harapan para pedagang ini bisa bertahan bahkan berkembang di tengah pembatasan seperti sekarang ini.” ungkap Nizam.

Pelaksanaan Program bantuan modal usaha mikro di Kabupaten Tasikmalaya sudah mulai dari sendiri hari senin (26/07/2021).

Setiap hari ada implementasi 5-10 pedagang diberi bantuan modal dengan mendatangi ke setiap tempat berjualan.

Elis seorang pedagang sayur salah satu penerima manfaat lainnya mengatakan sangat merasa terbantu dengan adanya program ini.

“Alhamdulillah terimakasih bantuan ini sangat diterima jadi bisa mengembangkan usaha dengan memperbanyak produk disini,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Sosial

Peresmian Yayasan Bina Insan Tasikmalaya

Berita

Pemuda Pancasila Salawu Gelar Konsolidasi, Wujudkan Kemandirian Organisasi

Berita

Wujudkan Desa Inklusif, Desa Tenjowaringin Bentuk RBM dan Posbakum

Berita

Respons Banser Usai Pesantren Jadi Klaster Covid-19 di Kota Tasikmalaya

Garut

Pedagang Kaki Lima di Garut Keluhkan Seringkali Rugi Akibat PPKM

Berita

Muskercab PCNU Kota Tasikmalaya Bahas Kemandirian Organisasi

Politik & Hukum

Transparency Institute Tagih Komitmen Kejaksaan Bedah Kasus Gratifikasi Sekda Tasikmalaya

Berita

Camat Salawu Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif Dalam Upaya Pencegahan Covid-19

Dapatkan Update Berita Dari Kami