instagram youtube

Garut akan Menjadi Percontohan Sekolah Penggerak di Indonesia

- Gentra Priangan

Kamis, 11 Februari 2021 - 19:10 WIB

Pemkab Garut melakukan video telekonferensi di Command Center, Kecamatan Garut Kota terkait sosialisasi Sekolah Penggerak yang digagas oleh Kemendibud RI (Foto: diskominfo)

i

Pemkab Garut melakukan video telekonferensi di Command Center, Kecamatan Garut Kota terkait sosialisasi Sekolah Penggerak yang digagas oleh Kemendibud RI (Foto: diskominfo)

Garut – Kabupten Garut ditunjuk untuk menjadi percontohan sekolah penggerak di Indonesia. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, saat melakukan video telekonferensi bersama dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, di command center, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (11/2/2021).

Rudy menyatakan, pihaknya akan memberikan perhatian khusus untuk mendukung dan menyukseskan Sekolah Penggerak ini.

“Kami tentunya berterima kasih sekali Kabupaten Garut bisa dijadikan sebagai percontohan pertama sekolah penggerak. Sekali lagi, kami, saya terutama mempunyai atensi perhatian khusus setiap ada zoom meeting atau arahan-arahan dari Bapak Menteri (Kemendikbud, Nadiem Makarim) melalui Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan kepada saya, saya pasti hadir untuk mendengarkan karena Kabupaten Garut serius ingin menyukseskan sekolah penggerak dan tentu menjadi contoh karena ini adalah sekolah yang akan dijadikan dasar untuk melaksanakan atau mencapai  tujuan daripada visi pendidikan Indonesia”, ujar Rudy.

Baca Juga :  Dilanda Pandemi, Gotong Royong Warga Makin Tinggi

Ia menyebutkan, bahwa sekolah penggerak penting karena nilai-nilai Pancasila teraplikasi dalam pendidikan di sekolah penggerak ini.

“Sekolah penggerak ini penting sebagaimana dijelaskan oleh Bapak Menteri pada zoom meeting yang saya ikuti adalah bagaimana lima unsur yang ada di dalam Pancasila ini bisa teraplikasi di dalam pendidikan  bergotong royong, pendidikan yang berkolaboratif, pendidikan yang didasarkan kepada profesionalisme dan teknologi tentunya ini akan menjadikan murid-murid kita menjadi murid-murid yang cerdas, murid-murid juga selain cerdas mempunyai jiwa-jiwa empati jiwa, gotong royong dan tentu berakhlakul karimah,” ungkapnya.

Rudy mengatakan, pihaknya akan melaksanakan kewajiban pemerintah daerah untuk mendukung program ini salah satunya dengan memberikan politik anggaran.

“Dan bagi kami di daerah ini akan kami laksanakan, apa yang menjadi kewajiban daerah kami akan laksanakan dengan memberikan politik anggaran, kami support dengan anggaran dan tentunya di Kabupaten Garut dalam rangka pelaksanaan Sekolah Penggerak ini saya akan memimpin langsung supaya kesulitan-kesulitan yang terjadi di lapangan ini bisa dapat diatasi kepala daerah dan juga Dinas Pendidikan,” tutur Rudy.

Baca Juga :  Pemenang Putera-Puteri Pendidikan Jabar Siap Berlaga di Tingkat Nasional

Ia berharap dengan program ini bisa meningkatkan kualitas generasi muda di Indonesia menghadapi era serba digital yang saat ini banyak ditemui.

“Kami berharap bahwa apa yang menjadi bagian harapan untuk mempercepat bagaimana generasi muda Indonesia mempunyai level baik dari level yang berhubungan dengan kecerdasan, level dari keahlian, level yang berhubungan dengan wawasan yang bersifat internasional yang mempunyai wawasan dengan teknologi bukan saja 4.0, tapi 5.0, atau 6.0 atau seterusnya.” pungkasnya.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan secara virtual ini turut dihadiri juga oleh Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat, Gusmayadi Muharmansyah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Garut, Totong, dan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, serta unsur pimpinan lainnya. (dis/red)

Berita Terkait

Siswa Mulai Jenuh, Disdik Jabar Akan Gabungkan Pola Belajar Daring dan Tatap Muka
Mengenal Hari Nelayan Nasional
Humanity First Bersama Klassku Upayakan Solusi Kejenuhan Belajar Daring
Bupati Garut Minta Kepala Sekolah Untuk Tidak Membebani Masyarakat
PMII Garut Pertanyakan Peran Dinas Pendidikan Atur Belajar di Masa Pandemi
Kampung di Garut Edukasi Anak Tentang Pengelolaan Sampah
Sejarah Tasikmalaya Pasca Revolusi Kemerdekaan Indonesia
Peduli Terhadap Kegiatan Menulis, PMII Cabang Ciamis gelar Sekolah Jurnalistik

Berita Terkait

Senin, 22 Februari 2021 - 23:04 WIB

Sejarah Baru di Kabupaten Tasikmalaya, Kini Miliki Universitas Pertama

Sabtu, 28 November 2020 - 11:32 WIB

Dengan Protokol Kesehatan, Universitas Garut Gelar Wisuda Tatap Muka

Minggu, 25 Oktober 2020 - 20:41 WIB

Kampung di Garut Edukasi Anak Tentang Pengelolaan Sampah

Senin, 12 Juli 2021 - 22:42 WIB

Peduli Terhadap Kegiatan Menulis, PMII Cabang Ciamis gelar Sekolah Jurnalistik

Rabu, 29 Juli 2020 - 04:39 WIB

Berikut 27 Kecamatan di Garut yang di Rencanakan Menggelar Kegiatan Belajar Secara Tatap Muka

Kamis, 11 Februari 2021 - 13:52 WIB

Siswa Mulai Jenuh, Disdik Jabar Akan Gabungkan Pola Belajar Daring dan Tatap Muka

Rabu, 20 Januari 2021 - 22:37 WIB

Jawab Tantangan Zaman, PMII IAIC Gelar PKD

Rabu, 27 Juli 2022 - 13:54 WIB

Mengenal Adelia Putri, Wakil Jabar di Ajang Puteri Pendidikan Indonesia

Berita Terbaru

Kepala Pelaksana BPBD Kab. Garut, Satria Budi (foto: Fitri/GentraPriangan)

Berita

Gempa 4,4 Guncang Garut, BPBD: Tetap Tenang

Kamis, 2 Feb 2023 - 01:05 WIB