Home / Politik & Hukum

Minggu, 21 April 2019 - 11:40 WIB

FBTI Tasikmalaya Nyatakan Sikap Terkait Kondisi Politik Pasca Pemilu

Gentra Priangan - 

i

PERNYATAAN SIKAP
FORUM BHINNEKA TUNGGAL IKA (FBTI) TASIKMALAYA TERKAIT SUASANA POLITIK SAAT INI

Tasikmalaya, 21 April 2019
Merawat Kebhinekaan ; Menjaga Persatuan Indonesia

Dinamika selepas pemungutan suara 17 April semakin riuh setelah data Quick Count selesai serta televisi merilis hasilnya. Kedua kontestan memang menganjurkan pendukungnya menahan diri dan menunggu hasil dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan diumumkan 35 hari ke depan. Tapi faktanya kemudian, pendukung
tetaplah manusia yang lapar pada hasil kemenangan.

Munculnya klaim kemenangan, berakibat munculnya ketegangan antara kedua kubu terutama dibarisan pendukung baik di dunia nyata atau di dunia maya, polarisasi kian menguat, bahkan ada beberapa pihak yang dengan lantang menyerukan perang.
Apakah kita mau di adu domba, perang saudara, tentunya TIDAK. Atas dasar itu, kami
dari Forum Bhinneka Tunggal Ika Tasikmalaya menyampaikan pernyataan sikap,
sebagai berikut :

Baca Juga  Paguyuban Otomotif Kabupaten Tasikmalaya, Hilangkan Stigma Berandal Bermotor

1. Terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang telah
menggunakan hak pilihnya secara tertib dan bertanggung jawab. Dan terimakasih juga Kepada seluruh aparat negara, penyelenggara pemilu yang telah bertugas dengan baik mengorbankan waktu, tenaga dan fikiran untuk
menciptakan peilu yang adil dan damai. Serta kami sampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya pejuang demokrasi di tanah air,
semoga segala pengorbanan menjadi amal ibadah.

2. Menjaga suasana masyarakat yang aman dan kondusif, Hentikan segala bentuk provokasi, fitnah dan ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah masyarakat. Tebarkan welas asih, jalin persatuan dan kesatuan bangsa. Serta
mengajak seluruh komponen bangsa segera melakukan rekonsiliasi pasca
pemungutan suara Pemilu 2019.

Baca Juga  Gubernur Imbau Masyarakat Jabar Terapkan Protokol Kesehatan Saat Pencoblosan

3. Menunggu dan mengawasi proses penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU secara profesional, adil, dan amanah dalam menjalankan tugasnya sesuai undang-undang yang berlaku untuk menghasilkan pemilu yang berkualitas.

4. Menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum, apalagi bersikap inkonstitusional.

5. PEMILU sebagai perwujudan demokrasi telah usai. Segala perbedaan tidak
perlu lagi dipersoalkan dan saatnya seluruh komponen masyarakat bersatu mendukung siapapun pemenangnya serta komitmen merawat Bhinneka Tunggal Ika.

ASEP RIZAL AS’YARI
Ketua

AJAT SUDRAJAT
Sekretaris

Share :

Baca Juga

Politik & Hukum

Pertama di Indonesia, Kabupaten Tasikmalaya Miliki Kampung Demokrasi

Politik & Hukum

Ada Ratusan Anak Punk di Kota Tasikmalaya, Ini Kata Budi

Garut

Kadispora Garut Divonis 1 Tahun Bui, Ini Kata Bupati

Politik & Hukum

Bulan Depan Kontruksi Tol Jatiasih – Sadang Dimulai

Politik & Hukum

Politik dan Ancaman Intoleransi

Politik & Hukum

Gubernur Ajak TNI/Polri Edukasi Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Selama Pilkada 2020

Politik & Hukum

Diduga Ada Pelanggaran, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Diminta Bertindak Tegas

Peristiwa

Berawal Dari Medsos, Puluhan Gadis di Garut Jadi Korban Pelecehan Seksual