Ditetapkan Zona Merah Corona, Satu Kampung di Garut Diisolasi

- Penulis

Kamis, 23 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Satu kampung diisolasi setelah ada salah satu warganya yang meninggal dunia dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) positif Covid-19 dari hasil uji labolatorium dengan sampel swab.
Kampung tersebut Tepatnya di Desa Cigedug Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut. Akhirnya diisolasi mulai hari Rabu (22/04/2020).

Berdasarkan riwayat perjalanan, warga positif Covid-19 tersebut merupakan warga yang merantau di Bogor. Saat pandemi Covid-19, warga tersebut pulang kampung. Saat di kampung warga tersebut mengeluh sakit dan sempat dirawat di puskesmas dan dirujuk ke ruangan isolasi.

“Jadi warga itu memang sudah sakit dari Bogor, sehingga saat pulang kampung langsung dirujuk ke ruangan isolasi,” ujar Wakil Bupati Garu, Helmi Budiman, seperti dilansir dari kompas.com.

Helmi menjelaskan, satu kampung tersebut harus melakukan isolasi mandiri karena sudah ditetapkan sebagai zona merah Covid-19.

 

“Iya ini isolasi mandiri, pertimbangannya pertama adalah daerah ini sudah bisa ditetapkan sebagai zona merah, karena di sini ada yang positif dan meninggal, yang kedua kontak eratnya yang paling banyak itu kumpul di kampung ini, ada sekitar 41 kepala keluarga,” ucap Wakil Bupati Garut.

Baca Juga :  Pemerintah Resmi Umumkan Kenaikan Harga BBM Hari Ini

Isolasi di Desa Cigedug dingungkapkan oleh Wakil Bupati Garut untuk memaksimalkan upaya-upaya penanganan, pemerintah daerah bersama aparat desa setempat akhirnya sepakat melakukan isolasi di kampung yang ditempati 315 kepala keluarga (KK) tersebut.

Selain itu juga Mia Herlina Camat Cigedug mengakui, pada awalnya masyarakat sempat protes juga saat akan dilakukan isolasi mandiri. Menurutnya, mereka menyadari betul isolasi ini untuk kepentingan dirinya dan masyarakat banyak. Namun, setelah dikomunikasikan bersama aparat desa, akhirnya masyarakat secara sukarela mau mengikuti prosedur isolasi mandiri tersebut.

“Mulai hari ini, setelah semua menerima bantuan sembako untuk 10 hari ke depan, warga harus diam di rumah, kalau ada keperluan apapun, bisa menghubungi satgas dari desa yang berjaga,” jelasnya.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Garut Gelar Operasi Yustisi

Kepala Desa Cigedug, Basit Abdul Kodir menuturkan, masyarakat sudah siap untuk melakukan isolasi mandiri.

Saat ini juga kampung tersebut di lakukannya pengamanan yang sangat ketat sampai pintu masuk menuju kampung di jaga ketat oleh satgas.

Ada tiga jalan yang bisa jadi pintu masuk ke kampung tersebut dari jalan raya. Semuanya, akan dijaga satgas Covid-19 Desa Cigedug. Sementara, sebuah posko dibangun di dekat pintu masuk kampung tersebut yang dijadikan tempat menampung bantuan dari berbagai pihak untuk warga yang diisolasi.

Helmi mengatakan, pihaknya mulai hari ini akan segera melakukan tracking di sekitar kampung tempat tinggal warga positif Covid-19. Pihaknya akan menghitung langkah terburuk untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Garut. “Yang pasti satu kampung akan diisolasi, kemungkinan bisa hingga satu desa,” katanya.

Berita Terkait

Akses Jalan Singaparna Menuju Cigalontang Putus Akibat Banjir
Citimall Garut Perkenalkan Tenant Nasional Baru, KKV Siap Manjakan Pengunjung
Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis
Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya
Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru
Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan
Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan
Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:42 WIB

Akses Jalan Singaparna Menuju Cigalontang Putus Akibat Banjir

Jumat, 7 Juni 2024 - 16:39 WIB

Citimall Garut Perkenalkan Tenant Nasional Baru, KKV Siap Manjakan Pengunjung

Jumat, 3 Mei 2024 - 18:21 WIB

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis

Rabu, 1 Mei 2024 - 00:40 WIB

Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya

Minggu, 21 April 2024 - 16:40 WIB

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:10 WIB

Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan

Minggu, 10 Maret 2024 - 20:10 WIB

Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:55 WIB

Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB