Diancam Santet, Gadis 18 Tahun Asal Tasik jadi Korban Dukun Cabul

- Penulis

Kamis, 25 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya – Seorang pria paruh baya berinisal T (41) kedapatan menyetubuhi gadis berusia 18 tahun yang masih berstatus siswi SMA. Alhasil pria warga Kampung Sukaresmi, Desa/Kecamatan Sukaresik diringkus Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (24/7/2019).

Saat dimintai keterangan, T mengaku sudah 15 kali menyetubuhi korban. Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Febry Kurniawan Maruf menjelaskan awalnya korban datang kepada T (41) untuk melakukan pengobatan dengan keluhan sakit bisul.

“Korban sering mengeluh sakit bisul dibagian paha. Jadi orang tua korban meminta bantuan pelaku,” kata Kapolres dalam siaran persnya, Rabu (23/07/2019).

Baca Juga :  Pertama di Indonesia, Kabupaten Tasikmalaya Miliki Kampung Demokrasi

Setelah menyanggupi permintaan korban, dukun tersebut melakukan ritual pengobatan dengan timun dan biji pala. Alih-alih mengobati, pelaku malah menyetubuhi korban sebanyak 15 kali.

Korban saat itu takut melawan perbuatan dukun tersebut karena dia dan keluarganya diancam akan disantet.

“Saat melakukan aksinya, pelaku mengancam korban akan menyantet keluarga korban,” ujar Kapolresta Tasikmalaya itu.

Setelah kejadian korban menceritakan aksi T ke keluarganya dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

Baca Juga :  Kedai Kopi Wangunraja, Rasakan Sensasi Menyeruput Kopi di Tepi Hutan Pinus

Pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya itu dengan dijerat dijerat Pasal 81 ayat 2 dan Pasal 82 ayat 1 UU RI No 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan denda Rp 5 miliar,” ujar AKBP Febry Kurniawan Maruf.

Satu buah tali berwarna putih yang dijadikannya sebagai jimat dan isim bertuliskan Arab yang digunakan pelaku saat melaksanakan ritual perdukunannya juga diamankan polisi sebagai barang bukti.

Berita Terkait

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis
Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya
Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru
Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan
Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan
Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024
Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang
Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Mei 2024 - 18:21 WIB

Siswi SMK Maarif NU Bandung Raih Juara 2 Deklamasi Puisi Bahasa Prancis

Rabu, 1 Mei 2024 - 00:40 WIB

Diusung Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Mantap Maju Pilwalkot Tasikmalaya

Minggu, 21 April 2024 - 16:40 WIB

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 31 Maret 2024 - 22:28 WIB

Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:10 WIB

Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:55 WIB

Laga Klasik Liga 1 2023/2024, Persib Keluar Sebagai Pemenang

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:42 WIB

Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut

Minggu, 10 Maret 2024 - 13:51 WIB

Beras Lokal Garut Meroket Jelang Ramadan

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB