BEM IPI Soroti Pendidikan Garut di Tengah Pencalonan Kepala Dinas

- Penulis

Sabtu, 25 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BEM IPI Firman Yusuf

i

Ketua BEM IPI Firman Yusuf

Garut – Di tengah tahap pencalonan calon Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Badan Eksekutif Mahasiswa Institut Pendidikan Indonesia (BEM IPI) soroti kondisi pendidikan di Kabupaten Garut yang carut marut dan memperihatinkan hal tersebut disampaikan menteri kajian isu strategis dan propaganda BEM KBM IPI Agung Gumilar.

Agung menyampaikan, ada lima hal yang mencerminkan pendidikan Garut memprihatinkan yaitu

Pertama, Kondisi saat ini dari tahun 2014 IPM Garut peringkat ke 25 dari 27 Kota/Kabupaten se-Jawa Barat (salah satu indikatornya dari pendidikan).

Kedua, masih ada fasilitas sekolah yang belum memadadai di swasta maupun negeri,

Ketiga, banyaknya dugaan siswa fiktif demi besarnya anggaran BOS.

Baca Juga :  Candi Cangkuang Wisata Murah Bernilai Sejarah

Keempat, banyaknya kekosongan kepala sekolah.

Kelima, carut marutnya guru honorer.

Keenam, banyak mafia pendidikan, contohnya ketika izin operasional sekolah.

“Selaku mahasiswa Institut Pendidikan Indonesia yang sudah jelah notabenenya pendidikan tentunya sangat prihatin dengan kondisi Pendidikan Garut yang selalu berada di angka terendah. Maka dari itu, kami menuntut bupati Garut untuk lebih memperhatikan Pendidikan Garut saat ini dan kami berharap Kadisdik yang baru nanti sudah siap menggebrak pendidikan garut menjadi lebih baik,” kata Agung saat kepada gentrapriangan.com Sabtu, (25/12/2021).

Sementara itu, Ketua BEM IPI Firman Yusuf menambahkan penetapan Kepala Dinas Pendidikan nantinya harus betul-betul orang yang dapat menjalan amanat Perbup nomor 48 tahun 2016 tentang tugas, fungsi dan tata kerja dinas pendidikan kabupaten Garut.

Baca Juga :  Akibat Pandemi, Pengrajin Payung Geulis Tasikmalaya Mulai Alih Profesi Untuk Cukupi Kebutuhan Hidup

Dimana Kepala Dinas Pendidikan mempunyai wewenang untuk memimpin, merumuskan kebijakan,mengkoordinasikan, melaksanakan kerja sama dan mengendalikan pelaksanaan urusan pemerintahan bidang pendidikan di Kabupaten Garut tentunya memperbaiki kecacatan pendidikan di Kabupaten Garut.

“Kami juga menuntut Bapak Bupati Garut yang terhormat, supaya bisa lebih memperhatikan dan mengawasi pengembangan pendidikan di Kabupaten Garut karena ini bisa jadi salah satu faktor penghambat IPM. Apalagi IPM Kabupaten Garut tetap istiqomah sejak tahun 2014 masih di nomor dua tapi dari akhir Se-Jawa Barat,” pungkas Firman

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru
Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan
Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan
Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut
Beras Lokal Garut Meroket Jelang Ramadan
Warga Tertimpa Pohon Tumbang Dievakuasi Polisi
DMI Kecamatan se-Kab Garut Dapat Bantuan Alat Kebersihan
Partisipasi Pemilu Masyarakat Garut Melebihi Target
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 April 2024 - 16:40 WIB

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 31 Maret 2024 - 22:28 WIB

Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:10 WIB

Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:42 WIB

Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut

Minggu, 10 Maret 2024 - 13:51 WIB

Beras Lokal Garut Meroket Jelang Ramadan

Minggu, 10 Maret 2024 - 12:31 WIB

Warga Tertimpa Pohon Tumbang Dievakuasi Polisi

Jumat, 8 Maret 2024 - 21:52 WIB

DMI Kecamatan se-Kab Garut Dapat Bantuan Alat Kebersihan

Jumat, 8 Maret 2024 - 21:28 WIB

Partisipasi Pemilu Masyarakat Garut Melebihi Target

Berita Terbaru

Momen perayaan Intimate Hearing Session Penemuan 'Kartini' di

Berita

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru

Minggu, 21 Apr 2024 - 16:40 WIB