Arus Balik Lebaran, Tasikmalaya – Garut 7 Jam

- Penulis

Senin, 10 Juni 2019 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya – Senin, 10 Juni 2019 menjadi hari yang tak bisa dilupakan oleh para pemudik yang berasal dari Tasik dan sekitarnya. Pasalnya mereka terpaksa menempuh perjalanan 7 jam untuk mencapai daerah Limbangan-Garut melalui jalur Ciawi.

Bagi Mubarak, pemudik asal Tasik yang hendak kembali ke Bogor, kejadian itu membuatnya heran karena jarak Tasik-Garut cukup lama dan tidak masuk akal.

“Saya sangat heran, perjalanan Tasikmalaya-Garut yang biasa ditempuh hanya 2 jam-an sekarang mecapai 7 jam. Bis yang saya tumpangi cukup lama berhenti dan tidak bisa berjalan karena padatnya kendaraan menuju Garut.”, ujarnya kepada gentrapriangan.com, Senin (10/06/2019)

Baca Juga :  Pilkades Serentak Rawan Konflik, Masyarakat Diminta Jangan Mudah Terprovokasi

Mubarak berangkat dari Tasik sekitar pukul 07.00 WIB dan sampai ke daerah Limbangan-Garut pukul 14.30 WIB.

“Sebelumnya saya berangkat sekitar pukul 07.00 WIB dari pool Budiman, kemacetan sudah terjadi tidak jauh dari terminal keberangkatan hingga ke daerah Limbangan-Garut pada pukul 14.30 WIB.”, jelasnya.

Lebih lanjut, Mubarak menyampaikan keinginannya untuk menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak berwajib.

“Banyak orang yang merasa kesal dengan fenomena ini termasuk saya ingin menyampaikan keluhan tentang kemacetan tak wajar ini ke pihak terkait, tetapi saya tidak mempunyai akses untuk itu.”, lanjutnya

Baca Juga :  Hasil Imbang di Laga Perdana Persib, Milla: Hal yang Wajar

Arus balik libur lebaran ini berbeda dengan arus mudik beberapa hari lalu yang cenderung tidak ada kemacetan berarti di jalur-jalur mudik. Sejak H+1 kemacetan terjadi dimana-mana, termasuk di jalur Ciawi yang menghubungkan Tasik dan Garut. Para pemudik merasakan kemacetan yang bahkan belum pernah mereka alami sebelumnya. (mk/red)

Berita Terkait

Longsor Terjadi di Jalan Banjarwangi Garut Selatan
Pemdes Sukahurip Dorong Peningkatan Indeks Desa Membangun Melalui Pelatihan Budidaya Jamur Tiram
Generasi Muda Tunjukkan Keberagaman Inklusif Lewat Film Dokumenter
Belum 24 Jam Baliho Ganjar-Mahfud Dirusak di Garut
Sajajar Perkuat Toleransi Lewat Pameran Foto dan Nobar Film Dokumenter
Selain Imbau Peserta Pemilu Taati Aturan Masa Kampanye, Panwas Cibiuk Perkuat Sinergitas Antar Lembaga
Rumah Makan Pejuang Program Inisiatif Bantu Sesama
Pemberdayaan Pemuda Untuk Resolusi Konflik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Desember 2023 - 21:22 WIB

Longsor Terjadi di Jalan Banjarwangi Garut Selatan

Jumat, 1 Desember 2023 - 10:37 WIB

Generasi Muda Tunjukkan Keberagaman Inklusif Lewat Film Dokumenter

Kamis, 30 November 2023 - 20:18 WIB

Belum 24 Jam Baliho Ganjar-Mahfud Dirusak di Garut

Rabu, 29 November 2023 - 14:40 WIB

Selain Imbau Peserta Pemilu Taati Aturan Masa Kampanye, Panwas Cibiuk Perkuat Sinergitas Antar Lembaga

Sabtu, 25 November 2023 - 15:23 WIB

Rumah Makan Pejuang Program Inisiatif Bantu Sesama

Minggu, 19 November 2023 - 05:20 WIB

IPNU Jabar Siap Awasi Pemilu 2024

Senin, 13 November 2023 - 21:48 WIB

Bantuan El Nino, Pemerintah Pusat Alokasikan Bantuan Beras

Senin, 13 November 2023 - 21:37 WIB

Ketahanan Pangan; 200 Ton Beras Tersedia untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Kondisi jalan yang terdampak longsor di kawasan Lawang Angin, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut

Berita

Longsor Terjadi di Jalan Banjarwangi Garut Selatan

Sabtu, 2 Des 2023 - 21:22 WIB

Baliho Ganjar-Mahfud di Garut diduga dirusak (Foto: GentraPriangan)

Berita

Belum 24 Jam Baliho Ganjar-Mahfud Dirusak di Garut

Kamis, 30 Nov 2023 - 20:18 WIB