Aksi PMII Pamekasan, Gusdurian Bogor: Polri langgar Intruksi Presiden

- Penulis

Jumat, 26 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Baru-baru ini, telah viral video sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan berunjuk rasa di depan kantor bupati menuntut tegas galian tambang ilegal didaerahnya. Video tersebut menampilkan kebrutalan aparat kepolisian hingga seorang mahasiswa mengalami luka di kepala akibat tindakan represif oknum polisi.

Koordinator GUSDURian Bogor, M Hafiz Azami menanggapi kejadian tersebut amat sangat disayangkan, pasalnya tindakan kebrutalan itu tidak sama sekali bisa diterima, “Kalo kita mengacu pada Pasal 13 Perkapolri 9/2008, point a sangat jelas bahwa pengamanannya harus melindungi hak asasi manusia”.

Baca Juga :  Hari Film Nasional, Ini Sejarahnya!

“Ayat 1 nya itu ada point-point seperti peserta aksi juga harus dilindungi secara hukum, ika ada penangkapan juga harus diperlakukan manusiawi, pada pasal 24nya juga Polisi tidak boleh keluar dari barisannya dan tidak boleh tersulut emosi hingga sampai memukul dengan brutal”. Tambahnya.

Dalam aksi tindakan represif, hafiz sapaan akrabnya juga mengatakan bahwa POLRI tidak menjalankan perintah Presiden RI, “Pak Joko Widodo yang menyatakan, agar saat menangani demonstrasi mahasiswa maupun masyarakat sipil lainnya tak bertindak represif. Hal itu disampaikan pada Kamis, 26/09/2019 kepada pak Tito kala masih menjabat Kapolri” tutupnya.

Baca Juga :  Polisi Imbau Pengendara Motor Jangan Pakai Sandal Jepit, Ini Alasannya

Sekedar Informasi, Demontrasi yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan di depan kantor bupati Pamekasan diwarnai kericuhan, Kamis (25/05/2020). Aksi tersebut menuntut Bupati menutup dan menindak tegas galian ilegal.

Kericuhan berupa bentrokan massa aksi dengan petugas kepolisian dipicu kekecewaan mahasiswa yang tidak ditemui bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

Berita Terkait

Akses Jalan Singaparna Menuju Cigalontang Putus Akibat Banjir
Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024
Pengelola Media Berkumpul di Yogyakarta, Bahas Solusi Bisnis Media Masa Depan
Tabulasi Hilang, Bawaslu RI; Ini Jelas Masalah
MUI Keluarkan Fatwa Tindakan Merusak Alam Hukumnya Haram
Presiden Jokowi Tetapkan 14 Februari Sebagai Hari Libur Nasional
Ketua KPU Diputuskan Langgar Etik Karena Pencalonan Gibran
Komitmen Para Capres di Bidang Kesehatan, Apa saja?
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:42 WIB

Akses Jalan Singaparna Menuju Cigalontang Putus Akibat Banjir

Minggu, 10 Maret 2024 - 20:10 WIB

Awal Ramadan 1435 Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024

Sabtu, 9 Maret 2024 - 18:57 WIB

Pengelola Media Berkumpul di Yogyakarta, Bahas Solusi Bisnis Media Masa Depan

Jumat, 8 Maret 2024 - 22:18 WIB

Tabulasi Hilang, Bawaslu RI; Ini Jelas Masalah

Senin, 26 Februari 2024 - 15:48 WIB

MUI Keluarkan Fatwa Tindakan Merusak Alam Hukumnya Haram

Selasa, 6 Februari 2024 - 21:28 WIB

Presiden Jokowi Tetapkan 14 Februari Sebagai Hari Libur Nasional

Senin, 5 Februari 2024 - 17:29 WIB

Ketua KPU Diputuskan Langgar Etik Karena Pencalonan Gibran

Senin, 5 Februari 2024 - 11:35 WIB

Komitmen Para Capres di Bidang Kesehatan, Apa saja?

Berita Terbaru

Tugu Tugu di Kota Tasikmalaya (Foto: Istimewa)

Cek Fakta

Menelusuri Jejak Sejarah Lewat Tugu Ikonik Tasikmalaya

Minggu, 7 Jul 2024 - 10:17 WIB