Aksi Demo di Tasikmalaya Rusuh, KH. Sofyan Anshori Meminta Semua Pihak Menahan Diri

- Penulis

Senin, 12 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya – Aksi menuntut pembebasan Rizieq Shihab di Kejaksaan Negeri Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (12/07/2021) diwarnai dengan bentrokan yang terjadi antara oknum masa aksi dan pihak kepolisan yang mengakibatkan kerusakan fasilitas kepolisian.

Menyikapi hal tersebut KH. Sofyan Anshori dalam keterangan langsung yang disampaikan di Mesjid Agung Wangunraja, Senin sore (12/07/2021),meminta semua pihak untuk menahan diri.

“kita menginkan tasik yang kondusif dan damai, mohon tidak ada informasi yang simpang siur dan provokatif demi menciptakan kondisi yang damai” ucap KH. Sofyan.

Baca Juga :  Kegiatan JRRC Diharapkan Ikut Bantu Promosikan Wisata Garut

Sosok yang pernah menjabat Ketua FPI Kabupaten Tasikmalaya menambahkan, pihaknya sedang berusaha untuk menyelesaikan kasus ini supaya tidak berkepanjangan dan mendatangkan dampak lainnya.

“kami sedang berusaha agar anak-anak yang ditahan dibebaskan seperti yang diinginkan semua oran dan sebagain juga memang sudah dibebaskan, sebagian lainnya sedang dimintai keterangan oleh aparat kepolisian” ungkap KH. Sofyan.

Dalam keterangan lain KH. Sofyan Anshori mengatakan apapun alasannya meskipun aksi tersebut dimaksudkan untuk membela pimpinan tertinggi yang sedang dalam kasus hukum dengan adanya indikasi ketidak adilan hukum ia tetap menolak menolak prilaku anarkis atau pengrusakan fasilitas umum dan tetap harus kondusif.

Baca Juga :  Ini Penyebab Mantan Petinggi Sunda Empire Lord Rangga Meninggal Dunia

“Sampaikan selalu aspirasi dengan damai, baik, dan tidak anarkis, meskipun tidak merasa puas dan menghormati keputusan pemerintah tentang PPKM” terang KH. Sofyan.

Berita Terkait

3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan
Sejumlah Massa Serbu Rumah Pemenangan Caleg di Tasikmalaya
Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus
Panwascam Banyuresmi Siap Awasi Kampanye Terbuka, Kesiapan PKD dan PTPS jadi Prioritas
Tiga Orang Pengedar Uang Palsu diciduk Polisi di Tasikmalaya
Puluhan Orang di Tasikmalaya Peringati 14 Tahun Haul Gusdur
Penertiban APK yang Bahayakan Warga Tasikmalaya
Tari Sulintang, Tarian Khas dengan Iringan Bambu
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 17:17 WIB

Gelaran Seni Budaya Garut dan Jakarta Semarakan Hari HJG Ke 211

Senin, 26 Februari 2024 - 13:55 WIB

Seorang Pendaki Meninggal Tersambar Petir di Gunung Cikuray

Minggu, 25 Februari 2024 - 21:02 WIB

Kampung Dukuh Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:37 WIB

3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:05 WIB

2 Oknum Polisi Terlibat Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Garut

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:49 WIB

Mengenal Reynaldi Agus Prassetiyo Finalis Putra Pendidikan Jabar

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:48 WIB

PMK Kembali Merebak di Garut, Diskanak Perketat Pembelian Ternak

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:52 WIB

Mahasiswa Tasikmalaya Tanggapi Deklarasi Pemilu Damai oleh Petinggi Kampus

Berita Terbaru

Ilustrasi Pembakaran hutan

Lingkungan

MUI Keluarkan Fatwa Tindakan Merusak Alam Hukumnya Haram

Senin, 26 Feb 2024 - 15:48 WIB

papan selamat datang di Kampung Adat Dukuh, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

Berita

Kampung Dukuh Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda

Minggu, 25 Feb 2024 - 21:02 WIB

Ilustrasi minuman keras (Foto:Istimewa)

Berita

3 Warga Tasikmalaya Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan

Minggu, 25 Feb 2024 - 20:37 WIB